
TUGUJOGJA – Daftar toko barang antik di Jogja dan pasar loak populer lengkap dengan alamat, jam buka, serta jenis barang yang dijual. Cocok untuk kolektor dan pemburu barang unik.
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota budaya dan destinasi wisata, tetapi juga menjadi surga bagi para kolektor barang antik. Berbagai toko hingga pasar loak tersebar di sejumlah titik, menawarkan beragam benda unik yang sarat nilai sejarah.
Barang antik bukan sekadar benda lama. Di balik usia dan tampilannya, tersimpan cerita masa lalu yang membuatnya memiliki nilai lebih. Tak heran jika banyak wisatawan maupun kolektor sengaja datang ke Jogja untuk berburu koleksi langka.
Berikut daftar toko barang antik di Jogja beserta pasar loak yang bisa dijadikan referensi saat berkunjung.
Daftar Toko Barang Antik di Jogja
1. Moesson Antik Gallery
Toko ini dikenal menyediakan berbagai koleksi barang antik peninggalan era Belanda. Pilihannya cukup beragam, mulai dari mesin ketik klasik, brankas lama, lampu antik, hingga keramik kuno.
Moesson Antik Gallery buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Lokasinya berada di kawasan Prawirotaman yang juga dikenal sebagai area wisata.
2. Dewi Tara Antique Shop
Dewi Tara Antique Shop menawarkan berbagai koleksi unik, seperti gesper sabuk Keraton, porselen Jepang, hingga lukisan kaca khas Jawa. Koleksi yang tersedia banyak diburu oleh pecinta barang klasik.
Toko ini beroperasi setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 10.00 sampai 22.00 WIB.
3. Golgata Antique Store
Beragam benda dekorasi rumah bisa ditemukan di sini, seperti guci, lampu, tas, hingga pernak-pernik klasik lainnya. Golgata Antique Store buka dari Senin hingga Sabtu, pukul 08.00โ20.00 WIB.
Lokasinya berada di kawasan Kotagede, yang juga dikenal sebagai sentra kerajinan tradisional.
4. Casa Ca Sinta Gallery
Galeri ini dikenal sebagai salah satu tempat yang menyediakan furnitur antik khas Asia. Koleksinya meliputi tempat tidur, meja, lemari, hingga cermin klasik.
Casa Ca Sinta Gallery buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB dan sering dikunjungi oleh pemburu furnitur bernilai seni tinggi.
Alternatif Berburu Barang Antik di Pasar Loak Jogja
Selain toko khusus, Jogja juga memiliki sejumlah pasar loak yang dikenal dengan sebutan pasar klithikan. Tempat ini menjadi pilihan bagi pemburu barang unik dengan harga lebih terjangkau.
1. Pasar Klithikan Sentir
Berlokasi di area parkir Pasar Beringharjo, pasar ini aktif pada malam hari. Pengunjung hanya perlu berjalan sekitar lima menit dari kawasan Malioboro untuk mencapainya.
Pasar Klithikan Sentir mulai ramai sekitar pukul 19.00 WIB dan biasanya tutup menjelang tengah malam. Di sini, berbagai barang jadul bisa ditemukan, seperti kamera lama, kaset pita, buku, hingga barang pusaka seperti keris.
Selain itu, tersedia pula pakaian bekas layak pakai dengan harga mulai dari Rp15.000 per item.
2. Pasar Klithikan Pakuncen
Pasar ini berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto No.34, Wirobrajan, Yogyakarta. Diresmikan pada 11 November 2017, Pasar Klithikan Pakuncen menjadi salah satu pusat jual beli barang antik yang cukup populer.
Beragam barang elektronik jadul seperti kamera analog, mesin ketik, hingga konsol permainan lama bisa ditemukan di sini. Meski tergolong barang lama, banyak di antaranya masih berfungsi dengan baik.
3. Pasar Klithikan Niten
Terletak di Jalan Raya JogjaโBantul Km 5,5, pasar ini sudah ada sejak 2008 dan menjadi tempat berburu barang bekas berkualitas.
Pengunjung dapat menemukan berbagai kebutuhan, mulai dari perabot rumah tangga, buku, hingga onderdil kendaraan. Selain itu, tersedia juga berbagai produk fashion dengan harga terjangkau.
Pasar ini buka dalam dua sesi, yakni pagi hari pukul 05.00โ12.00 WIB dan sore hingga malam pukul 16.00โ22.00 WIB.
Tips Berburu Barang Antik di Jogja
Berbelanja barang antik membutuhkan ketelitian. Pembeli disarankan untuk memeriksa kondisi barang secara detail sebelum membeli. Selain itu, kemampuan menawar juga menjadi keuntungan tersendiri, terutama saat berbelanja di pasar loak.
Dengan banyaknya pilihan toko dan pasar, Jogja menawarkan pengalaman berburu barang antik yang tidak hanya menarik, tetapi juga penuh nilai sejarah.***