144 Koperasi Merah Putih di Gunungkidul Sudah Berbadan Hukum: Mayoritas Geluti Usaha Jasa

Bagikan :
Mayoritas Usaha Koperasi Merah Putih di Gunungkidul/Foto Ilustrasi: Freepik

TUGUJOGJA—Seluruh 144 kalurahan di Kabupaten Gunungkidul kini resmi memiliki Koperasi Merah Putih yang telah berbadan hukum. Fakta ini tidak hanya mengukuhkan keberadaan koperasi desa, tetapi juga membuka jalan panjang menuju kemandirian ekonomi rakyat.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Supartono, menegaskan bahwa koperasi desa sudah mulai bergerak nyata. Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di 144 kalurahan kini telah mulai beroperasi.

Mayoritas koperasi tersebut menjalankan usaha jasa modern yang erat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Mereka mengelola jasa drop point, layanan agen laku pandai, hingga kerja sama strategis dengan PT Pos, BPD DIY, dan Bank Mandiri.

“Aktivitas ini menandai langkah maju koperasi desa dalam menyatu dengan denyut ekonomi digital dan inklusi keuangan,” ungkapnyam

Namun, gebrakan itu tidak berhenti di situ. Sedikitnya 22 Koperasi Merah Putih sudah bersiap menjadi subpangkalan LPG 3 kilogram. Kehadiran koperasi sebagai penyalur gas melon akan memperkuat jaringan distribusi energi yang selama ini sering menyisakan masalah.

Baca juga  Hasil Korea Open 2025: Anthony Ginting Tersingkir Usai Laga Kontroversial, Jonatan Christie Tantang Nishimoto di Perempat Final

Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, memaparkan bahwa peluang besar ini tidak bisa ditempuh begitu saja. Koperasi desa wajib memenuhi sejumlah persyaratan ketat.

“Syarat itu antara lain kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), kelayakan tempat usaha, serta kesanggupan memenuhi ketentuan dari Pertamina,” tegas Kelik.

Kelik mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah agen LPG untuk membuka ruang kerja sama. Dari hasil penjajakan itu, 22 koperasi siap melangkah menjadi subpangkalan resmi.

“Untuk sementara ini baru 22 Kopdes Merah Putih yang siap. Dimungkinkan jumlah ini masih akan bertambah ke depannya,” ujarnya.

Dengan keterlibatan koperasi desa, Kelik menaruh harapan besar agar distribusi LPG 3 kg di Gunungkidul berjalan lebih merata sekaligus tepat sasaran. Ia percaya koperasi yang berakar langsung di desa mampu menjaga keadilan distribusi, sekaligus mengikis praktik kelangkaan maupun permainan harga.

Langkah koperasi ini senada dengan semangat gotong royong yang selama ini menjadi jiwa masyarakat Gunungkidul. Kehadiran koperasi desa berbadan hukum tidak hanya sekadar simbol administrasi, tetapi juga penanda bahwa desa siap mengelola usahanya secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga. (ef linangkung)

Baca juga  Dukung Usaha Lokal, Koperasi Kelurahan Merah Putih Diminta Terapkan Program Nglarisi

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

anton-dmitriev-kBKOaghy8mU-unsplash

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Secara Real Time, Ini Kanal Resmi yang Bisa Diakses Pelanggan

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian