Pemkot Yogyakarta Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Cuaca Ekstrem, Hasto Wardoyo Ingatkan Warga Lebih Peduli Lingkungan

Bagikan :
Penyaluran Bantuan ke Warga Terdampak Cuaca Ekstrem/Foto: Pemkot Yogyakarta

TUGUJOGJA – Deru angin kencang dan hujan lebat pada Selasa, 19 Agustus 2025, meruntuhkan atap rumah milik Aniek Suprihatin, warga RT 01 RW 01 Kelurahan Notoprajan. Cuaca ekstrem itu tak hanya merusak bangunan, tetapi juga hampir merenggut nyawa salah satu anggota keluarganya yang tertimpa reruntuhan tembok.

Namun, di balik kepanikan dan duka itu, Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa material bangunan agar keluarga Aniek bisa kembali memiliki rumah yang layak huni.

Warga Terdampak Cuaca Ekstrem

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, turun langsung menyampaikan rasa prihatin. Ia berdiri di hadapan reruntuhan rumah yang masih basah oleh sisa hujan, menyaksikan bagaimana cuaca ekstrem meninggalkan luka. Dengan nada penuh empati, ia menegaskan bahwa Pemkot hadir untuk warganya yang terdampak.

“Pemkot memberikan bantuan berupa material dengan harapan bisa meringankan perbaikan rumah. Atap yang jebol dan tembok yang roboh tentu menjadi beban berat, apalagi ada anggota keluarga yang sempat tertimpa reruntuhan. Kami ingin sedikit meringankan duka itu,” ujar Hasto.

Baca juga  Wasirah Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah Setelah Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Retak Akibat Gempa 2006

Bantuan yang disalurkan berupa kayu glugu sebanyak 31 batang, 13 lembar seng galvalum, serta satu lembar terpal. Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, memastikan bahwa bantuan tersebut sesuai dengan standar operasional penanganan bencana.

“SOP kami jelas, ketika rumah warga roboh atau mengalami kerusakan akibat bencana, kami menindaklanjuti dengan bantuan pemulihan. Tujuannya agar rumah itu kembali layak huni. Selain material, ketika warga harus mengungsi, kami juga menyalurkan bantuan logistik dan makanan,” terang Nur Hidayat.

Bantuan material itu tiba bersama gotong royong warga sekitar dan personel Kampung Tanggap Bencana (KTB). Mereka bekerja bahu-membahu membersihkan reruntuhan, mengevakuasi korban, hingga menyiapkan tempat aman sementara.

Hasto Ingatkan Bahaya Sampah yang Sebabkan Banjir

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyoroti persoalan klasik yang semakin memperparah dampak cuaca ekstrem, yakni tumpukan sampah di saluran air. Ia menyebut banjir yang melanda beberapa titik di Kota Yogyakarta terjadi karena aliran air tersumbat sampah.

“Kalau di pinggir Sungai Winongo airnya tidak sampai masuk rumah warga, tapi di wilayah lain seperti Klitren kemarin air meluap hingga masuk rumah. Itu terjadi karena saluran tersumbat sampah. Maka dari itu, kami mengajak semua warga untuk lebih peduli mengelola sampah. Jangan buang sampah ke sungai, pilah sampah di rumah, manfaatkan bank sampah, dan kelola sisa dapur menjadi kompos,” tegas Hasto.

Baca juga  Berapa Jenis Fragment yang Bisa Digunakan di Toko Fragment MLBB x Naruto? Ini Jawaban Lengkapnya!

Ia menambahkan, cuaca ekstrem semakin sering melanda Kota Yogyakarta. Tanpa kesadaran bersama menjaga lingkungan, bencana seperti banjir dan kerusakan rumah akan terus mengancam.

Dengan mata berkaca-kaca, Aniek Suprihatin (68) mengungkapkan rasa syukurnya. Ia tidak hanya menerima material untuk memperbaiki rumah, tetapi juga menyaksikan solidaritas warga dan BPBD yang sigap membantu sejak menit pertama musibah terjadi.

“Alhamdulillah terima kasih atas bantuannya. Warga sekitar dan personel KTB langsung menolong saat tembok rumah roboh. Anak saya yang tertimpa reruntuhan cepat ditangani, dibawa ambulans, dan sekarang bisa rawat jalan. Besoknya kami langsung dikabari soal pengukuran kebutuhan material perbaikan rumah. Semua ini sangat membantu kami,” ungkapnya. (ef linangkung)

situs toto

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan