
TUGUJOGJA– Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada Jumat, 26 Desember 2025.
Aktivitas transportasi udara di bandara kebanggaan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut mencapai puncaknya dengan total 12.020 penumpang dalam satu hari.
Peningkatan trafik ini mendorong maskapai Garuda Indonesia mengoperasikan dua penerbangan tambahan untuk mengantisipasi tingginya permintaan perjalanan udara.
Lonjakan Penumpang YIA
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Rully Artha, menegaskan bahwa lonjakan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun.
Ia menyebutkan bahwa seluruh operasional bandara berjalan lancar meski menghadapi kepadatan penumpang dan pesawat.
“Bandara YIA mencatat total rencana trafik sebanyak 88 pergerakan pesawat dengan jumlah penumpang mencapai 12.020 orang pada 26 Desember 2025,” ujar Rully Artha.
Rully Artha menjelaskan bahwa bandara melayani 44 penerbangan kedatangan dengan jumlah penumpang sebanyak 6.310 orang. Pada saat yang sama, Bandara YIA juga melayani 44 penerbangan keberangkatan dengan total 5.710 penumpang.
Keseimbangan antara arus kedatangan dan keberangkatan ini menunjukkan stabilitas operasional di tengah tingginya volume penerbangan.
Petugas bandara mengatur alur penumpang secara optimal guna menjaga kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jasa. Manajemen bandara juga meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelayanan tetap prima.
Garuda Indonesia Tambah Dua Extra Flight
Lonjakan jumlah penumpang mendorong Garuda Indonesia mengambil langkah strategis dengan mengoperasikan dua penerbangan tambahan (extra flight) pada tanggal tersebut.
Maskapai nasional itu menambah satu penerbangan kedatangan dan satu penerbangan keberangkatan untuk rute favorit Yogyakarta–Jakarta.
Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan tambahan GA2084 dengan rute CGK–YIA untuk melayani kedatangan penumpang dari Jakarta.
Sementara itu, maskapai tersebut juga menjalankan penerbangan GA2094 dengan rute YIA–CGK untuk mengakomodasi penumpang yang berangkat menuju ibu kota.
Penambahan extra flight ini berhasil mengurai kepadatan sekaligus memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang memanfaatkan momentum libur Natal dan akhir tahun.
Rully Artha menegaskan bahwa pihak pengelola Bandara YIA telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan lanjutan pada hari-hari berikutnya.
Manajemen bandara meningkatkan kesiapan fasilitas, personel, serta koordinasi dengan maskapai dan instansi terkait.
“Kami terus memantau pergerakan penumpang dan pesawat secara intensif. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh proses perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” kata Rully.
Ia juga mengimbau seluruh penumpang agar datang lebih awal ke bandara, mematuhi aturan penerbangan, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama.
Lonjakan penumpang hingga belasan ribu orang dalam satu hari ini semakin mengukuhkan posisi Bandara Internasional Yogyakarta sebagai gerbang utama transportasi udara di wilayah selatan Pulau Jawa.
Peningkatan trafik ini juga mencerminkan pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata serta mobilitas nasional menjelang pergantian tahun.
Dengan dukungan maskapai seperti Garuda Indonesia serta kesiapan operasional bandara, YIA menunjukkan kesiapannya menghadapi dinamika arus penumpang yang terus meningkat. (ef linangkung)