Penataan Total Parangtritis Dimulai, Semua Akses Pantai Akan Diawasi Mulai 1 Juli 2026 untuk Cegah Kebocoran Retribusi

Bagikan :
Pemkab Bantul akan mengawasi seluruh akses menuju Pantai Parangtritis mulai 1 Juli 2026 untuk mencegah kebocoran retribusi. (Ist)

TUGUJOGJA – Pemerintah Kabupaten Bantul memulai babak baru pengelolaan kawasan wisata Pantai Parangtritis. Mulai 1 Juli 2026, seluruh akses yang terhubung langsung menuju kawasan pantai akan berada dalam pengawasan resmi sebagai bagian dari upaya menutup kebocoran retribusi wisata.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslich menegaskan, kebijakan tersebut bukan sekadar pergantian petugas pemungutan retribusi.

Lebih dari itu, pemerintah daerah tengah melakukan penataan menyeluruh terhadap destinasi wisata andalan di pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut.

“Bukan sekadar pergantian petugas pemungutan retribusi, tetapi ini bagian dari penataan Parangtritis,” tegas Abdul Halim Muslich.

Pernyataan itu menjadi penanda dimulainya transformasi tata kelola kawasan wisata yang selama ini menjadi ikon pariwisata Bantul.

Semua Akses Menuju Pantai Diawasi

Salah satu fokus utama penataan adalah mengatasi persoalan kebocoran retribusi akibat banyaknya jalur alternatif menuju kawasan wisata.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja, mengatakan pemerintah telah memetakan seluruh akses yang selama ini digunakan wisatawan untuk memasuki kawasan Pantai Parangtritis.

Mulai awal Juli, seluruh jalur tersebut akan difungsikan sebagai Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).

Baca juga  Misteri Penyabetan Petugas TPR Parangtritis Bantul: Polisi Duga Pelaku Lebih dari Satu Orang, Motif Masih Gelap

“Di sini salah satu titik. Titiknya pasti akan banyak. Setelah 1 Juli insya Allah tidak lagi ada kebocoran pengunjung karena semua jalan gang yang masuk ke pantai itu semua menjadi TPR,” ujar Agus Budi Raharja.

Selama ini, banyaknya akses masuk dinilai menjadi celah yang membuat sebagian pengunjung tidak tercatat dalam sistem retribusi resmi.

Akibatnya, potensi pendapatan daerah dari sektor wisata belum sepenuhnya optimal.

Libatkan Kalurahan

Dalam skema baru tersebut, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh petugas pemerintah daerah. Pemkab Bantul juga melibatkan unsur kalurahan untuk memperkuat pengendalian di lapangan.

Petugas akan ditempatkan di berbagai titik akses menuju kawasan wisata.

“Semua jalan yang masuk ke pantai menjadi TPR. Ada petugas kalurahan yang menjaga. Jalan-jalan itu menjadi TPR sehingga pengawasan lebih maksimal,” katanya.

Kehadiran petugas di berbagai titik diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Selain mencatat jumlah wisatawan secara lebih akurat, langkah ini juga bertujuan meningkatkan kepatuhan pembayaran retribusi.

Jalan Umum Tetap Bebas

Pemerintah memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat umum.

Baca juga  Polemik TPR Parangtritis: Retribusi di Tengah Jalan yang Mengusik Wisatawan dan Menanti Solusi Nyata

Jalan yang digunakan warga untuk mobilitas sehari-hari tetap dapat dilalui tanpa pemeriksaan maupun pungutan.

Masyarakat yang hendak menuju wilayah Gunungkidul atau menghadiri kegiatan di kawasan selatan Bantul dipastikan tetap bisa melintas dengan nyaman.

“Saudara-saudara kita yang mau ke Gunungkidul atau mau acara yang lain sudah nyaman, bebas saja karena jalan itu menjadi jalan umum yang tidak dijaga petugas,” jelas Agus.

Dengan demikian, fungsi jalan publik tetap terjaga. Pengawasan hanya diberlakukan terhadap pengguna jalan yang memang memasuki kawasan wisata Pantai Parangtritis.

Tutup Celah Kebocoran Retribusi

Pantai Parangtritis merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di DIY. Saat musim liburan, akhir pekan, hingga hari besar nasional, kawasan ini dipadati ribuan hingga jutaan wisatawan.

Besarnya arus kunjungan membuat pemerintah harus terus melakukan pembenahan.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan wisata, optimalisasi retribusi juga menjadi tujuan penting karena penerimaan tersebut akan kembali digunakan untuk mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah daerah tak ingin lagi ada potensi pendapatan yang hilang akibat lemahnya pengawasan.

Baca juga  15 Ucapan Hari Anak Nasional 2025 yang Menyentuh, Cocok untuk Caption WA, Instagram dan Facebook

Melalui sistem yang lebih terintegrasi, seluruh akses menuju kawasan wisata akan berada dalam satu kendali pengawasan.

Wajah Baru Parangtritis

Penataan yang dilakukan Pemkab Bantul dinilai sebagai langkah menuju tata kelola wisata yang lebih modern dan profesional.

Orientasinya bukan semata mengejar peningkatan pendapatan daerah. Pemerintah juga ingin menghadirkan pelayanan yang lebih tertib bagi wisatawan.

Mulai 1 Juli mendatang, wajah pengelolaan Pantai Parangtritis dipastikan berubah. Seluruh akses menuju kawasan wisata akan diawasi petugas resmi, sementara jalan umum tetap terbuka bagi masyarakat.

Pemkab Bantul berharap kebijakan ini mampu mengakhiri persoalan kebocoran retribusi yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan, sekaligus memperkuat posisi Parangtritis sebagai destinasi unggulan yang tertata, transparan, dan berkelanjutan.

situs toto

situs toto togel

situs togel terpercaya

klik di sini

slot online

slot gacor

situs slot resmi

link slot gacor

slot online

sangkarbet resmi

sangkarbet

slot online resmi

Daftar Sangkarbet

link resmi

situs togel

toto togel

sangkarbet login

slot gacor

situs togel terpercaya

slot gacor

slot gacor

Berita Terbaru

Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir
tol jogja bawen
Update Tol Yogyakarta-Bawen Terkini: Seksi Ambarawa-Bawen Rampung Konstruksi, Ruas Jogja-Banyurejo Capai 97 Persen
kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan