Geger Warga Sewon Bantul Ditemukan Akhiri Hidup di Rumahnya Tengah Malam, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan

Bagikan :

TUGUJOGJA – Warga Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, digemparkan oleh peristiwa tragis pada Senin (13/10/2025) malam.

Seorang pria paruh baya bernama M (56), buruh harian lepas asal Dusun Karang Tempel, Kaliputih RT 042, ditemukan akhiri hidup dengan tali di rumahnya sendiri.

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima sekitar pukul 23.30 WIB setelah seorang tetangga menemukan korban dalam kondisi tergantung di bagian belakang rumah.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Ismanto (28), tetangga korban. Ia semula bermaksud mencari korban di kamar tidur, namun tidak menemukannya di tempat biasa.

Karena curiga, ia memutuskan memeriksa bagian belakang rumah. Di sanalah ia mendapati korban sudah tergantung dengan tali tampar yang terikat pada kayu blandar.

“Setelah melihat korban tergantung, saksi langsung memanggil tetangga sekitar dan memberitahu Bu Mujiyem (58), salah satu warga yang juga mengenal korban,” ungkap Iptu Rita.

Tak lama setelah kabar menyebar, warga berdatangan ke lokasi. Salah seorang warga segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kalurahan Pendowoharjo, yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Sewon. Petugas gabungan dari berbagai unsur datang ke lokasi untuk menangani kejadian tersebut.

Baca juga  Duel Mahasiswa Papua di Bantul Berujung Maut, Polisi Ungkap Pesta Miras dan Pisau yang Disimpan Pelaku

Tim yang turun ke lapangan terdiri dari anggota Polsek Sewon beserta Piket Fungsi yang dipimpin Ka SPKT, Unit Inafis Polres Bantul, Unit 2 Satreskrim Polres Bantul, serta tim medis dari Puskesmas Sewon 1.

Mereka segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana.

Pemeriksaan medis oleh dr. Wilda Nurdiansari dari Puskesmas Sewon 1 bersama tim Inafis Polres Bantul memperkuat kesimpulan tersebut.

“Korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan leher terlilit tali tampar. Panjang tali dari tiang molo ke leher sekitar 66 cm, sedangkan jarak kaki ke lantai hanya 30 cm,” jelas Iptu Rita.

Pemeriksaan juga menemukan adanya bekas jeratan di leher yang konsisten dengan kasus gantung diri. Selain itu, terdapat tanda-tanda fisiologis umum seperti sianosis pada jari tangan dan kaki serta keluarnya air mani. Tidak ada luka lain atau indikasi kekerasan di tubuh korban.

Baca juga  Amankan Nataru 2025–2026, Polres Bantul Fokuskan Pengamanan Pantai Parangtritis dan Bukit Bintang

Setelah penyelidikan dan pemeriksaan medis selesai, pihak keluarga korban menyatakan menerima dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. Mereka membuat surat pernyataan resmi yang menyatakan tidak akan menuntut proses hukum atas peristiwa tersebut.

“Pihak keluarga menolak dilakukan visum atau autopsi karena sudah menerima sepenuhnya kejadian itu sebagai musibah,” terang Iptu Rita.

Polres Bantul mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi mental dan sosial di lingkungan sekitar.

Menurut Iptu Rita, banyak kasus serupa yang terjadi tanpa gejala mencolok, namun sering kali didahului tekanan ekonomi, kesepian, atau stres berkepanjangan.

“Lingkungan dan keluarga punya peran penting untuk memperhatikan jika ada anggota yang tampak murung, menarik diri, atau kehilangan semangat hidup. Laporkan atau ajak bicara sebelum terlambat,” pesannya.

situs toto

situs toto togel

situs togel terpercaya

klik di sini

slot online

slot gacor

situs slot resmi

link slot gacor

link slot gacor

sangkarbet resmi

sangkarbet

slot online resmi

Daftar Sangkarbet

link resmi

situs togel

toto togel

Baca juga  Sadis! Siswa SMA di Bantul Tewas Dikeroyok, Otak Komplotan Tusuk 14 Kali, Sundut Kemaluan dengan Rokok, hingga Lindas Kepala Korban

sangkarbet login

slot gacor

situs togel terpercaya

slot gacor

Berita Terbaru

6307631852319086698
KAI Daop 6 Tutup Perlintasan Tak Terjaga di Sentolo, Sudah 10 Titik Ditutup Sepanjang 2026
Screenshot_2026-08-04-09-19-28-849_com.google.android.apps
Pantai Wediombo Kembali Jadi Habitat Penyu Lekang, Puluhan Tukik Dilepas ke Laut
tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan