
TUGUJOGJA – Kecelakaan maut kembali mengguncang jalur padat lalu lintas Yogya–Wates. Seorang pengendara Yamaha N-Max, Jamiluddin (41), asal Kulonprogo, meregang nyawa seketika setelah menabrak bokong truk bermuatan yang melaju pelan di Jalan Yogya–Wates, Dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul, Jumat dini hari sekitar pukul 03.57 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, memastikan insiden tragis ini dalam penanganan Unit Laka Lantas Polsek Sedayu. Polisi menerima laporan dari masyarakat tidak lama setelah kejadian.
“Petugas langsung bergerak ke lokasi,” tegasnya.
Kronologi Kecelakaan
Tragedi bermula ketika truk Isuzu bernomor polisi R-9727-CT yang dikemudikan Haryanto (51), asal Cilacap, melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang karena membawa muatan berat.
Di jalur yang sama, dari arah belakang, melaju Yamaha N-Max AB-5608-CP yang dikendarai Jamiluddin.
Petugas menduga jarak kedua kendaraan terlalu dekat. Jamiluddin yang tidak memiliki SIM C itu gagal mengendalikan motornya saat mendekati truk.
Dalam hitungan detik, N-Max tersebut menabrak keras bagian belakang truk hingga tubuh pengendara terpental dan terhempas ke aspal.
Evakuasi dan Imbauan Polisi
Warga bersama relawan PMI dan petugas kepolisian bergegas mengevakuasi korban. Mereka mengangkat tubuh Jamiluddin yang sudah tak sadarkan diri, lalu membawanya ke RSUD Panembahan Senopati Bantul. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kecelakaan ini menyebabkan Yamaha N-Max korban ringsek di bagian depan. Cover body dan lampu depan pecah. Truk Isuzu juga mengalami body bengkok akibat hantaman keras. Polisi memperkirakan kerugian materi mencapai jutaan rupiah.
AKP Jeffry menegaskan pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman, terutama di jalan lintas provinsi yang dilalui kendaraan besar bermuatan.
“Jarak aman bukan sekadar aturan, tetapi nyawa taruhannya. Apalagi pengendara wajib memiliki SIM demi keselamatan,” tandasnya.