Amalan Malam 21 Ramadhan, Dilakukan Muslim untuk Sambut Malam Lailatul Qadar

Bagikan :
Ilustrasi Amalan Malam 21 Ramadhan, Dilakukan Muslim untuk Sambut Malam Lailatul Qadar/Unsplash

TUGUJOGJA – Malam 21 Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada 10 Maret, menjadi waktu utama memperbanyak ibadah untuk mengejar Lailatul Qadar dengan qiyamul lail, tilawah, dan doa.

Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang paling dinantikan umat Islam. Pada periode ini, umat dianjurkan memperbanyak ibadah karena diyakini terdapat satu malam istimewa yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar. Tahun 2026, malam ke-21 Ramadhan menjadi salah satu malam ganjil yang berpeluang sebagai Lailatul Qadar, sehingga umat Islam berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah.

Hadis tentang Lailatul Qadar

Berdasarkan hadis dari Abu Sa’id al Khudri RA:

“تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ”
Arab Latin: Taharrâu lailatal qadri fî al-witri min al-‘asyri al-âkhirati mir.
Artinya: Carilah oleh kalian Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil (witir) dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Hadis ini menjadi pedoman utama bahwa malam 21 termasuk salah satu malam ganjil yang dianjurkan untuk memburu Lailatul Qadar, bersama malam 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan.

Baca juga  Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Simak Ketentuan dan Hitungannya Berikut

Kapan Malam 21 Ramadhan 2026?

Berdasarkan kalender Hijriah 1447, yang dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026, malam 21 Ramadhan diperkirakan jatuh pada Selasa malam, 10 Maret 2026. Dalam sistem penanggalan Islam, pergantian hari dimulai setelah Maghrib, sehingga malam 21 Ramadhan berlangsung dari Maghrib 10 Maret hingga menjelang fajar 11 Maret 2026.

Meskipun potensi Lailatul Qadar tinggi pada malam ini, waktu pastinya tetap dirahasiakan Allah SWT. Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk sungguh-sungguh mencari malam kemuliaan itu melalui ibadah maksimal pada malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir.

Amalan Rasulullah SAW di Sepuluh Malam Terakhir

Rasulullah SAW dikenal sangat bersungguh-sungguh beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. NU Online mencatat beberapa praktik yang dilakukan beliau sebagai teladan:

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah

Dalam shahih Muslim, Aisyah RA meriwayatkan:

“ماعلمته صلى الله عليه وسلم قام ليلة حتى الصباح”
Artinya: Aku selalu menyaksikan beliau beribadah selama Ramadhan hingga menjelang subuh.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah

Hadis riwayat Abu Dzar menjelaskan:

“قام بهم ليلة ثلاث وعشرين وخمس وعشرين ذكر أنه دعا أهله ونساءه ليلة سبع وعشرين خاصة”
Artinya: Bahwasanya Rasulullah SAW beserta keluarganya bangun (untuk beribadah) pada malam 23, 25, 27, khususnya malam 29. Bahkan, dalam satu riwayat Rasulullah pernah membangunkan Fathimah dan Ali di malam hari itu dan berkata: Ayo bangun-bangun, sholat-sholat.

3. Memburu Kenikmatan Ibadah

Beliau mengencangkan ikat pinggang pada sepuluh malam terakhir untuk menunjukkan kesungguhan dalam beribadah, menjauhi tidur, dan menyendiri untuk lebih fokus kepada Allah SWT.

Baca juga  Kapan Libur Awal Puasa Ramadhan 2026 untuk Anak Sekolah? Simak Perkiraan Jadwal di Berbagai Daerah Berikut

4. Puasa Wishal

Dalam beberapa riwayat, Rasulullah SAW menyambung puasa tanpa berbuka hingga hari berikutnya. Amalan ini khusus bagi beliau dan tidak diwajibkan bagi umat.

5. Membersihkan Diri dan Memakai Wewangian

Rasulullah SAW mandi, merapikan pakaian, dan memakai wewangian agar menyambut sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan kebersihan lahir dan batin.

6. Beriktikaf

Iktikaf dilakukan untuk memaksimalkan konsentrasi ibadah di masjid dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, khususnya pada sepuluh malam terakhir.

Amalan Khusus Malam 21 Ramadhan

Malam 21 Ramadhan sering menjadi gerbang awal memburu Lailatul Qadar. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:

  • I’tikaf di Masjid: Berdiam diri dengan niat ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  • Qiyamul Lail: Shalat tarawih, tahajud, dan witir secara khusyuk.
  • Tilawah Al-Qur’an: Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an.
  • Doa Lailatul Qadar: Membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf, menyukai permintaan maaf, maka maafkanlah aku).
  • Sedekah: Memberikan sedekah karena pahalanya dilipatgandakan.
  • Istighfar dan Doa Khusus Hari ke-21: Memohon ampunan, dijauhkan dari godaan setan, serta memohon surga.
Baca juga  Contoh Surat Izin Kepala Sekolah untuk PPG 2025: Panduan Lengkap dan Format Terbaru

Di Jawa, malam ke-21 juga dikenal dengan tradisi Selikuran, namun fokus utama tetap memaksimalkan ibadah sesuai syariat untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar.

***

Berita Terbaru

amirhadi-manavi-ztA6v1IRtq0-unsplash
Amalan Malam 21 Ramadhan, Dilakukan Muslim untuk Sambut Malam Lailatul Qadar
Tersangka Pencabulan Anak
Polisi Tetapkan RS Tersangka Pencabulan Anak, Pria yang Sempat Kritik Bupati Gunungkidul Tuli Kini Hadapi Proses Hukum
Klitih di Klaras Jetis Bantul
Klitih di Klaras Jetis Bantul Lukai Pelajar 16 Tahun, Polisi Buru Pelaku hingga Tertangkap
indra-projects-FRgzOVP501E-unsplash (2)
Tata Cara Shalat Tasbih di Bulan Ramadan, Dianjurkan Rasulullah SAW Minimal Sekali Seumur Hidup
ed-us-JvS_AaDbzzw-unsplash (2)
Cara Daftar KIP Kuliah 2026, Syarat, Tahapan Pendaftaran, dan Tips Lolos Seleksi

TERPOPULER

katerina-kerdi-TAfqq1B3-2s-unsplash (2)
Hari Raya Idul Fitri 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Jadwalnya Menurut NU, Muhammadiyah dan Pemerintah
nico-ruzin-at5qp67ewIY-unsplash
Contoh Teks MC Buka Puasa Bersama Formal dan Rundown Acara Bukber Ramadhan
syahrul-alamsyah-wahid-dJNVojMZhGU-unsplash (2)
Jadwal dan Contoh Soal TKA SD 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban, Panduan Persiapan, dan Ketentuannya
dimitri-karastelev-ZH4FUYiaczY-unsplash
Cara Mengatasi SPT Tahunan Kurang Bayar Agar Menjadi Nihil, Wajib Pajak Perlu Periksa Data Ini
kode-seksi-pengawasan
Kode Seksi Pengawasan NPWP Diisi Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya