
TUGUJOGJA – Panduan lengkap mengatasi error saat submit e-Form SPT Tahunan PPh 2026. Tips menghindari masalah teknis, memperbarui e-Form, hingga memastikan laporan pajak berhasil terkirim tepat waktu.
Menjelang batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT Tahunan), banyak Wajib Pajak (WP) sudah mulai melaporkan SPT mereka. Sejak diterapkannya sistem e-Form, pengisian SPT bisa dilakukan secara offline, sedangkan koneksi internet hanya diperlukan saat proses submit. Namun, kenyataannya, masih banyak WP yang mengalami kendala saat mencoba mengirim SPT melalui e-Form. Salah satu masalah paling umum adalah munculnya pesan error seperti:
“An error occurred during the submit process. There was a problem connecting to the server.”
Permasalahan ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari gangguan server, data yang tidak lengkap, hingga pengaturan komputer yang belum sesuai. Agar tidak panik, berikut adalah panduan lengkap untuk mengatasi error saat submit e-Form SPT Tahunan PPh 2026.
Langkah Awal Mengatasi Error e-Form
Berdasarkan informasi dari Direktorat Jenderal Pajak melalui akun Twitter resmi @kring_pajak, Wajib Pajak bisa melakukan beberapa langkah berikut:
- Simpan file e-Form yang sudah diisi, kemudian tutup aplikasi.
- Buka menu Internet Options di komputer Anda.
- Klik tab Advanced di pojok kanan atas.
- Scroll ke bagian Settings, lalu cari bagian Security.
- Pastikan seluruh opsi SSL dan TLS dicentang.
- Buka kembali e-Form dan coba submit SPT kembali.
Langkah ini sering kali berhasil memperbaiki masalah koneksi yang menghalangi proses pengiriman.
Alternatif Lain Jika Masih Error
Jika setelah langkah di atas error masih terjadi, beberapa tindakan tambahan bisa dilakukan:
- Perbarui e-Form: Pastikan Anda menggunakan versi terbaru yang bisa diunduh melalui akun DJP Online.
- Gunakan perangkat yang kompatibel: Disarankan memakai komputer dengan sistem operasi Windows 10 atau versi terbaru.
- Ganti koneksi internet: Terkadang server menolak submit karena koneksi lambat atau tidak stabil. Mencoba jaringan lain bisa membantu.
- Submit berkala: Dalam beberapa kondisi, SPT mungkin sudah berhasil terkirim meski muncul error. Cek email terdaftar untuk memastikan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) telah diterima.
Penyebab Umum Error Saat Submit SPT
Beberapa kendala teknis yang sering dihadapi WP antara lain:
- Login gagal: Meskipun NPWP dan password benar, akun bisa terkunci karena salah input berulang kali atau data NIK-NPWP belum sinkron dengan database pusat. Solusinya gunakan fitur “Lupa Kata Sandi” dan pastikan mengakses sistem di jam traffic rendah, misalnya pagi atau malam hari.
- Data profil tidak lengkap: Coretax membutuhkan data profil yang valid. Format email salah atau kolom profil kosong dapat menghentikan pengiriman.
- Cache dan cookies browser: Browser yang menyimpan data lama dapat menimbulkan masalah seperti halaman blank atau loading tanpa akhir. Membersihkan riwayat penelusuran atau menggunakan mode incognito bisa membantu.
- Kesalahan input data SPT: Salah penulisan nominal atau format data yang tidak sesuai standar dapat memicu Error 400 (Bad Request). Pastikan semua kolom, mulai dari daftar harta hingga penghasilan, telah divalidasi oleh sistem.
Pentingnya Menyelesaikan Pelaporan Tepat Waktu
Kegagalan melaporkan SPT tidak hanya masalah teknis, tetapi berpotensi menimbulkan sanksi administratif. Denda keterlambatan tetap berlaku jika SPT tidak dikirim sebelum batas waktu. Oleh karena itu, WP disarankan mempersiapkan akun Coretax, memeriksa data profil, dan memastikan semua informasi SPT benar sebelum menekan tombol “Kirim”.
Jika berbagai upaya mandiri belum berhasil, segera hubungi call center DJP atau kunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat untuk mendapatkan pendampingan langsung.
Tips Agar Pelaporan SPT Lebih Lancar
- Cek versi e-Form terbaru sebelum mulai pengisian.
- Gunakan perangkat dan OS kompatibel, minimal Windows 10.
- Akses sistem di jam traffic rendah untuk mengurangi risiko server padat.
- Validasi semua kolom data profil dan SPT agar sistem menerima pengiriman.
- Bersihkan cache dan cookies browser atau gunakan mode incognito.
- Pastikan koneksi internet stabil saat melakukan submit.
Dengan mengikuti panduan di atas, Wajib Pajak dapat mengurangi risiko error saat submit e-Form SPT Tahunan PPh 2026 dan memastikan laporan terkirim tepat waktu. Persiapan yang matang tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga membantu menjaga kepatuhan perpajakan secara optimal.
***