
TUGUJOGJA — Aktivitas angkutan Lebaran di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menunjukkan peningkatan signifikan dalam tujuh tahun terakhir.
Data terbaru pada H+1 Lebaran 2026 mencatat lonjakan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat dibandingkan periode awal operasional bandara pada 2019.
General Manager Bandara YIA, Rully Artha, menyampaikan bahwa tren peningkatan ini mencerminkan pemulihan mobilitas masyarakat serta meningkatnya kepercayaan terhadap layanan transportasi udara.
“Kami melihat tren yang sangat positif dalam tujuh tahun terakhir. Ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan kepercayaan masyarakat yang kembali pulih,” ujarnya.
Perbandingan Data 2019 hingga 2026
Pada periode Lebaran 2019, Bandara YIA mencatat 6 pergerakan pesawat dengan total 517 penumpang dan belum terdapat aktivitas kargo.
Memasuki periode Lebaran 2025, jumlah pergerakan meningkat menjadi 74 penerbangan dengan 10.407 penumpang dan kargo sebesar 29.069 kilogram.
Sementara itu, pada H+1 Lebaran 2026 (22 Maret 2026), tercatat 90 pergerakan pesawat dengan total 13.196 penumpang dan kargo 5.876 kilogram.
Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan sebesar 22 persen pada pergerakan pesawat dan 27 persen pada jumlah penumpang.
Pertumbuhan Jangka Panjang
Jika dibandingkan dengan tahun awal operasional, peningkatan terjadi secara signifikan. Jumlah pergerakan pesawat meningkat hingga 1.500 persen, sedangkan jumlah penumpang tumbuh hingga 2.552 persen.
Namun, pada sektor kargo terjadi penurunan hingga 80 persen dibandingkan periode awal. Menurut Rully, kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan pola distribusi logistik serta kebutuhan masyarakat.
Pola Pergerakan Penumpang
Bandara YIA mencatat adanya variasi pola perjalanan selama periode Lebaran. Selain arus mudik dan balik, terdapat juga penumpang yang memilih waktu perjalanan di luar puncak untuk menghindari kepadatan.
Sebagian penumpang terdiri dari mahasiswa yang kembali ke Yogyakarta, serta pemudik yang baru melakukan perjalanan setelah Lebaran.
Layanan dan Kesiapan Operasional
Manajemen Bandara YIA memastikan seluruh layanan berjalan optimal selama periode angkutan Lebaran. Koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait terus dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional.
“Kami akan terus meningkatkan pelayanan, memperkuat koordinasi, dan memastikan pengalaman penumpang semakin baik,” kata Rully.
Tren Mobilitas Lebaran
Peningkatan aktivitas di Bandara YIA menunjukkan bahwa transportasi udara kembali menjadi pilihan masyarakat dalam melakukan perjalanan jarak jauh, khususnya pada momentum Lebaran.
Pergerakan penumpang diperkirakan masih akan berlangsung dinamis dalam beberapa hari ke depan seiring berlanjutnya arus balik.