
TUGUJOGJA – Seluruh lini bisnis PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatatkan kinerja di atas target selama masa Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Periode posko yang berlangsung sejak 18 hingga 30 Desember 2025 tersebut menjadi salah satu penopang capaian kinerja perusahaan hingga akhir tahun.
Momentum libur akhir tahun dimanfaatkan KAI Wisata untuk mengoptimalkan layanan pariwisata berbasis kereta api. Peningkatan jumlah pelanggan terjadi di hampir seluruh produk dan layanan, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat selama masa liburan.
Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, menyampaikan bahwa periode Nataru merupakan fase penting bagi perusahaan dalam menguji kesiapan operasional dan kualitas layanan. Hingga 30 Desember 2025, seluruh lini bisnis KAI Wisata tercatat melampaui target yang telah ditetapkan dalam program kerja tahun berjalan.
“Momentum Nataru menjadi periode penting bagi KAI Wisata untuk menghadirkan layanan pariwisata yang tidak hanya nyaman, tetapi juga berkesan. Kami bersyukur seluruh lini bisnis menunjukkan kinerja yang sangat positif dan melampaui target,” ujar Hendy Helmy.
Realisasi Layanan Kereta Wisata dan Fasilitas Premium
Berdasarkan data realisasi Posko Nataru 2025/2026, layanan Kereta Wisata mencatatkan 17.621 pelanggan. Angka tersebut setara dengan 132,88 persen dari target program 2025 yang ditetapkan sebanyak 13.261 pelanggan.
Layanan Luxury Lounge di sejumlah stasiun utama juga mencatatkan pertumbuhan signifikan. Sepanjang periode Nataru, fasilitas ini melayani 20.924 pelanggan atau 128,43 persen dari target program sebesar 16.292 pelanggan.
Kinerja tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan perjalanan dengan fasilitas tambahan dan kenyamanan yang lebih tinggi selama masa liburan.
Museum dan Produk Wisata Catat Lonjakan Pengunjung
Di sektor wisata heritage, Museum Kereta Api Ambarawa mencatatkan 22.101 pengunjung selama periode Nataru. Jumlah tersebut mencapai 156,88 persen dari target program 2025 yang ditetapkan sebanyak 14.088 pengunjung.
Lonjakan pengunjung juga tercatat pada sejumlah layanan pendukung perjalanan. Fasilitas Shower & Locker melayani 6.029 pengguna atau 116,77 persen dari target program.
Produk WISER (Wisata Sejarah Rel) yang merupakan layanan baru KAI Wisata mencatatkan 729 pengguna. Realisasi tersebut setara dengan 169,53 persen dari target program yang telah ditetapkan.
Pada layanan digital, e-Porter mencatat 5.351 transaksi atau 112,77 persen dari target program 2025. Layanan ini dimanfaatkan pelanggan untuk mendukung mobilitas barang di tengah kepadatan penumpang selama libur panjang.
Sementara itu, destinasi Lawang Sewu mencatat 45.003 pengunjung sepanjang periode Nataru. Layanan Rail Transit/Hotel juga melayani 751 pelanggan, memperkuat peran KAI Wisata dalam penyediaan layanan perjalanan terintegrasi.
Kesiapan Operasional dan Evaluasi Layanan
Hendy Helmy menyampaikan bahwa capaian kinerja tersebut didukung oleh kesiapan operasional yang matang, koordinasi lintas unit, serta peran petugas di lapangan dalam menjaga kualitas layanan.
“Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal, mulai dari kereta wisata, fasilitas pendukung di stasiun, hingga destinasi heritage dan layanan digital. Fokus kami adalah menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan memiliki nilai tambah bagi pelanggan,” katanya.
Menjelang penutupan tahun 2025, KAI Wisata menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan. Perusahaan menargetkan penguatan inovasi pariwisata berbasis kereta api guna menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan yang semakin beragam pada tahun berikutnya.
“Capaian positif ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin berkelas,” ujar Hendy Helmy.