
TUGUJOGJA — Jalan raya Playen–Paliyan yang biasanya ramai oleh arus kendaraan Minggu pagi, 17 Agustus 2025, mendadak berubah mencekam.
Dentuman keras memecah udara ketika sebuah mobil Honda Brio warna abu-abu yang dikemudikan mahasiswa nekat menyalip truk, lalu adu banteng dengan sepeda motor Honda Genio yang ditunggangi dua pelajar usai pulang dari upacara bendera HUT ke-80 RI.
Kapolsek Paliyan, AKP Ismanto, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di ruas Jalan Playen–Paliyan, tepatnya di selatan Jembatan Karangmojo A, RT 17 RW 05, Grogol, Paliyan, Gunungkidul.
Kronologi Kecelakaan di Jalan Playen–Paliyan
Kecelakaan bermula ketika Honda Brio AD-1445-ZF yang dikemudikan Dievo Putra Hosea Sidabutar (19), mahasiswa asal Tangerang, melaju kencang dari arah selatan menuju utara. Di kursi penumpang depan, duduk rekannya, Rebeka Kristianti Zendrato (19), mahasiswa asal Gunungsitoli.
Mobil itu mendekati sebuah truk besar di depannya. Tanpa memperhitungkan kondisi jalan yang padat, Dievo memutuskan menyalip.
Saat Brio melaju ke jalur kanan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Genio AB-2689-RR berwarna hitam yang dikendarai Sintia (15), pelajar asal Mojosari, Jetis, Saptosari. Di belakangnya, membonceng Wartini Eka Rahayu (17), teman sebayanya.
Jarak begitu dekat. Kecepatan tak terkendali. Rem diinjak, klakson dibunyikan, namun tabrakan tak bisa dihindarkan. Benturan keras membuat Brio terpental ke sisi jalan, lalu terperosok ke jurang sedalam 1,5 meter. Motor Honda Genio pun terseret bersama pengendaranya.
Warga bersama aparat kepolisian langsung mengevakuasi para korban. Brio yang ringsek dan motor Genio yang hancur menjadi saksi bisu peristiwa nahas itu.
Evakuasi Korban dan Peringatan Polisi
AKP Ismanto menjelaskan bahwa seluruh korban dibawa ke RSUD Wonosari untuk mendapat perawatan intensif. Untuk kondisi luka, pihaknya masih menunggu keterangan medis.
“Yang jelas, semua korban selamat namun mengalami luka akibat benturan,” tegasnya.
Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul langsung menangani kejadian tersebut. Polisi memasang garis pengaman, mengatur lalu lintas, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
AKP Ismanto kembali mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati, apalagi di jalur Paliyan yang dikenal ramai dan rawan kecelakaan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan diri menyalip bila kondisi jalan tidak memungkinkan,” ujarnya.