Bantul Kerahkan Segala Cara, Bagikan Susu Formula untuk Tekan Stunting di Pandak

Bagikan :
Upaya Tekan Stunting di Pandak/Foto: Pemkab Bantul

TUGUJOGJA – Pemerintah Kabupaten Bantul semakin serius menekan angka stunting di wilayahnya. Oleh kerena itu, Kapanewon Pandak meluncurkan program Bantuan untuk Anak Stunting dengan membagikan susu formula kepada anak-anak yang terindikasi stunting.

Panewu Kapanewon Pandak, Nanang Dwi Atmoko, menegaskan pihaknya tidak akan berhenti memerangi gizi buruk. Sejak akhir 2022, Nanang bersama jajaran Kapanewon Pandak melaksanakan berbagai inovasi untuk memberantas stunting.

Program Geber Gas

Nanang meluncurkan program Geber Gas atau Gerakan Berantas Gizi Buruk dan Anak Stunting. Program Geber Gas menggerakkan sedekah telur dari karyawan dan karyawati Kapanewon Pandak, bekerja sama dengan instansi wilayah Pandak maupun luar daerah.

Nanang menyebutkan pihaknya melaksanakan Geber Gas setiap hari Jumat hingga Agustus 2024. Namun, Nanang memutuskan mengalihkan sementara program Geber Gas pada September hingga Desember 2024 untuk membantu dropping air bersih ke pedukuhan terdampak kemarau panjang, seperti Banyuurip, Gluntung Lor, Ciren, dan Depok.

Nanang melakukan evaluasi menyeluruh pada akhir 2024. Ia memutuskan pada 2025 untuk mengganti bantuan sedekah telur menjadi susu formula.

Baca juga  Melihat Gerakan Tekan Stunting Segoro Bening di Kemantren Wirobrajan, Sukses Raih Penghargaan KemenPAN-RB

Nanang menegaskan susu formula akan lebih efektif untuk membantu pertumbuhan anak-anak stunting. Ia melibatkan stakeholder dan mengoptimalkan program Bapak Asuh Stunting Kabupaten Bantul untuk mendanai pembelian susu formula tersebut.

“Kami meluncurkan program susu formula sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam pengelolaan dana dari para donatur. Kami akan melaporkan penggunaannya setiap semester,” tegas Nanang.

Kenaikan Stunting di Pandak

Nanang menjelaskan kenaikan angka stunting di Pandak bukan semata akibat buruknya penanganan. Nanang menyebut kenaikan angka stunting terjadi karena pendataan nasional yang semakin akurat.

Selain itu, Nanang menemukan masih banyak ibu hamil berisiko tinggi dan pola asuh anak yang kurang baik di beberapa keluarga.

Namun, Nanang menegaskan program Geber Gas terbukti membawa dampak positif. Nanang menyebut program Geber Gas meningkatkan pola asuh anak, menurunkan angka stunting di Pandak, serta memicu keterlibatan stakeholder dan Bapak Asuh Stunting.

Nanang juga bangga karena inovasi Geber Gas direplikasi oleh puskesmas setempat. Puskesmas Pandak I meluncurkan GERDU KUNING atau Gerakan Sedekah Seribu untuk Kurangi Stunting, sedangkan Puskesmas Pandak II meluncurkan GERBU atau Gerakan Seribu untuk Anak Stunting.

Baca juga  Susu Kambing Etawalin Raih Indonesia Best Brand Award (IBBA) 2025, Kuatkan Posisi Susu Kambing untuk Nyeri Sendi

Pada kesempatan yang sama, Konselor Hukum Tim Puspaga Projotamansari, Agus Abdullah, turut mengingatkan bahaya perkawinan usia dini.

Agus menyampaikan Puspaga memiliki program pencegahan perkawinan anak untuk menekan risiko lahirnya anak stunting. Ia menjelaskan pernikahan usia dini menyebabkan anak lahir dengan kondisi gizi buruk dan perkembangan yang terhambat.

“Kami mendampingi calon pengantin dan orang tua agar memahami pola asuh yang tepat. Pernikahan dini harus dicegah demi memutus mata rantai stunting,” tegas Agus. (ef linangkung)

situs togel

situs slot

toto togel

toto togel

situs togel

toto togel

link togel

situs togel

link slot

link togel

link slot

link slot

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025