Nyalakan Lilin Jelang Tidur, Rumah Penjual Gorengan di Wonosari Ludes Terbakar dalam Hitungan Menit

Bagikan :
Rumah milik Subaryati di Padukuhan Madusari, Wonosari, Gunungkidul terbakar pada Selasa malam (17/3/2026). (Ist)

TUGUJOGJA – Kebakaran melanda rumah milik Subaryati (53), warga Padukuhan Madusari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa, 17 Maret 2026 sekitar pukul 22.40 WIB.

Api menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah milik penjual lotek dan gorengan tersebut dalam waktu singkat.

Peristiwa terjadi pada malam hari ketika korban berada di dalam rumahnya untuk beristirahat setelah selesai berjualan.

Kronologi Kebakaran

Sebelum kejadian, Subaryati diketahui baru saja menutup lapak dagangannya dan masuk ke rumah untuk beristirahat. Ia kemudian menyalakan lilin sebagai penerangan sebelum tidur.

Dalam kondisi rumah yang tenang pada malam hari, api diduga mulai muncul dari lilin yang menyala. Lilin tersebut diperkirakan menyambar kertas koran yang berada di sekitarnya. Api kemudian membesar dan menjalar ke rak dagangan yang masih berisi berbagai perlengkapan jualannya.

Kobaran api terus meluas dan membakar sejumlah barang di dalam rumah. Api kemudian merembet ke kasur tempat korban tidur dan menjalar ke bagian atap bangunan.

Dalam waktu singkat, api menguasai sebagian besar ruangan rumah. Asap tebal memenuhi bagian dalam bangunan sementara suhu panas meningkat.

Baca juga  Api Misterius 55 Kali Membakar Rumah di Sleman, Jejak Gas Metana dari Rawa Purba Mulai Terkuak

Subaryati terbangun ketika api sudah membesar di dalam rumah. Ia kemudian berusaha keluar untuk menyelamatkan diri dari kepungan api yang semakin meluas.

Meski berhasil keluar dari rumah, korban mengalami luka bakar pada bagian kaki akibat sempat tersambar api saat berupaya menyelamatkan diri.

Warga dan Petugas Lakukan Pemadaman

Warga sekitar yang melihat kobaran api segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka berteriak meminta bantuan dan mencoba memadamkan api menggunakan peralatan sederhana.

Beberapa warga mengambil ember berisi air untuk menyiram titik api. Namun, besarnya kobaran membuat upaya pemadaman secara manual tidak dapat mengendalikan api secara cepat.

Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan penanganan.

Tidak lama setelah laporan diterima, unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Petugas berupaya menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan rumah warga lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah proses pemadaman berlangsung cukup intens, api akhirnya dapat dikendalikan.

Kerusakan Rumah dan Dampak Kebakaran

Meski api berhasil dipadamkan, rumah milik Subaryati mengalami kerusakan berat. Sebagian besar bangunan dan isi rumah hangus terbakar.

Baca juga  Rumah Sablon di Bejiharjo Ludes Dilalap Api Saat Ditinggal Pemilik Antar Pesanan

Sejumlah barang milik korban ikut musnah dalam kejadian tersebut, termasuk perlengkapan dagang yang selama ini digunakan untuk berjualan lotek dan gorengan.

Peristiwa kebakaran ini tidak hanya berdampak pada kerusakan tempat tinggal korban, tetapi juga pada sumber penghidupannya sehari-hari.

Kejadian tersebut juga menarik perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung peristiwa kebakaran pada malam hari.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai potensi bahaya penggunaan lilin atau sumber api terbuka di dalam rumah, terutama ketika penghuni rumah sedang beristirahat atau tertidur.

Kebakaran yang terjadi di Wonosari tersebut menunjukkan bahwa api dapat dengan cepat menyebar dan menyebabkan kerusakan dalam waktu singkat ketika mengenai benda-benda mudah terbakar di dalam rumah.

Berita Terbaru

bisma-mahendra-W9EJYyCZ5HI-unsplash (2)
Link Resmi War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar, dan Tata Tertibnya
didier-provost-hjATSdtr6fM-unsplash
5 Rekomendasi Penginapan Pinggir Pantai Gunungkidul dengan View Laut yang Memanjakan Mata
images (15)
Rute Trans Jogja Terbaru 2026 Lengkap Semua Jalur, Tarif, Cara Bayar, dan Area Layanannya
WhatsApp Image 2026-08-05 at 11.32
Dipepet dan Diancam Sajam, Warga Pakem Jadi Korban Begal di Candibinangun saat Berangkat Kerja sebelum Subuh
raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Sejarah Monumen Kecelakaan Kulon Progo

Bukan Pajangan Biasa, Ini Kisah Pilu di Balik Monumen Kecelakaan Kulon Progo

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis