
PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan anak usahanya akan memberikan diskon tarif tol sebesar 20% di beberapa ruas Jalan Tol Trans Jawa selama periode mudik dan balik Lebaran 2025. Diskon ini berlaku selama delapan hari, dengan rincian empat hari pada arus mudik dan empat hari pada arus balik.
Diskon tol ini diterapkan mulai 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB hingga 28 Maret 2025 pukul 05.00 WIB untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung. Kemudian, diskon kembali diberlakukan selama empat hari pada arus balik bagi pengguna jalan dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata.
“Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung melalui pemberian potongan tarif, tetapi juga berperan strategis dalam mengurangi potensi kepadatan di Jalan Tol Trans Jawa,” ujar Lisye dalam keterangan resminya, Sabtu (15/3/2025).
Adapun ruas tol yang mendapatkan potongan tarif adalah:
- Integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek & Jalan Layang MBZ
- Jalan Tol Palimanan-Kanci
- Jalan Tol Batang-Semarang
- Jalan Tol Semarang Seksi ABC
Rincian Tarif Diskon
- Rp 352.000 dari tarif normal Rp 440.000
Berlaku 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB sampai 26 Maret 2025 pukul 05.00 WIB untuk kendaraan Golongan I. Potongan tarif berlaku di ruas Jasa Marga Group dan Non-Jasa Marga Group seperti Jakarta-Cikampek, MBZ, Palimanan-Kanci, Batang-Semarang, serta Cikopo-Palimanan dan lainnya. - Rp 408.500 dari tarif normal Rp 440.000
Berlaku 26 Maret 2025 pukul 05.00 WIB sampai 28 Maret 2025 pukul 05.00 WIB untuk kendaraan Golongan I. Diskon hanya berlaku di ruas tol yang dikelola Jasa Marga Group.
Jasa Marga mengingatkan bahwa diskon ini hanya dapat dinikmati jika pengguna jalan memiliki saldo uang elektronik yang mencukupi serta data asal dan golongan kendaraan terbaca. Oleh karena itu, pengguna tol diimbau untuk selalu memastikan saldo e-Toll mencukupi sebelum melakukan perjalanan. Pengisian saldo dapat dilakukan melalui ponsel maupun gerai pengisian saldo resmi.
“Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem perjalanan yang lebih efisien dan aman, serta mendukung kelancaran mobilitas di Jalan Tol Trans Jawa,” tambah Lisye.