
TUGUJOGJA – SPMB SMA/SMK Jogja 2026 resmi dibuka Juni. Simak jadwal lengkap, jalur pendaftaran, syarat, hingga tahapan seleksi berdasarkan juknis terbaru Pemda DIY.
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Gubernur DIY resmi menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 95 Tahun 2026 yang mengatur petunjuk teknis penerimaan murid baru jenjang SMA, SMK, dan SLB untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Regulasi ini menjadi acuan utama dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di wilayah DIY.
Dokumen tersebut memuat secara rinci tahapan seleksi, jadwal pelaksanaan, jalur penerimaan, hingga persyaratan yang wajib dipenuhi calon peserta didik. Dengan adanya ketentuan ini, calon siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Jadwal SPMB SMA/SMK Jogja 2026
Proses SPMB tahun 2026 terdiri dari beberapa tahapan penting yang dimulai sejak Mei hingga Juli 2026. Untuk jalur reguler, pendaftaran utama akan dibuka pada akhir Juni.
Berikut rincian jadwal penting SPMB SMA/SMK Jogja 2026:
- 4–12 Mei 2026: Pendaftaran TKAD dan pengisian data bagi lulusan luar DIY
- 25–26 Mei 2026: Pelaksanaan TKAD secara luring
- 18–29 Mei 2026: Pengecekan data kependudukan dan nilai rapor
- 2–5 Juni 2026: Verifikasi dokumen afirmasi, mutasi, dan prestasi
- 11–17 Juni 2026: Pengajuan akun dan aktivasi PIN/token
- 22–23 Juni 2026: Pendaftaran dan seleksi jalur reguler (domisili radius, afirmasi, mutasi, prestasi)
- 24–25 Juni 2026: Pendaftaran jalur domisili wilayah
- 26 Juni 2026: Pengumuman hasil seleksi
- 29 Juni–1 Juli 2026: Daftar ulang
- 6–7 Juli 2026: Seleksi murid cadangan
- 8 Juli 2026: Pengumuman cadangan
- 8–9 Juli 2026: Daftar ulang murid cadangan
Dengan demikian, pendaftaran utama SPMB SMA/SMK Jogja 2026 resmi dimulai pada 22 Juni 2026.
TKAD Wajib untuk Lulusan Luar DIY
Bagi calon siswa yang berasal dari luar DIY, terdapat kewajiban mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD). Tes ini digunakan sebagai alat ukur tambahan selain nilai rapor.
TKAD mencakup mata pelajaran IPA dan Bahasa Inggris, serta bertujuan memetakan kemampuan literasi akademik siswa. Pendaftaran TKAD dibuka gratis pada 4–12 Mei 2026 dan pelaksanaannya dilakukan secara langsung di sekolah yang ditunjuk.
Jalur Pendaftaran SPMB 2026
SPMB SMA Jogja 2026 dibagi ke dalam beberapa jalur penerimaan, yaitu:
1. Jalur Domisili
Jalur ini terbagi menjadi dua kategori:
- Domisili Radius: Berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah (kuota 5%)
- Domisili Wilayah: Berdasarkan wilayah administratif (kuota 30%)
2. Jalur Afirmasi
Diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas, dengan kuota mencapai 30%.
3. Jalur Prestasi
Ditujukan bagi siswa dengan capaian akademik maupun non-akademik. Syarat utamanya memiliki nilai gabungan minimal 280 dan telah mengikuti TKAD.
4. Jalur Mutasi
Dikhususkan bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau anak guru, dengan kuota 5%.
Persyaratan Umum yang Harus Disiapkan
Setiap jalur memiliki ketentuan berbeda, namun secara umum dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
- Ijazah atau surat keterangan lulus
- Kartu Keluarga (KK)
- Nilai rapor semester 1–5
- Dokumen pendukung sesuai jalur (prestasi, mutasi, afirmasi)
- Surat pernyataan keabsahan dokumen
Untuk jalur afirmasi, calon peserta juga harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1–4 hingga 30 April 2026.
Mekanisme Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran SPMB dilakukan secara online melalui sistem resmi yang disediakan pemerintah daerah. Calon siswa wajib membuat akun, mengunggah dokumen, serta mengikuti tahapan verifikasi.
Selama masa pendaftaran, peserta diberikan kesempatan untuk mengubah pilihan sekolah maupun jalur sebelum batas waktu yang ditentukan. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria masing-masing jalur, termasuk jarak domisili, nilai akademik, hingga verifikasi dokumen.
SPMB SMA/SMK Jogja 2026 menjadi momen penting bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas. Dengan jadwal yang sudah ditetapkan secara rinci, calon peserta didik diharapkan dapat memahami setiap tahapan dan mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini.
Kepatuhan terhadap jadwal dan kelengkapan dokumen menjadi kunci utama agar proses seleksi berjalan tanpa hambatan.***