
TUGUJOGJA — Arus penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mulai meningkat pada hari ketiga masa Angkutan Lebaran 2026, Jumat, 13 Maret 2026.
Sejak pagi hari, sejumlah stasiun di wilayah ini terlihat lebih ramai oleh aktivitas kedatangan dan keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh.
Data sementara hingga pukul 11.00 WIB menunjukkan jumlah penumpang yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 6 mencapai 23.583 orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 20.920 orang.
Secara keseluruhan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta memproyeksikan total pergerakan penumpang pada hari ini mencapai 43.503 orang hingga akhir operasional malam hari.
Angka tersebut masih dapat berubah karena penjualan tiket masih berlangsung hingga tengah malam.
Peningkatan Mobilitas Penumpang
Suasana stasiun sejak pagi dipadati oleh para penumpang yang membawa berbagai barang bawaan seperti koper dan tas perjalanan. Aktivitas ini menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang mulai memanfaatkan masa libur menjelang Hari Raya Idulfitri.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak awal masa libur sekolah yang bertepatan dengan periode angkutan Lebaran.
“Peningkatan hari ini seiring dengan sudah dimulainya masa liburan sekolah menyambut libur panjang Lebaran. KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan layanan angkutan Lebaran berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para pelanggan,” ujar Feni.
Lonjakan Dibanding Hari Sebelumnya
Jika dibandingkan dengan hari kedua Angkutan Lebaran pada Kamis, 12 Maret 2026, jumlah penumpang pada hari ketiga menunjukkan peningkatan.
Pada hari kedua, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat total 32.439 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 16.874 penumpang datang dan 15.565 penumpang berangkat.
Kenaikan jumlah penumpang pada hari ketiga menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik Lebaran. Sebagian masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan pada periode puncak mudik.
Sejumlah titik layanan di stasiun, seperti pintu masuk, area pemeriksaan tiket, dan ruang tunggu keberangkatan, mulai dipadati penumpang sejak pagi hari.
Penambahan Perjalanan Kereta Api
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta menambah jumlah perjalanan kereta api jarak jauh selama masa Angkutan Lebaran.
Pada hari biasa, perjalanan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 6 berjumlah sekitar 25 perjalanan setiap hari. Selama masa Lebaran, jumlah tersebut meningkat menjadi 37 perjalanan kereta api jarak jauh per hari.
Penambahan jadwal perjalanan dilakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi masyarakat sekaligus mengurangi potensi kepadatan penumpang di stasiun maupun di dalam kereta.
Selain itu, sejumlah fasilitas di stasiun juga ditingkatkan guna mendukung kenyamanan pelanggan selama masa angkutan Lebaran.
Pengamanan dan Layanan Diperkuat
Selain penambahan perjalanan kereta, KAI Daop 6 juga memperkuat sistem pengamanan serta pelayanan bagi penumpang.
Sebanyak 52 personel pengamanan tambahan disiagakan melalui kerja sama antara KAI, TNI, dan Polri. Personel tersebut bertugas menjaga keamanan di area stasiun serta mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api.
KAI juga menyiagakan 28 petugas Customer Service Mobile (CSM) yang ditempatkan di sejumlah titik stasiun untuk membantu kebutuhan informasi dan pelayanan bagi penumpang.
Selain itu, enam pos kesehatan disediakan selama masa Angkutan Lebaran dengan dukungan dari puluhan rumah sakit mitra.
Pos kesehatan tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan medis apabila penumpang membutuhkan bantuan kesehatan selama perjalanan.
Penjualan Tiket Capai 334 Ribu Kursi
Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 terus meningkat.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat hingga saat ini sebanyak 334.082 tempat duduk telah terjual dari total 525.350 kursi yang disediakan selama periode angkutan Lebaran.
Dengan demikian, tingkat okupansi penjualan tiket telah mencapai sekitar 64 persen.
Meski demikian, KAI menyatakan masih tersedia sekitar 191.268 kursi yang dapat dipesan masyarakat untuk berbagai tujuan perjalanan selama periode tersebut.
KAI mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan sebelum ketersediaan tempat duduk habis.
Stasiun dengan Kedatangan Penumpang Tertinggi
Hingga pukul 11.00 WIB, beberapa stasiun di wilayah Daop 6 mencatat volume kedatangan penumpang cukup tinggi.
Berikut enam stasiun dengan jumlah kedatangan penumpang terbanyak:
- Stasiun Yogyakarta – 10.179 penumpang
- Stasiun Lempuyangan – 5.158 penumpang
- Stasiun Solo Balapan – 4.486 penumpang
- Stasiun Klaten – 2.708 penumpang
- Stasiun Purwosari – 1.065 penumpang
- Stasiun Wates – 660 penumpang
Stasiun Yogyakarta masih menjadi titik kedatangan penumpang terbesar di wilayah Daop 6 selama periode Angkutan Lebaran.
Stasiun dengan Keberangkatan Penumpang Tertinggi
Selain kedatangan, aktivitas keberangkatan penumpang juga meningkat di sejumlah stasiun.
Berikut enam stasiun dengan volume keberangkatan penumpang tertinggi:
- Stasiun Yogyakarta – 8.628 penumpang
- Stasiun Lempuyangan – 5.799 penumpang
- Stasiun Solo Balapan – 4.577 penumpang
- Stasiun Purwosari – 1.059 penumpang
- Stasiun Klaten – 587 penumpang
- Stasiun Wates – 435 penumpang
Data tersebut menunjukkan bahwa wilayah Daop 6 Yogyakarta tidak hanya menjadi tujuan kedatangan pemudik, tetapi juga menjadi titik keberangkatan penting menuju berbagai daerah di Indonesia.
Imbauan Datang Lebih Awal ke Stasiun
Di tengah meningkatnya mobilitas penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik.
Penumpang diminta memastikan kembali jadwal keberangkatan kereta serta mengatur waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak terburu-buru.
“Penumpang diharapkan datang lebih awal ke stasiun dan memastikan kembali jadwal keberangkatan agar perjalanan mudik tetap nyaman,” ujar Feni.
Memasuki hari ketiga masa Angkutan Lebaran 2026, pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta diperkirakan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang seiring semakin dekatnya perayaan Idulfitri.