
TUGUJOGJA – Pendaftaran Mudik Gratis 2026 dibuka 1 Maret melalui nusantara.kemenhub.go.id. Kemenhub siapkan 401 bus untuk 42 kota, lengkap dengan jadwal, syarat, dan fasilitas angkut motor.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan kembali menghadirkan program mudik gratis angkutan jalan pada Angkutan Lebaran 2026. Tahun ini, pemerintah menyiapkan total 401 unit bus dengan kapasitas mencapai 15.834 penumpang untuk melayani arus mudik dan arus balik.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran tanpa terbebani biaya transportasi. Kuota yang tersedia akan dibuka secara daring dan dapat diakses oleh calon peserta dari berbagai daerah.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, memastikan proses pendaftaran dilakukan secara online dan akan dimulai pada awal Maret.
“Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, Rabu (25/2).
Daftar Kota Tujuan Mudik Gratis 2026
Pada arus mudik, program ini melayani 34 kota tujuan yang tersebar di 10 provinsi. Beberapa kota yang termasuk dalam daftar antara lain Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.
Sementara itu, untuk arus balik, keberangkatan difasilitasi dari 12 kota di 8 provinsi. Kota-kota tersebut meliputi Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Dengan cakupan wilayah yang luas, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pemudik dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa.
Fasilitas Angkut Sepeda Motor
Selain menyediakan bus bagi penumpang, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan armada khusus untuk pengangkutan sepeda motor. Fasilitas ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin mudik tanpa harus mengendarai motor jarak jauh.
“Selain itu, kami juga menyediakan 8 unit truk pengangkutan sepeda motor diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor. Sejumlah truk tersebut mampu menampung 240 unit sepeda motor,” terang Dirjen Aan.
Adapun kota yang mendapatkan layanan pengangkutan sepeda motor untuk arus mudik dan balik adalah Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Untuk penyerahan sepeda motor pada arus mudik, dijadwalkan pada 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Motor akan diberangkatkan pada malam hari di tanggal yang sama dari lokasi tersebut.
Jadwal Keberangkatan Arus Mudik dan Balik
Keberangkatan arus mudik dibagi dalam tiga hari dan berlangsung di lima titik terminal. Pada 16 Maret 2026, pemberangkatan dilakukan dari Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Selanjutnya, 17 Maret 2026, bus akan berangkat dari Terminal Jatijajar, Depok dan Terminal Pulogebang, Jakarta.
Kemudian pada 18 Maret 2026, keberangkatan dijadwalkan dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta dan Terminal Poris Plawad, Tangerang.
Sementara untuk arus balik, keberangkatan dilakukan serentak pada 25 Maret 2026 dari sejumlah terminal daerah.
“Untuk bus pada arus balik, keberangkatan dilakukan pada tanggal 25 Maret 2026 dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonandi Solo, Terminal Giri Adipura Wonogiri, Terminal Kertawangunan Kuningan, Terminal Purboyo Madiun, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Alang-Alang Lebar Palembang, Terminal Anak Air Padang, Terminal Amplas Medan, Terminal Batoh Aceh,” ujarnya.
Keamanan dan Imbauan Pendaftaran
Kementerian Perhubungan memastikan seluruh armada yang digunakan dalam program ini telah melalui inspeksi keselamatan atau rampcheck. Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi kendaraan serta kesiapan pengemudi guna menjamin perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
“Kami juga memastikan bus – bus mudik gratis yang akan diberangkatkan telah melaksanakan inspeksi keselamatan atau rampcheck. Hal ini dilakukan untuk memastikan dan menjamin kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga diharapkan seluruh penumpang dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan nyaman,” imbuhnya.
Aan Suhanan juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mendaftar lebih dari satu program mudik gratis agar kuota dapat dimanfaatkan secara merata.
“Kami mengapresiasi K/L/pihak swasta yang juga turut menyelenggarakan program mudik gratis. Dari banyaknya penyelenggaraan mudik gratis, kami mengimbau agar masyarakat mendaftar pada salah satu program mudik gratis agar tidak ada duplikasi pendaftar di berbagai program mudik gratis yang diselenggarakan dan kuotanya bisa dimanfaatkan oleh pemudik lain yang betul-betul membutuhkan,” pungkasnya.
Program mudik gratis 2026 ini diharapkan menjadi solusi transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.***