
TUGUJOGJA- Memasuki hari kedua periode long weekend Paskah 2026, suasana sejumlah stasiun di wilayah Daerah Operasi 6 Yogyakarta tampak semakin hidup.
Arus manusia datang dan pergi tanpa henti untuk menikmati libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Jumat Agung pada 3 April dan Hari Paskah pada 5 April 2026.
Di tengah geliat mobilitas tersebut, PT Kereta Api Indonesia melalui Daop 6 Yogyakarta mencatat angka pergerakan penumpang yang signifikan.
Penumpang Kereta Paskah 2026
Hingga Sabtu, 4 April 2026 pukul 11.00 WIB, KAI Daop 6 melayani total 32.130 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api selama masa libur panjang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 16.999 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6, sementara 15.131 penumpang tercatat tiba.
Data ini menunjukkan keseimbangan arus keluar dan masuk yang menjadi indikator kuat bahwa Yogyakarta dan Solo tetap menjadi magnet perjalanan, baik sebagai tujuan wisata maupun titik transit.
Stasiun-stasiun utama di wilayah Daop 6 menjadi saksi lonjakan mobilitas tersebut. Stasiun Yogyakarta memimpin sebagai titik keberangkatan tertinggi dengan 7.087 penumpang. Angka ini menegaskan peran strategisnya sebagai gerbang utama perjalanan kereta api di wilayah Yogyakarta.
Di posisi berikutnya, Stasiun Lempuyangan melayani 4.363 penumpang berangkat, Stasiun Solo Balapan dengan 2.867 penumpang. Sementara itu, stasiun-stasiun penyangga seperti Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, dan Stasiun Wates turut mencatat pergerakan signifikan meski dalam skala lebih kecil.
Pada sisi kedatangan, pola serupa juga terlihat. Stasiun Yogyakarta kembali mendominasi dengan 6.384 penumpang tiba, Lempuyangan sebanyak 4.025 penumpang dan Solo Balapan 2.495 penumpang.
Arus ini menandakan bahwa kawasan Yogyakarta dan Solo tidak hanya menjadi titik keberangkatan, tetapi juga destinasi utama selama libur panjang.
Lonjakan penumpang tidak terjadi tanpa sebab. Masyarakat memanfaatkan momentum libur panjang ini untuk beragam keperluan, mulai dari berwisata hingga berkumpul bersama keluarga. Kota Yogyakarta dan Solo tetap menjadi destinasi favorit, tapi daerah penyangga di sekitarnya juga mulai mencuri perhatian.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa tren perjalanan kali ini menunjukkan pergeseran minat wisatawan.
โLong weekend ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata tak hanya di pusat Kota Jogja dan Solo, tetapi juga ke berbagai kota penyangga yang menawarkan wisata alam, kuliner, hingga budaya,โ ujarnya.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa wisata tidak lagi terpusat, melainkan menyebar ke berbagai daerah yang menawarkan pengalaman autentik dan lebih tenang.
Strategi KAI: Tambah 7 Perjalanan untuk Antisipasi Lonjakan
Menghadapi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta bergerak cepat dengan menyiapkan strategi tambahan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengoperasikan tujuh perjalanan kereta api tambahan selama periode 1 hingga 6 April 2026.
Kereta tambahan tersebut melayani berbagai rute strategis.
- KA Sancaka Fakultatif relasi YogyakartaโSurabaya Gubeng
- KA Batavia relasi Solo BalapanโGambir
- KA tambahan YogyakartaโGambir
- KA tambahan Solo BalapanโBandung
- KA tambahan Solo BalapanโPasarsenen
- KA tambahan YogyakartaโPasarsenen
- KA tambahan LempuyanganโPasarsenen
Langkah ini menjadi bukti kesiapan KAI dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi potensi kepadatan, baik di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
Feni menegaskan bahwa KAI Daop 6 Yogyakarta terus mengedepankan kualitas layanan selama periode sibuk ini. Ia menyebut penambahan perjalanan bukan sekadar respons terhadap lonjakan, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.
โKami berkomitmen untuk memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,โ tegasnya.
KAI juga mengoptimalkan berbagai aspek pendukung, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga peningkatan pelayanan di stasiun. Selain itu, perusahaan memperkuat sistem keselamatan perjalanan untuk memastikan seluruh operasional berjalan tanpa hambatan berarti.
Di tengah tingginya mobilitas, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelancaran perjalanan. Penumpang diimbau datang lebih awal ke stasiun, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga barang bawaan masing-masing.
Dengan kolaborasi antara petugas dan pelanggan, KAI optimistis seluruh perjalanan selama long weekend Paskah ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (ef linangkung)