Dugaan Bullying di SMA Negeri 2 Bantul Belum Tuntas, Korban Alami Bipolar hingga Gagal Kuliah, Pendamping: Sekolah Tahu Bahkan Datangi Korban

Bagikan :
Pendamping korban dugaan perundungan di SMA Negeri 2 Bantul meminta sekolah mengakui peristiwa yang dialami korban. (TJ)

TUGUJOGJA โ€“ Kasus dugaan perundungan yang dialami seorang alumni SMA Negeri 2 Bantul masih menjadi perhatian publik.

Pendamping korban, Dini Sandra, menilai masih ada hal mendasar yang belum dijelaskan secara terbuka oleh pihak sekolah, terutama terkait pengakuan atas dugaan perundungan yang disebut dialami korban saat masih berstatus siswa.

Dini mengapresiasi respons yang mulai diberikan pihak sekolah terkait polemik tersebut.

Namun, menurutnya, pernyataan yang disampaikan belum menyentuh substansi persoalan yang dipersoalkan korban dan keluarganya.

“Perkembangan ini tentu kami apresiasi. Tetapi sampai sekarang pihak sekolah belum mengakui apa yang sebenarnya terjadi kepada korban,” kata Dini.

Ia juga menanggapi pernyataan sekolah yang sebelumnya mengaku belum mengetahui identitas korban dalam kasus tersebut.

Menurut Dini, pernyataan itu bertentangan dengan fakta yang diketahuinya.

Dini mengungkapkan, setelah media mengonfirmasi informasi terkait dugaan perundungan kepada pihak sekolah, wakil kepala sekolah dan seorang guru bimbingan konseling disebut mendatangi rumah korban pada hari yang sama.

Menurutnya, kedatangan tersebut menunjukkan bahwa pihak sekolah mengetahui sosok yang dimaksud dalam pemberitaan.

Baca juga  Kalender Februari 2026: Daftar Tanggal Merah, Cuti Bersama, Long Weekend, dan Hari Penting

“Faktanya, setelah berita dikonfirmasi oleh media, pada hari yang sama wakil kepala sekolah dan guru BK datang ke rumah korban,” ujarnya.

Dini mengatakan pihak sekolah saat itu bermaksud bertemu langsung dengan korban.

Namun keluarga memilih tidak memberikan izin karena masih berupaya memulihkan kondisi psikologis korban.

“Orang tua korban menolaknya karena masih menyimpan luka atas apa yang dialami anaknya,” katanya.

Menurut Dini, korban sebelumnya dikenal sebagai siswa yang memiliki prestasi di bidang teknologi informasi.

Namun setelah peristiwa yang disebut sebagai perundungan itu terjadi, kondisi psikologis korban disebut mengalami perubahan signifikan.

Ia menyebut korban kemudian mendapatkan diagnosis gangguan kesehatan mental dari tenaga medis dan harus menunda rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi selama satu tahun.

“Karena kondisi yang dialaminya, dia tidak kuliah selama setahun. Saat ini dia mencoba bangkit dan kembali mendaftar ke perguruan tinggi,” ujar Dini.

Meski demikian, korban disebut kini berusaha melanjutkan hidup dan menata kembali masa depannya dengan mengikuti proses seleksi perguruan tinggi.

Baca juga  Antisipasi Kepadatan Jogja Last Friday Ride (JLFR), KAI Daop 6 Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Yogyakarta

Dini berharap ada pengakuan dan penyelesaian yang jelas terkait dugaan perundungan tersebut agar proses pemulihan korban dapat berjalan lebih baik.

“Masa depan anak ini dipertaruhkan. Yang kami harapkan sekolah mengakui adanya perundungan itu sehingga nanti ada pihak yang bertanggung jawab terhadap kondisi korban saat ini,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, polemik mengenai dugaan perundungan di SMA Negeri 2 Bantul masih terus berkembang.

Pihak sekolah sebelumnya telah memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut, sementara pendamping korban menilai masih diperlukan penjelasan lebih lanjut mengenai substansi persoalan yang dipersoalkan korban dan keluarganya.

slot gacor

toto togel

situs togel

link slot

toto togel

situs slot

toto togel

toto togel

situs hk pools

situs slot gacor

toto togel

situs slot gacor

situs togel

situs togel

slot gacor

toto togel

situs slot

situs hk pools

situs hk pools

situs togel

situs togel

toto togel

situs togel

situs slot

situs slot

jakartahoki

toto togel

situs slot

toto togel

slot gacor

Baca juga  Apes, Diduga Gara-Gara Senggolan Kendaraan, Sopir Truk di Semanu Gunungkidul Dikeroyok Dua Pemuda Mabuk Bersenjata Tajam

toto togel

toto togel

toto togel

slot gacor

slot gacor

toto slot

situs slot gacor

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025