
TUGUJOGJA – CPNS Bea Cukai 2026 untuk lulusan SMA segera dibuka dengan sekitar 380 formasi. Simak info resmi dari Menkeu Purbaya dan jadwal perkiraannya di sini.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan berencana membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, termasuk formasi khusus bagi lulusan SMA di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga teknis di lapangan menjadi alasan utama dibukanya peluang tersebut, dengan estimasi sekitar 380 formasi yang disiapkan.
Formasi Khusus Lulusan SMA Disiapkan
Kementerian Keuangan memastikan bahwa peluang bagi lulusan SMA tetap tersedia dalam seleksi CPNS 2026, khususnya untuk mengisi kebutuhan operasional di lingkungan Bea dan Cukai. Posisi yang dibuka difokuskan pada pekerjaan teknis yang membutuhkan kehadiran langsung di lapangan.
“Kalau di [Kementerian] Keuangan sendiri kita enggak lama seperti saya bilang dulu kan buka di Bea Cukai [untuk] 380 lulusan SMA. Udah berapa bulan ini enggak jadi-jadi…” ujar Purbaya, dikutip dari Antara News, Selasa (7/4/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembukaan formasi ini sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu, namun mengalami penundaan dalam pelaksanaannya.
Fokus Penempatan di Area Strategis
Tenaga yang direkrut nantinya akan ditempatkan di berbagai titik strategis yang menjadi wilayah kerja Bea dan Cukai. Lokasi penempatan mencakup pelabuhan, bandara, hingga kawasan perbatasan negara.
Kebutuhan akan pegawai di sektor ini dinilai cukup mendesak, mengingat aktivitas pengawasan dan pelayanan di area tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang memadai. Oleh karena itu, rekrutmen CPNS 2026 di DJBC diarahkan untuk memperkuat lini operasional secara langsung.
Bagian dari Rencana Besar Kemenkeu
Rencana pembukaan CPNS untuk lulusan SMA ini bukan kebijakan yang berdiri sendiri. Program tersebut merupakan bagian dari kebutuhan pegawai yang telah tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Keuangan 2025–2029.
Dalam dokumen tersebut, kebutuhan rekrutmen pegawai setiap tahun telah dirinci. Pada 2025, Kemenkeu membutuhkan sekitar 2.100 pegawai. Angka ini meningkat menjadi 4.350 orang per tahun untuk periode 2026 hingga 2029.
Selain faktor pensiun, kebutuhan pegawai juga dipengaruhi oleh adanya pegawai yang berhenti di luar masa pensiun dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini membuat kebutuhan tenaga baru terus meningkat.
Menunggu Keputusan Resmi Kemenpan-RB
Meski rencana rekrutmen sudah disampaikan, pelaksanaan CPNS tetap berada di bawah kewenangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Oleh karena itu, keputusan final terkait jadwal dan mekanisme seleksi masih menunggu penetapan resmi dari kementerian tersebut.
“Sekarang baru dibisikin [soal adanya pembukaan pendaftaran CPNS], ada [pembahasan] di Menpan. Harusnya sih ada ya [anggaran penerimaan CPNS],” kata Purbaya.
Ia juga memberi sinyal bahwa pembukaan pendaftaran kemungkinan akan berlangsung dalam waktu dekat, dengan estimasi dimulai sekitar Mei 2026. Namun hingga saat ini, jadwal resmi belum diumumkan kepada publik.
Pemerintah Siapkan Formasi Besar CPNS 2026
Di sisi lain, Menteri PANRB Rini Widyantini mengungkap bahwa pemerintah tengah menyiapkan kebutuhan formasi CPNS dalam jumlah besar. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan aparatur sipil negara (ASN) yang ditinggalkan akibat pensiun.
“Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya,” ujar Rini, dikutip dari Antara News.
Jumlah tersebut menunjukkan skala kebutuhan pegawai yang cukup besar di berbagai instansi pemerintah. Saat ini, pemerintah juga sedang menghitung kebutuhan riil pegawai sekaligus menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan seleksi CPNS 2026.
Rekrutmen Segera Diumumkan Resmi
Setelah seluruh proses perencanaan dan penganggaran selesai, pemerintah akan mengumumkan secara resmi pembukaan CPNS 2026. Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah.
Bagi lulusan SMA yang berminat bergabung di Bea dan Cukai, peluang ini menjadi kesempatan untuk berkarier di sektor pemerintahan, khususnya dalam bidang pengawasan dan pelayanan kepabeanan.
Dengan kebutuhan tenaga teknis yang terus meningkat, pembukaan formasi ini diharapkan dapat memperkuat kinerja Bea dan Cukai dalam menjalankan tugasnya di berbagai wilayah Indonesia.***