Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Daycare Little Aresha, DPRD Kota Yogyakarta Soroti Kelalaian Izin dan Pengawasan

Bagikan :
Dugaan Kekerasan di Daycare Kawasan Sorosutan/Foto: Istimewa

TUGUJOGJA — Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha menjadi perhatian publik dan memicu respons dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta.

Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro, menilai peristiwa tersebut menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan dan perizinan tempat penitipan anak.

Ia menyatakan bahwa kasus ini tidak dapat dipandang sebagai insiden terpisah, melainkan bagian dari persoalan yang berkaitan dengan fungsi pengawasan pemerintah daerah.

“Kejadian ini menunjukkan bahwa ada celah dalam sistem pengawasan. Pemerintah tidak boleh hanya menjalankan rutinitas administratif tanpa melakukan evaluasi berkala yang serius,” ujar Kuncoro.

Menurutnya, berbagai program perlindungan anak yang selama ini dijalankan perlu dievaluasi kembali agar sejalan dengan kondisi di lapangan.

Evaluasi Perizinan dan Tanggung Jawab Pengawasan

Kuncoro menyoroti pentingnya ketelitian dalam proses perizinan serta pengawasan operasional daycare. Ia menilai bahwa mekanisme administratif yang berjalan belum sepenuhnya disertai evaluasi mendalam terhadap standar keamanan dan perlindungan anak.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD memiliki peran dalam fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Baca juga  Pasar Minggu Taman Budaya Giwangan Hidupkan Ekonomi Lokal, Hadirkan Lebih dari 50 Stand UMKM

“Ini menjadi kritik bagi kita semua. Kami di dewan harus memperkuat fungsi pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan perlunya koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam memastikan pengawasan berjalan efektif.

Dukungan Proses Hukum dan Tuntutan Evaluasi Menyeluruh

Selain menyoroti aspek pengawasan, Kuncoro menyatakan dukungan terhadap proses hukum yang tengah berlangsung. Ia berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga meminta agar penegakan hukum memberikan kepastian dan keadilan bagi korban.

Kasus ini turut mendorong berbagai pihak untuk meminta dilakukan audit terhadap seluruh tempat penitipan anak di Kota Yogyakarta. Evaluasi tersebut diharapkan mencakup aspek perizinan, standar operasional, hingga sistem pengawasan internal.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas di masyarakat, khususnya terkait penerapan standar perlindungan anak di fasilitas penitipan.

Pemerintah Kota Yogyakarta diharapkan dapat mengambil langkah lanjutan untuk memperkuat sistem pengawasan dan memastikan seluruh daycare beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga  Geger Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Tempat untuk Kekerasan di Yogyakarta!

penidabet

situs togel

situs togel

slot gacor

situs togel

situs togel

toto togel

situs gacor

toto togel

situs togel

situs togel

toto togel

toto togel

situs togel

toto slot

slot gacor

situs hk pools

situs hk pools

situs togel

situs togel

situs togel

situs togel

situs togel

toto togel

toto togel

situs togel

situs togel

toto togel

slot gacor

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

situs hk pools

situs slot gacor

link slot

situs slot gacor

slot gacor

toto togel

toto togel

situs slot

situs slot

situs slot

toto togel

link slot

situs togel

situs hk pools

link slot

situs slot gacor

slot gacor

toto togel

toto togel

link slot

link slot

penidabet

penidabet login

penidabet daftar

Berita Terbaru

Screenshot_2026-08-04-09-19-28-849_com.google.android.apps
Pantai Wediombo Kembali Jadi Habitat Penyu Lekang, Puluhan Tukik Dilepas ke Laut
tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta