
TUGU JOGJA – Di usia 13 tahun, Alaric Jourdan Prayoga telah membuktikan kemampuannya di dua bidang yang berbeda. Remaja asal Yogyakarta ini tidak hanya mencatatkan prestasi sebagai atlet BMX supercross, tetapi juga berhasil meraih penghargaan tingkat nasional di dunia modeling.
Pada 2024, Alaric menerima penghargaan Performance Terbaik 1 Kategori Cilik B dalam ajang New Models Keren & Beken Tingkat Nasional 2024. Penghargaan tersebut diberikan melalui piagam yang ditandatangani Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat itu, Sandiaga Salahuddin Uno.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Alaric mampu menunjukkan bakat dan kemampuan di luar dunia olahraga. Di saat banyak anak seusianya masih mencari minat dan bakat, Alaric justru berhasil mengembangkan potensi di dunia modeling sekaligus olahraga BMX hingga tingkat internasional.
Sukses Raih Penghargaan Modeling Tingkat Nasional
Dunia modeling menjadi salah satu aktivitas yang turut membentuk karakter dan rasa percaya diri Alaric sejak usia dini. Sebagai salah satu model muda yang berkembang melalui sekolah model di Yogyakarta, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi yang mengasah kemampuan tampil di depan publik.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil ketika Alaric dinobatkan sebagai Performance Terbaik 1 Kategori Cilik B dalam ajang New Models Keren & Beken Tingkat Nasional 2024.
Penghargaan itu menjadi pencapaian penting dalam perjalanan Alaric karena berhasil diraih di tingkat nasional. Kemampuan tampil percaya diri, disiplin, dan berani menunjukkan kemampuan terbaik menjadi modal yang terus ia bawa hingga saat ini.
Percaya Diri di Panggung, Tangguh di Lintasan BMX
Di balik prestasinya sebagai model muda, Alaric juga dikenal sebagai atlet BMX supercross yang telah mengukir berbagai pencapaian membanggakan.
Ia mulai mengenal olahraga sepeda BMX sejak usia 4 tahun. Sejak saat itu, Alaric rutin mengikuti latihan dan berbagai kompetisi untuk meningkatkan kemampuan serta pengalaman bertanding.
Kemampuan tampil di depan publik yang diperoleh dari dunia modeling turut membantu membangun mental bertanding saat menghadapi kompetisi BMX. Sebaliknya, kedisiplinan yang diperoleh dari dunia olahraga juga menjadi bekal penting dalam menjalani aktivitas modeling.
Perpaduan kedua bidang tersebut membuat Alaric tumbuh sebagai pribadi yang percaya diri, disiplin, dan terbiasa menghadapi tantangan.

Atlet Binaan Jogja BMX Squad yang Tembus Level Internasional
Di dunia olahraga, Alaric menjalani latihan BMX secara privat bersama Jogja BMX Squad, tim pembinaan atlet BMX di Yogyakarta yang dibimbing oleh pelatih Muhamad Basori.
Melalui latihan teknik dan fisik yang dilakukan secara rutin, kemampuan Alaric terus berkembang dari tahun ke tahun. Hasilnya, ia berhasil meraih berbagai prestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Pada tahun 2026, Alaric berhasil menjadi juara pertama ASEAN BMX Racing Cup yang berlangsung pada 14โ15 Maret 2026. Sebelumnya, ia juga meraih posisi kedua dalam BMX Race Piala Bupati pada Februari 2026.
Prestasi internasional lainnya diraih saat menjadi juara pertama ASEAN Championship Thailand 2024 serta juara pertama Kejuaraan BMX Malaysia 2023.
Selain itu, Alaric juga sukses menjuarai berbagai kejuaraan nasional, termasuk Indonesia National Championship, Banyuwangi BMX Super Cross, Merdeka BMX Cup, dan sejumlah kompetisi BMX lainnya di berbagai daerah.
Bermimpi Menjadi Atlet Kebanggaan Indonesia
Di balik berbagai pencapaian yang telah diraih, Alaric memiliki motivasi besar untuk terus berkembang dan membawa nama Indonesia di kancah internasional.
โAlaric mulai terjun berlatih olahraga sepeda BMX sejak usia 4 tahun. Sudah banyak pertandingan yang Alaric ikuti, mulai dari balapan di daerah, nasional, sampai internasional.
Sampai sekarang usianya 13 tahun, tentunya untuk meningkatkan kemampuannya bersaing di olahraga BMX Cross, memperluas wawasan, juga sampai nantinya bisa mencapai cita-cita yang diinginkan menjadi atlet kebanggaan Indonesia dan go internasional,โ demikian motivasi yang disampaikan keluarga Alaric.
Keinginan untuk terus belajar dan berkembang menjadi alasan Alaric tetap konsisten menjalani latihan dan mengikuti berbagai kompetisi.
Dukungan Orang Tua Jadi Kunci Kesuksesan
Perjalanan Alaric tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya, Yoga Prayoga Setiawan dan Neng Tuti Supriatin. Keduanya selalu mendampingi proses latihan dan pertandingan yang dijalani putranya.
โPeran orang tua untuk anak yang punya hobi olahraga ekstrem seperti sepeda BMX Cross ini tentu sangat penting. Menanamkan disiplin dan karakter yang bertanggung jawab sejak dini.
Saya sebagai orang tua selalu mengantar latihan dan mendampingi saat ada pertandingan. Membangun kepercayaan dirinya untuk selalu semangat latihan agar kelak bisa berhasil mencapai cita-cita yang diinginkan,โ ungkap keluarga Alaric.
Dukungan tersebut menjadi fondasi penting yang membantu Alaric berkembang menjadi atlet sekaligus model muda berprestasi.
Membawa Nama Yogyakarta Lewat Prestasi
Prestasi modeling tingkat nasional dan deretan gelar BMX hingga level internasional menjadikan Alaric Jourdan Prayoga sebagai salah satu talenta muda Yogyakarta yang patut diperhitungkan.
Keberhasilannya menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan keluarga dapat membuka peluang untuk berprestasi di berbagai bidang sekaligus. Dari panggung modeling hingga lintasan BMX internasional, Alaric terus membawa nama Yogyakarta melalui pencapaian yang diraihnya.