Polda DIY Gagalkan Penyelundupan 9,5 Kg Sabu Asal Malaysia, Disembunyikan Dalam Tisu Basah

Bagikan :
Konferensi Pers POlda DIY/Foto: Polda DIY

TUGUJOGJA- Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY bersama Bea Cukai Yogyakarta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 9,5 kg dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia.

Aparat menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi salah satu prestasi terbesar dalam menumpas peredaran narkoba lintas negara di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penyelundupan Sabu Asal Malaysia

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. menegaskan hal itu saat konferensi pers pada Selasa (8/7/2025). Ihsan menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat kejelian petugas Bea Cukai Yogyakarta yang mencurigai koper milik salah satu penumpang pesawat rute Kuala Lumpur–Yogyakarta International Airport (YIA).

Petugas Bea Cukai Yogyakarta memeriksa koper tersebut melalui mesin x-ray pada Minggu, 22 Juni 2025 pukul 11.20 WIB. Mereka melihat kejanggalan pada koper milik tersangka berinisial AP (27), warga Pringsewu, Lampung. Aparat segera membuka koper tersebut untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Petugas menemukan 10 bungkus tisu basah berwarna oranye di dalam koper AP. Masing-masing bungkus berisi 100 lembar tisu basah. Petugas melakukan uji narkoba pada tisu tersebut dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh tisu basah itu mengandung metamfetamin atau sabu dengan total berat mencapai 9.540,8 gram.

Baca juga  Shadow Clone Jutsu Naruto Termasuk Jenis Ninjutsu Apa?

“Hasil tes menunjukkan bahwa tisu basah ini positif mengandung sabu. Kami menduga sabu ini akan diedarkan di Indonesia,” ujar Ihsan dengan nada tegas.

Petugas Bea Cukai dan Polda DIY kemudian menginterogasi AP untuk menggali keterangan lebih dalam. Dari hasil pemeriksaan, petugas mengungkap keterlibatan MNF (29), Warga Negara Malaysia yang tinggal sementara di Wonosobo, Jawa Tengah. MNF berperan sebagai pemantau pergerakan AP.

Petugas menangkap MNF di area kedatangan Bandara YIA saat ia menjemput AP. Aparat menegaskan bahwa keduanya saling mengaku tidak mengenal.

Namun, petugas menemukan fakta bahwa mereka berdua menjalankan perintah dari seseorang berinisial P, Warga Negara Malaysia yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Metode Penyelundupan Baru

Kombes Pol Ihsan menjelaskan bahwa sindikat ini menggunakan metode baru dengan menyamarkan sabu ke dalam tisu basah. Ihsan menegaskan bahwa komunikasi antara tersangka dan koordinator di Malaysia melalui aplikasi chat secara intensif.

“Ini adalah sindikat besar. Mereka dikendalikan dari Malaysia. Mereka mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan sabu dalam media tisu basah,” ujar Ihsan.

Baca juga  Kedapatan Bawa Sabu dan Ratusan Pil Terlarang, Dua Warga Kulon Progo Digelandang Polisi

Ihsan menjelaskan bahwa jika 1 gram sabu dikonsumsi oleh 4 orang, 9.540,8 gram sabu yang disita aparat ini dapat menyelamatkan sekitar 38.163 jiwa dari bahaya narkoba.

Ia menegaskan bahwa angka itu bukan sekadar statistik, melainkan cerminan nyawa manusia yang terselamatkan.

Polda DIY kini menahan kedua tersangka di Mako Polda DIY untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik menjerat keduanya dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.

Polda DIY menyampaikan terima kasih kepada Bea Cukai Yogyakarta atas kerja sama dan sinergi yang solid dalam menggagalkan penyelundupan narkoba jaringan internasional tersebut.

Ihsan menegaskan bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang mencoba merusak generasi bangsa dengan narkoba.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pengedar narkoba. Polda DIY akan menindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu,” tegas Ihsan.

Ihsan juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba. Ia meminta warga segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkaitan dengan peredaran narkotika.

Baca juga  Jadwal Pertandingan Piala AFF U-23 2025: Ada Timnas Indonesia Vs Malaysia Tanding Kapan?

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba. Segera laporkan ke polisi jika mengetahui aktivitas mencurigakan,” tutup Ihsan. (ef linangkung)

situs hk pools

situs slot

slot gacor

situs hk pools

situs slot

situs hk pools

bandar togel

situs hk pools

kawijitu

kawijitu

slot gacor

slot gacor

slot gacor

situs hk pools

kawijitu

situs slot

kawijitu

situs toto

situs toto

kawijitu

slot gacor

situs hk pools

kawijitu

slot gacor

situs togel

kawijitu

situs hk

situs resmi

situs toto

situs slot

togel online

kawijitu

situs togel

kawijitu

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

anton-dmitriev-kBKOaghy8mU-unsplash

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Secara Real Time, Ini Kanal Resmi yang Bisa Diakses Pelanggan

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian