
TUGUJOGJA – Jadwal haji 2026 resmi dimulai 22 April. Simak contoh undangan walimatussafar sebagai momen pamitan sebelum ke Tanah Suci.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah menetapkan jadwal penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, dengan keberangkatan kloter pertama dijadwalkan mulai Rabu, 22 April 2026. Di tengah persiapan tersebut, tradisi walimatussafar kembali menjadi bagian penting bagi masyarakat Muslim sebagai momen pamitan, doa bersama, dan penguatan silaturahmi sebelum jemaah bertolak ke Tanah Suci.
Jadwal Resmi Keberangkatan Haji 2026 dan Kuota Jemaah
Penetapan jadwal haji 2026 mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025. Berdasarkan informasi resmi, keberangkatan jemaah haji Indonesia dimulai pada 22 April 2026.
Pada tahun ini, pemerintah menetapkan total kuota sebanyak 221.000 jemaah. Jumlah tersebut terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
Penentuan kuota ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang menekankan prinsip transparansi dan keadilan dengan mempertimbangkan proporsi daftar tunggu di setiap wilayah. Kebijakan ini bertujuan mengurangi kesenjangan masa antrean antar daerah yang selama ini cukup mencolok.
Walimatussafar: Tradisi Pamitan Sarat Makna Spiritual
Menjelang keberangkatan haji, masyarakat Indonesia memiliki tradisi khas yang dikenal sebagai walimatussafar. Secara bahasa, walimah berarti jamuan, sedangkan safar berarti perjalanan. Dalam praktiknya, walimatussafar merupakan acara tasyakuran yang digelar calon jemaah haji sebelum berangkat.
Tradisi ini tidak sekadar seremoni. Walimatussafar menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial, meminta maaf kepada keluarga dan kerabat, serta memohon doa agar perjalanan ibadah berjalan lancar.
Rangkaian acara biasanya meliputi pembacaan tahlil, tausyiah, hingga doa bersama. Acara kemudian ditutup dengan jamuan makan sebagai bentuk kebersamaan.
Landasan Keagamaan dan Pandangan Ulama
Tradisi walimatussafar memiliki dasar dalam praktik yang sudah ada sejak masa Nabi Muhammad SAW. Dalam penjelasan Imam Nawawi pada Syarah An-Nawawi ‘alal Muslim, disebutkan adanya kawasan Tsaniyyatul Wadaโ di dekat Madinah, yang menjadi tempat masyarakat mengantar orang yang hendak bepergian jauh.
Selain itu, Syekh Abdullah al-Faqih dalam kitab Fatawa Asy-Syabakah Al-Islamiyyah menjelaskan bahwa mengadakan jamuan sebelum atau setelah perjalanan haji merupakan perbuatan yang baik. Hal ini karena di dalamnya terdapat anjuran memberi makan serta mempererat kasih sayang.
Meski demikian, para ulama juga mengingatkan agar pelaksanaan walimatussafar dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan, sehingga tidak memberatkan calon jemaah.
Contoh Undangan Walimatussafar Haji
Sebagai bagian dari persiapan, penyusunan undangan walimatussafar menjadi hal penting agar informasi acara tersampaikan dengan jelas dan sopan. Berikut contoh undangan yang dapat digunakan:
Contoh Undangan Formal:
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
LabbaikAllahumma Labbaik
Alhamdulillah, wa Syukurillah atas limpahan Rahmat, Taufiq, Hidayah, Inayah Dan Ridha Allah SWT / Tuhan Yang Maha Esa, Kami sekeluarga akan melaksanakan Acara:
Walimatul Haji
Yang InsyAllah akan dilaksanakan pada:
Hari : Minggu
Tanggal : 12 April 2026
Jam : 11.30 WIB
Tempat : Jl. H. Saidi V No.2, RT.2/RW.2, Cipete Selatan
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagaiaan bagi kami sekeluarga apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir, sekaligus memberikan doโa restu kepada Kami Sekeluarga untuk keberangkatan kami menunaikan Ibadah Haji Tahun 2026 / 1447 H.
Atas kehadiran dan doโanya kami ucapkan terimakasih yang tiada terbatas Semoga Allaw SWT, senantiasa melimpah ruahkan ganjarannya.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Hormat Kami,
Bpk. Prawira
Contoh Undangan Singkat via WhatsApp:
Assalamuโalaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bapak/Ibu/Saudara/i, mohon izin mengundang ke acara Walimatussafar Haji (doa bersama dan pamitan) keluarga kami.
Hari/Tanggal: Sabtu, 18 April 2026
Pukul: 09.00 WIB
Lokasi: Rumah Bapak Kuncoro, Perumahan Darussalam Blok A7, Sidomapan
Kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i sangat berarti bagi kami. Terima kasih.
Wassalamuโalaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Persiapan Non-Fisik yang Tak Kalah Penting
Selain kesiapan fisik dan administrasi, walimatussafar menjadi bagian dari persiapan mental dan sosial bagi calon jemaah haji. Momen ini memberi ruang untuk memperbaiki hubungan, menyelesaikan urusan personal, dan memperkuat dukungan moral sebelum menjalankan ibadah yang panjang.
Dengan jadwal keberangkatan yang semakin dekat, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk memastikan komunikasi dengan keluarga dan lingkungan sekitar berjalan baik melalui tradisi seperti walimatussafar.***