Ekspor DIY Tembus US$270,24 Juta, Impor Naik 20,23 Persen: Neraca Perdagangan Cetak Surplus Besar

Bagikan :
Ilustrasi grafik perkembangan ekspor dan impor Daerah Istimewa Yogyakarta periode Januari–Juni 2025 berdasarkan data BPS DIY.

TUGUJOGJA – Laju perdagangan internasional Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menunjukkan denyut positif. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat, selama Januari–Juni 2025, nilai ekspor daerah ini melesat hingga US$270,24 juta, tumbuh 9,84 persen dibanding periode sama tahun 2024.

Plt Kepala BPS DIY, Ir. Herum Fajarwati, M.M., menegaskan bahwa capaian ini menjadi sinyal kuat daya saing industri dan produk unggulan DIY di pasar global semakin menguat.

Amerika Serikat memegang peran utama sebagai pasar terbesar dengan nilai ekspor mencapai US$113,85 juta atau 42,13 persen dari total ekspor. Jerman menempati urutan kedua dengan US$34,90 juta, disusul Jepang dengan US$22,36 juta.

“Ketiga negara ini menyumbang lebih dari separuh total ekspor DIY, tepatnya 63,32 persen,” ungkap Herum.

Produk unggulan yang mengalir deras ke luar negeri masih didominasi sektor fesyen. Pakaian dan aksesorinya (bukan rajutan) menjadi primadona dengan nilai US$105,03 juta atau 38,87 persen dari total ekspor.

Sementara pakaian rajutan menyusul di posisi kedua sebesar US$35,06 juta, dan barang dari kulit samak di posisi ketiga sebesar US$29,42 juta.

Baca juga  Ekspor DIY Meningkat 11,27 Persen per April 2025, AS Tetap jadi Tujuan Utama

Pertumbuhan Sektor Pertanian dan Peran Pelabuhan

Kenaikan signifikan juga terlihat pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh 36,62 persen secara tahunan.

Meski kontribusinya hanya 0,72 persen terhadap total ekspor, laju pertumbuhannya melesat, mencerminkan mulai terbukanya peluang baru di pasar luar negeri untuk komoditas primer DIY.

Dari sisi pelabuhan muat, Jawa Tengah menjadi pintu ekspor utama DIY dengan kontribusi 70,94 persen, disusul DKI Jakarta 27,90 persen, Jawa Timur 0,99 persen, dan Bali 0,17 persen.

Kondisi ini menegaskan pentingnya konektivitas pelabuhan besar di luar DIY untuk menggerakkan roda perdagangan internasional.

Impor Naik, Surplus Tetap Terjaga

Namun, di tengah kabar manis ekspor, impor DIY juga ikut terkerek. Nilainya pada periode Januari–Juni 2025 tercatat US$89,74 juta, naik 20,23 persen dibanding tahun lalu.

Tiongkok mendominasi sebagai pemasok utama dengan nilai US$34,11 juta (38,01 persen), diikuti Hongkong US$17,43 juta, dan Amerika Serikat US$15,32 juta.

Barang impor terbesar berasal dari kategori kain rajutan (US$21,05 juta), kereta api, trem dan bagiannya (US$11,72 juta), serta filamen buatan (US$7,30 juta).

Baca juga  Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup

Dari sisi penggunaan, bahan baku/penolong mendominasi 88,64 persen dari total impor, menunjukkan impor lebih banyak digunakan untuk menunjang proses produksi industri lokal.

Meski impor melonjak, neraca perdagangan DIY tetap mencatat surplus yang mengesankan. Selama Januari–Juni 2025, surplus perdagangan mencapai US$180,51 juta, naik dibanding periode sama 2024 yang sebesar US$171,39 juta.

Surplus bulan Juni 2025 bahkan menembus US$35,20 juta, melampaui capaian Juni 2024 sebesar US$31,30 juta.

Herum menilai tren positif ini harus dijaga dengan memperkuat kualitas produk ekspor sekaligus mengendalikan impor barang konsumsi yang tidak produktif.

Masyarakat harus memanfaatkan momentum surplus ini untuk memperkokoh struktur industri, memperluas pasar, dan memastikan bahwa pertumbuhan ekspor memberi manfaat nyata bagi masyarakat DIY.

Dengan performa yang terus membaik, DIY bukan hanya membuktikan dirinya sebagai daerah berbudaya, tetapi juga sebagai pemain tangguh di panggung perdagangan internasional.

Angka-angka di semester pertama 2025 menjadi bukti bahwa produk lokal mampu menembus batas negara, membawa harum nama daerah di pasar global.

Baca juga  Bandara Internasional Yogyakarta Layani Penerbangan Kargo Ekspor Langsung ke Beijing: Tonggak Baru Daya Saing Produk Lokal DIY

bandar togel

situs togel

toto togel

bandar togel

situs toto

situs togel

toto togel

situs slot

toto togel

link slot

situs gacor

toto togel

situs gacor

situs togel

situs toto

situs slot

situs slot

slot gacor

situs gacor

situs gacor

toto togel

link gacor

slot gacor

slot gacor

togel online

situs togel

situs gacor

slot gacor hari ini

toto togel

link togel

slot gacor

toto slot

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

anton-dmitriev-kBKOaghy8mU-unsplash

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Secara Real Time, Ini Kanal Resmi yang Bisa Diakses Pelanggan

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian