Jembatan Kewek Masuki Fase Kritis, Pemkot Yogyakarta Lakukan Rekayasa Lalu Lintas demi Keselamatan Warga

Bagikan :
Rekayasa lalu lintas diterapkan Pemkot Yogyakarta setelah Jembatan Kewek dinyatakan memasuki fase kritis. (Ist)

TUGUJOGJA – Kota Yogyakarta memasuki masa krisis setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyatakan bahwa Jembatan Kewek kini berada pada fase kritis.

Pemeriksaan teknis terbaru menunjukkan sisa kekuatan struktur hanya 20–30 persen, dengan temuan patahan pada ujung jembatan, pergeseran struktur hingga 3 sentimeter, serta penurunan konstruksi mencapai 10 sentimeter.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah mengambil langkah darurat untuk mencegah potensi kejadian yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan Struktur Memburuk, Pemkot Terapkan Pembatasan dan Rekayasa Lalu Lintas

Hasil pemeriksaan teknis membuat Pemkot Yogyakarta mengaktifkan protokol penanganan darurat. Pemerintah menilai jembatan sudah tidak memungkinkan menanggung beban lalu lintas normal.

Kerusakan di sejumlah titik menunjukkan struktur tidak lagi bekerja optimal dan berpotensi mengalami kegagalan konstruksi jika tidak segera ditangani.

Sebagai respons awal, Pemkot menerapkan pembatasan dan rekayasa lalu lintas mulai 10 Desember 2025.

Langkah ini sekaligus merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang meminta percepatan penanganan Jembatan Kewek.

Pembatasan diberlakukan untuk menurunkan beban jembatan yang melemah, yakni:
– Kendaraan besar dan berat dilarang melintas.
– Kendaraan kecil dan sepeda motor masih diperbolehkan dengan pengawasan ketat.

Baca juga  Bendungan Portable Kali Code Segera Dibangun, Pemkot Yogyakarta Siapkan Wisata Air dan Arung Jeram di Tengah Kota

Rekayasa lalu lintas difokuskan di Simpang Kleringan (Gardu Aniem). Pemkot menutup sebagian akses, membatasi kendaraan berat, dan mengatur ulang arah pergerakan kendaraan.

Sejumlah langkah teknis dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub), antara lain pemasangan APILL, perubahan pola lajur, pemasangan divider sementara, serta pembongkaran divider lama dan taman.

Pengaturan APILL diterapkan dalam dua fase:
– Fase pertama untuk arus dari Jalan Kleringan dan Jalan Abu Bakar Ali.
– Fase kedua untuk arus dari Jalan Mataram.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa jalur alternatif telah disiapkan, terutama melalui Jembatan Kleringan yang kini diberlakukan dua arah dan dilengkapi APILL pendukung.

“Mulai 10 Desember 2025, kami melakukan pembatasan kendaraan di Jembatan Kewek karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah,” ujar Hasto.

Untuk memperkuat pembatasan, dipasang portal ketinggian 3,4 meter guna mencegah bus besar dan truk berat memasuki kawasan tersebut. Bus sedang, termasuk Trans Jogja, tetap beroperasi sesuai pengaturan yang berlaku.

Koordinasi Lintas Instansi dan Rencana Pembangunan Ulang Tahun 2026

Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menegaskan bahwa seluruh rekayasa lalu lintas telah dikoordinasikan dengan Satlantas Polresta Yogyakarta dan Dinas PUPKP.

Baca juga  Percantik Kota dan Salurkan Kreativitas, Pemkot Yogyakarta Gelar Lomba Mural Pelajar

Pemerintah memastikan setiap langkah disusun dengan memperhatikan keselamatan pengguna jalan.

“Fokus utama kami adalah menjaga keselamatan masyarakat dan melindungi kondisi fisik jembatan sambil menunggu proses pembangunan kembali. Karena sifatnya sementara, optimalisasi infrastruktur yang ada menjadi langkah paling realistis,” ujar Agus.

Dishub menyiapkan penyambungan listrik APILL serta penataan fasilitas di kawasan Jembatan Kleringan. Kepolisian tetap memimpin pengendalian arus di lapangan.

Pemkot mengakui bahwa rekayasa lalu lintas berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama pada jam sibuk.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Jembatan Kewek jika tidak mendesak, menggunakan jalur alternatif, dan memanfaatkan transportasi umum agar beban lalu lintas berkurang.

Untuk jangka panjang, Jembatan Kewek dijadwalkan dibongkar dan dibangun ulang pada 2026 menggunakan anggaran Rp19 miliar dari APBN.

Meskipun sebagian besar struktur akan diganti, pemerintah berkomitmen menjaga nilai sejarah jembatan yang telah berusia lebih dari satu abad melalui dokumentasi dan pelestarian elemen bersejarahnya.

Pemkot Yogyakarta berharap masyarakat mendukung seluruh langkah rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.

Baca juga  Jumlah Lansia Tembus 30 Juta, Wali Kota Yogyakarta Ajak Pensiunan BKKBN Terus Berperan di Masyarakat

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh kebijakan bertujuan menjaga keselamatan publik sekaligus memastikan mobilitas kota tetap berjalan selama proses pembangunan ulang.

Dengan memasuki fase kritis, pemerintah menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

Semua langkah diarahkan untuk mengurangi risiko, menjaga kelancaran mobilitas, dan menyiapkan jembatan baru yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Yogyakarta.

situs gacor

toto togel

slot resmi

situs toto

link togel

bandar togel

togel online

link slot

slot gacor

link togel

slot gacor hari ini

bandar togel

togel online

situs togel

slot resmi

situs toto

toto togel

link togel

link gacor

link slot

slot gacor hari ini

link gacor

situs gacor

slot online

slot resmi

link slot

bandar togel

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

situs togel

slot gacor

togel online

situs toto

togel 4d

slot gacor hari ini

toto togel

slot 4d

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan