
TUGU JOGJA – Bajaj Maxride kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi dengan menggelar program Apresiasi Driver Terbaik di Kota Yogyakarta. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan untuk menjaga konsistensi performa mitra sekaligus mendorong standar pelayanan yang lebih profesional dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Inisiatif ini menyasar para mitra driver yang telah bergabung selama 3 hingga 6 bulan, dengan catatan kinerja positif tanpa pelanggaran baik dari sisi perusahaan maupun pelanggan. Selain itu, driver yang terpilih juga tidak termasuk dalam kategori yang kerap melakukan pembatalan pesanan. Melalui kriteria tersebut, manajemen berharap dapat menciptakan ekosistem layanan yang lebih andal dan terpercaya.
20 Driver Terpilih Terima Apresiasi
Dalam pelaksanaan program ini, sebanyak 20 mitra driver terbaik mendapatkan bingkisan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam memberikan pengalaman layanan yang optimal kepada pengguna Bajaj Maxride di Yogyakarta.
Program ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dirancang sebagai agenda berkelanjutan. Manajemen Bajaj Maxride menegaskan bahwa kegiatan apresiasi ini akan dijalankan secara rutin setiap bulan, tidak terbatas pada periode tertentu seperti Ramadan saja.
Antonio Gratiano, selaku General Manager Bajaj Maxride, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
“Kami berencana untuk melaksanakan program apresiasi ini beberapa kali dalam setahun sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan kualitas mitra driver, khususnya di Kota Yogyakarta,” ujarnya.
Program Khusus Ramadan untuk Kesejahteraan Mitra
Selain program apresiasi, Bajaj Maxride juga menghadirkan sejumlah inisiatif lain yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan mitra driver, khususnya selama bulan Ramadan dan momen Lebaran.
Muhammad Rio, Regional Manager Area Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa perusahaan memberikan program Biaya Rental Rp.0 atau gratis biaya sewa unit pada tanggal 20, 21, dan 22 Maret 2026. Tidak hanya itu, perusahaan juga menawarkan potongan harga sewa unit selama bulan Ramadan.
Untuk skema sewa tiga hari, tarif yang sebelumnya Rp100.000 per hari diturunkan menjadi Rp80.000 per hari. Sementara itu, untuk sewa tujuh hari, biaya yang semula Rp85.000 per hari kini menjadi Rp70.000 per hari. Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban operasional mitra sekaligus meningkatkan pendapatan mereka.
Respons Positif dari Mitra Driver
Program ini mendapat sambutan hangat dari para mitra driver. Salah satu penerima apresiasi, Joko Susantyo (52), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh perusahaan.
“Saya sangat berterima kasih atas apresiasi ini. Program seperti ini sangat berarti dan menambah semangat kami untuk terus memberikan layanan terbaik ke depannya,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari komunitas driver. Haryanto, Ketua Komunitas Bajaj Bajuri (Bajaj Untuk Indonesia Raya), menilai bahwa program tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan motivasi para mitra.
“Program ini sangat membantu meningkatkan motivasi para driver untuk tetap konsisten dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan Bajaj Maxride di Yogyakarta,” ujarnya.

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan
Melalui berbagai program yang dijalankan, Bajaj Maxride berupaya membangun hubungan yang lebih kuat dengan mitra driver sekaligus meningkatkan standar layanan di sektor transportasi. Langkah ini juga menjadi bagian dari visi perusahaan dalam menciptakan ekosistem transportasi yang profesional, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari Bajaj RE Indonesia, perusahaan terus mengembangkan solusi mobilitas modern yang tidak hanya berfokus pada layanan, tetapi juga pada keberlanjutan dan inklusivitas ekonomi. Upaya ini mencakup penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan kesejahteraan mitra, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di berbagai kota operasional.***