
TUGUJOGJA- Suasana kawasan wisata Prawirotaman, Yogyakarta, yang biasanya ramai wisatawan mendadak tegang pada Senin sore, 9 Maret 2026.
Sebuah mobil yang terparkir lama di depan hotel memicu kecurigaan petugas keamanan. Ketika akhirnya memeriksa kendaraan itu, mereka menemukan seorang pria yang ternyata sudah tidak bernyawa di kursi pengemudi.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar dan para pekerja hotel di Jalan Prawirotaman, Kelurahan Brontokusuman, Kapanewon Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa polisi menerima laporan dari petugas keamanan hotel setelah mereka menemukan pengemudi mobil dalam kondisi tidak merespons.
Driver Grab Car Meninggal di Dalam Mobil
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 11.15 WIB. Saat itu, seorang petugas keamanan hotel berinisial YU (51), warga Mergangsan, tengah menjalankan tugas rutin di area hotel.
Ia melihat sebuah mobil Toyota Avanza AB 1532 NF terparkir di halaman depan hotel. YU tidak menaruh kecurigaan karena ia mengira pemilik kendaraan hanya memarkir mobilnya sementara sebelum masuk ke area hotel atau menjemput penumpang.
Kawasan Prawirotaman memang menjadi salah satu pusat wisata di Yogyakarta. Mobil yang berhenti di depan hotel merupakan pemandangan yang biasa terjadi hampir setiap hari. Karena itulah, kendaraan tersebut sempat luput dari perhatian.
Situasi berubah pada pukul 16.00 WIB. Saat pergantian jadwal jaga petugas keamanan hotel berlangsung, YU kembali memperhatikan mobil yang sama masih berada di lokasi yang sama.
Selama hampir lima jam, kendaraan tersebut tidak berpindah sedikit pun. YU kemudian mengajak rekannya sesama petugas keamanan hotel, seorang pria berusia 41 tahun, untuk mengecek kendaraan tersebut.
Keduanya bermaksud meminta pengemudi memindahkan mobil agar tidak mengganggu akses keluar-masuk hotel. Namun, ketika mereka mendekat, keduanya mendapati sesuatu yang tidak biasa.
Petugas keamanan menemukan mobil tersebut masih dalam kondisi mesin menyala. Di kursi pengemudi terlihat seorang pria duduk diam. YU lalu mengetuk kaca mobil beberapa kali untuk menarik perhatian pengemudi.
Namun tidak ada reaksi. Ketukan semakin keras dilakukan, tetapi pria di dalam mobil tetap tidak bergerak. Kondisi ini membuat petugas keamanan semakin panik. Mereka segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mergangsan.
Polisi dan Tim Medis Datang ke Lokasi
Petugas piket Polsek Mergangsan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi kemudian berkoordinasi dengan tim Inafis Polresta Yogyakarta dan tenaga medis PSC Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
Petugas membuka kendaraan dan mengevakuasi pria yang berada di dalam mobil. Dari hasil pemeriksaan awal tim medis di lokasi, pria tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Korban kemudian diidentifikasi sebagai RK (61), seorang laki-laki warga Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Petugas membawa jenazah korban ke RS Wirosaban Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta Ipda Anton Budi Susilo menyampaikan bahwa dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan. Informasi awal yang diperoleh polisi menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asma. Penyakit tersebut diduga kambuh saat korban berada di dalam kendaraan.
“Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena faktor kesehatan,” jelas Anton.
Namun demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban diketahui bekerja sebagai pengemudi layanan transportasi online Grab Car. Kendaraan yang digunakan korban juga diduga merupakan mobil operasionalnya saat bekerja.
Belum diketahui secara pasti apakah korban sedang menunggu penumpang atau sedang beristirahat ketika kejadian tersebut terjadi. Pihak kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari keluarga korban untuk melengkapi data kejadian.
Menarik Perhatian Warga dan Wisatawan
Lokasi kejadian yang berada di kawasan wisata membuat peristiwa tersebut cepat menyita perhatian warga sekitar. Beberapa pengunjung hotel dan warga yang melintas terlihat berkumpul di sekitar lokasi saat proses evakuasi berlangsung.
Meski demikian, polisi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Mergangsan tetap aman dan kondusif. Petugas juga segera mengamankan lokasi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan wisata tersebut.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan sejumlah langkah lanjutan untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian korban.
Selain itu, polisi juga akan meminta keterangan tambahan dari pihak keluarga korban. Pemeriksaan medis lebih lanjut di rumah sakit akan menentukan penyebab pasti kematian pengemudi tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi kesehatan saat bekerja, terutama bagi pengemudi yang menghabiskan waktu berjam-jam di dalam kendaraan, sangat penting.
Di tengah padatnya aktivitas dan tuntutan pekerjaan, kesehatan sering kali menjadi hal yang terlupakan, hingga akhirnya tragedi tak terduga terjadi. (ef linangkung)