Konservasi Penyu di Pantai Goa Cemara: Lebih dari 3.000 Telur Diterima Selama Musim Migrasi

Bagikan :
Konservasi Penyu di Pantai Goa Cemara/Foto: ef linangkung

TUGUJOGJA – Pantai Goa Cemara di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, kembali menjadi sorotan sebagai salah satu pusat konservasi penyu paling aktif di pesisir selatan Jawa.

Sejak akhir Maret 2025 hingga awal Juni, Pos Konservasi Penyu Goa Cemara telah menerima lebih dari 3.000 butir telur penyu, bertepatan dengan mulainya musim migrasi penyu yang berlangsung hingga September.

Pantai Goa Cemara merupakan habitat alami yang mendukung proses bertelur beberapa jenis penyu, terutama penyu lekang, yang menjadi spesies terbanyak di kawasan ini.

Namun, tidak jarang petugas juga menemukan penyu hijau dan penyu sisik, dua jenis penyu yang kini tergolong langka dan dilindungi.

Banyaknya Telur

Menurut Yunian Riantoko, ranger konservasi penyu yang bertugas, satu induk penyu bisa bertelur hingga 155 butir dalam satu kali pendaratan. Aktivitas ini sering terjadi pada malam hari dan menjadi momen penting bagi tim patroli serta warga yang ikut terlibat dalam pelestarian.

“Kadang dalam satu malam, kami menemukan satu induk yang bertelur 124 butir. Semua segera kami amankan agar bisa dieramkan,” kata Yunian.

Baca juga  Bocah 8 Tahun Asal Banguntapan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul saat Cuci Kaki, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Selain Goa Cemara, telur-telur penyu juga ditemukan di enam destinasi pantai lain di wilayah barat Bantul, termasuk Pantai Samas, Pantai Baru, hingga Samas Muara—yang disebut sebagai lokasi paling banyak ditemukan sarang penyu.

Proses Konservasi Penyu di Pantai Goa Cemara

Keberhasilan konservasi ini tidak lepas dari kerja sama dengan masyarakat. Warga yang menemukan telur atau induk penyu akan mendapatapresiasi oleh pihak konservasi.

Setelah telur terkumpul, proses penetasan penyu memakai dua metode, yaitu menggunakan mesin penetas otomatis dan dengan mengubur kembali ke sarang alami di pasir.

Rata-rata waktu pengeraman berlangsung selama 55 hari. Namun, kondisi listrik yang tidak stabil sering menjadi tantangan tersendiri.

“Kalau listrik padam, mesin tetas tidak bisa bekerja optimal, dan itu berisiko. Sebagian telur kami pindahkan ke sarang alami sebagai cadangan,” ungkap Yunian.

Dalam satu toples inkubator, petugas dapat menetaskan hingga 2.000 telur. Tingkat keberhasilan mencapai 90 persen—angka yang cukup tinggi daripada rerata konservasi di tempat lain.

Meski penetasan berhasil, tantangan tidak berhenti di situ. Hanya sebagian kecil tukik yang berhasil bertahan hingga dewasa. Penyu hijau, misalnya, kini semakin jarang ditemukan. Ukuran besar serta siklus hidup yang panjang membuatnya rentan terhadap gangguan lingkungan dan aktivitas manusia.

Baca juga  Rekomendasi Spot Nongkrong Malam Senin Jogja 2025: Lagi Hits, Cocok untuk Berlama-lama

Untuk menjaga kelestarian, Pos Konservasi Penyu Goa Cemara terus mengedukasi masyarakat dan wisatawan, termasuk pengunjung mancanegara. Bahkan, wisatawan dari Barcelona pernah bergabung dalam patroli malam untuk menyaksikan langsung proses bertelur penyu.

Berdiri sejak tahun 2010, Pos Konservasi Penyu Goa Cemara menjadi bagian penting dari kawasan ekowisata Pantai Goa Cemara. Ekowisata ini sendiri mulai beroperasi sejak 2008.

Selain menjadi lokasi konservasi, pantai ini juga menawarkan pengalaman wisata edukatif yang semakin menarik minat wisatawan domestik dan internasional.

Tak hanya di Bantul, konservasi penyu juga berlangsung di Pantai Trisik, Kabupaten Kulon Progo, sebagai bagian dari jaringan pelestarian penyu di pesisir selatan DIY. (ef linangkung)

penidabet

situs togel

situs togel

slot gacor

situs togel

situs togel

toto togel

situs gacor

toto togel

situs togel

situs togel

toto togel

toto togel

situs togel

toto slot

slot gacor

situs hk pools

situs hk pools

situs togel

situs togel

situs togel

situs togel

situs togel

toto togel

Baca juga  ARTJOG 2026 Buka Babak Baru Lewat ARS LONGA: GENERATIO, Angkat Relasi Antargenerasi dalam Seni Kontemporer

toto togel

situs togel

situs togel

toto togel

slot gacor

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

toto togel

situs hk pools

situs slot gacor

link slot

situs slot gacor

slot gacor

toto togel

toto togel

situs slot

situs slot

situs slot

toto togel

link slot

situs togel

situs hk pools

link slot

situs slot gacor

slot gacor

toto togel

toto togel

link slot

link slot

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta