H+7 Lebaran 2026: 64.961 Penumpang Padati Stasiun Daop 6 Yogyakarta, Arus Balik Masih Bergelombang

Bagikan :
Penumpang H+7 Lebaran 2026/Foto: KAI

TUGUJOGJA– Memasuki H+7 Lebaran 2026 yang jatuh pada Sabtu (28/3), arus pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta masih menunjukkan lonjakan signifikan.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat total 64.961 penumpang kereta api jarak jauh memadati berbagai stasiun, menandai bahwa arus balik Lebaran belum sepenuhnya mereda.

Data H+7 Lebaran 2026

Data sementara hingga pukul 11.00 WIB menunjukkan sebanyak 32.024 penumpang berangkat dari wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Lalu, 32.947 penumpang tiba di berbagai stasiun tujuan di wilayah yang sama. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung hingga malam hari.

Lonjakan ini mempertegas bahwa meskipun puncak arus balik telah terjadi pada 24 Maret 2026, gelombang kepulangan masyarakat masih berlangsung secara bertahap.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa tingginya mobilitas ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong masyarakat untuk memecah arus balik.

“Hari ini atau H+7 Lebaran, jumlah penumpang yang berangkat dan datang masih tinggi, masing-masing masih menembus angka 32 ribu. Volume arus balik diperkirakan tetap tinggi hingga 29 Maret, seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang masih berlaku,” jelas Feni.

Baca juga  Wabup Kulonprogo Sidak Dapur SPPG Sentolo Polda DIY, Pastikan Ada 'Security Food Test' sebelum Makanan Disajikan

Kondisi ini menciptakan dinamika pergerakan yang lebih tersebar, namun tetap padat di sejumlah titik strategis, terutama di stasiun-stasiun besar.

Stasiun Yogyakarta masih menjadi pusat mobilitas tertinggi. Hingga siang hari, stasiun ini mencatat 9.955 penumpang berangkat dan 11.125 penumpang datang. Angka tersebut menjadikan Stasiun Yogyakarta sebagai simpul utama arus balik di wilayah Daop 6.

Lalu, Stasiun Solobalapan dengan 7.345 penumpang berangkat dan 6.890 penumpang datang, serta Stasiun Lempuyangan yang mencatat 3.828 keberangkatan dan 6.211 kedatangan.

Sementara itu, stasiun lain seperti Klaten, Purwosari, dan Wates juga menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi, meskipun tidak sebesar tiga stasiun utama.

Berikut rincian 6 stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi Stasiun Yogyakarta: 9.955 penumpang, Stasiun Solobalapan 7.345 penumpang, Stasiun Lempuyangan 3.828 penumpang, Stasiun Klaten 2.983 penumpang, Stasiun Purwosari 1.733 penumpang dan Stasiun Wates 966 penumpang

Volume kedatangan tertinggi tercatat sebagai berikut.

  • Stasiun Yogyakarta 11.125 penumpang
  • Stasiun Solobalapan 6.890 penumpang
  • Stasiun Lempuyangan: 6.211 penumpang
  • Stasiun Purwosari: 1.574 penumpang
  • Stasiun Klaten 1.219 penumpang
  • Stasiun Wates 753 penumpang
Baca juga  Bantul Usung Visi Baru di Hari Jadi ke-194 'Bantul Bumi Satriya, Sawiji Ambuka Kertaning Praja'

Tiket Nyaris Ludes

Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api juga tercermin dari tingkat keterisian kursi. KAI Daop 6 mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran periode 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 531.914 tiket. Ini setara dengan 99 persen dari total kapasitas 532.830 tempat duduk.

Meski hampir habis, KAI masih menyediakan 16.555 tempat duduk yang dapat dipesan hingga akhir masa angkutan Lebaran. Ketersediaan ini menjadi peluang bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, terutama dengan memanfaatkan alternatif perjalanan.

Di tengah padatnya arus balik, KAI Daop 6 mengingatkan penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan lebih matang. Penumpang perlu memastikan jadwal keberangkatan kereta dan mengatur waktu keberangkatan dari rumah menuju stasiun agar tidak terburu-buru.

Langkah ini penting untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan, terutama di tengah kondisi stasiun yang masih dipadati penumpang.

Dengan arus balik yang masih bergelombang hingga beberapa hari ke depan, KAI Daop 6 Yogyakarta terus mengoptimalkan layanan guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan terkendali. (ef linangkung)

Berita Terbaru

mahmur-marganti-qeXN46L8c4g-unsplash
Panduan Foto Rumah KIP Kuliah 2026: Syarat, Contoh, dan Ketentuan Lengkap
Setu Sinau Malioboro
Setu Sinau Malioboro Diserbu Turis Asing, Belajar Aksara Jawa jadi Daya Tarik Baru Yogyakarta
leon-wu-LLfRMRT-9AY-unsplash
Cara Cek Desil DTSEN untuk Daftar KIP Kuliah 2026, Ini Panduan Lengkapnya
glenn-carstens-peters-npxXWgQ33ZQ-unsplash (4)
Pemilihan Wajib Pajak di Coretax Diisi Apa? Simak Ketentuannya Berikut
Penipuan Berkedok Donasi di Stasiun Tugu
Penipuan Berkedok Donasi Terbongkar, Penumpang KA jadi Korban di Sekitar Stasiun Tugu

TERPOPULER

gilberto-peralta-bocio-1zGDh6FLXqM-unsplash
Jadwal Lengkap Paskah 2026 dan Pekan Suci: Tanggal, Makna, serta Libur Nasional
mochammad-hafidz-je5jB1CYvKs-unsplash (1)
Contoh Teks MC Halal Bihalal Syawalan Bahasa Jawa untuk Acara Keluarga dan Lingkungan
dom-fou-YRMWVcdyhmI-unsplash (1)
Cara Cek Rasionalisasi SNBT 2026, Memperbesar Peluang Lolos!
falaq-lazuardi-mLKiaysSQ7E-unsplash
Teks Ikrar Halal Bihalal Bahasa Indonesia, Cocok untuk Syawalan Kantor hingga Keluarga
brooke-lark-7rIsBSxhiXM-unsplash
Jadwal Misa Minggu Palma 2026 di Yogyakarta Lengkap, Simak Makna dan Rangkaian Pekan Suci