Ramai Unggahan Medsos Soal Tawuran Pelajar di Yogyakarta, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Bagikan :
Polisi Bergerak Cepat Cek TKP/Foto: Polresta Yogyakarta

TUGUJOGJA– Jagat media sosial kembali bergolak sore ini. Sebuah unggahan di akun Instagram @merapi_uncover menyulut kepanikan warganet.

Video itu menampilkan seorang remaja berpakaian serba hitam yang warga amankan serta aparat kepolisian yang mendatangi lokasi.

Unggahan tersebut memantik asumsi liar bahwa Kota Yogyakarta kembali diguncang tawuran antarpelajar. Namun, polisi memastikan fakta yang terjadi tidak seburuk yang terlihat.

Ketegangan itu mencuat sekitar pukul 16.07 WIB, ketika narasi Gegojekan adek-adek Piri vs adek-adek Vascal menyertai video viral tersebut.

Beberapa akun mulai membagikan ulang unggahan itu secara masif. Warganet pun segera berspekulasi bahwa bentrok dua kelompok pelajar berlangsung di sekitar kawasan sekolah.

Polisi Bergerak Cepat Cek TKP dan Mengurai Situasi

Namun, PS Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung H, membongkar duduk perkara sebenarnya. Ia menegaskan bahwa kejadian yang viral itu tidak menggambarkan tawuran besar seperti yang dibayangkan publik.

Iptu Gandung menjelaskan bahwa anggota piket fungsi Polresta Yogyakarta langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) begitu unggahan itu beredar.

Baca juga  Video Kericuhan di JJLS Kretek Bantul Viral, Polisi Tegaskan Bukan Tawuran Pelajar

Polisi memastikan kondisi lapangan berada di bawah kendali dan memeriksa setiap titik yang terduga menjadi lokasi gesekan pelajar.

“Kami langsung mengecek TKP terkait berita yang muncul di Merapi Uncover,” tegas Iptu Gandung.

Setelah melakukan penelusuran, polisi memastikan bahwa aksi gegojekan tersebut berawal dari pergerakan sekelompok pelajar.

Kronologi Tawuran Pelajar di Yogyakarta

Polisi mengungkapkan kronologi secara runtut. Menurut Iptu Gandung, sekelompok pelajar dari salah satu SMA di wilayah Sleman bergabung dengan sejumlah pelajar dari sebuah SMK di Yogyakarta.

Kelompok gabungan itu kemudian mendatangi SMA Piri, yang diduga menjadi titik tujuan aksi.

Dalam pergerakan itu, polisi menemukan fakta penting: satu pelajar dari SMA di Sleman tertinggal saat massa membubarkan diri.

Ketika ia terpisah dari rombongannya, warga sekitar memukulinya karena menyangka ia bagian dari kelompok penyerang yang memicu kegaduhan.

“Pelajar yang tertinggal itu menjadi korban amukan warga karena ia tidak sempat melarikan diri bersama teman-temannya,” jelas Iptu Gandung.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan remaja itu ke Polsek Gedongkuning (GK) untuk mencegah insiden yang lebih buruk dan memastikan keselamatannya.

Baca juga  Anaknya Dikeroyok dan Dipukul Botol Kaca, Seorang Ibu di Bantul Lapor Polisi

Viralnya unggahan kedua yang menunjukkan aparat polisi mengecek lokasi juga menimbulkan tanda tanya. Banyak warganet menduga terjadi penghadangan baru atau pengeroyokan lanjutan.

Menurut Iptu Gandung, kerumunan remaja dalam unggahan itu ternyata teman-teman dari pelajar yang sebelumnya diamankan.

Rombongan kembali mendatangi area tersebut dengan maksud menjemput temannya yang tertinggal dan telah diamankan polisi.

“Mereka bukan hendak memulai tawuran baru. Mereka datang untuk menjemput teman mereka yang tertinggal dan sudah kami amankan,” tegasnya.

Iptu Gandung menegaskan bahwa Polresta Yogyakarta terus meningkatkan patroli dan pemantauan terhadap pergerakan kelompok pelajar.

Ia mengingatkan bahwa aksi semacam ini sangat mudah memicu kesalahpahaman hingga berujung tindak kekerasan.

“Kami mengimbau pelajar agar tidak terprovokasi ajakan yang berpotensi memicu keributan. Kami juga meminta orang tua lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka ketika pulang sekolah,” ujar Gandung.(ef linangkung)

situs hk

situs gacor

togel online

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

situs toto

link togel

situs hk

situs gacor

situs toto

Baca juga  2 Pelajar di Bantul Diringkus Polisi, Rakit Petasan Belajar dari YouTube

situs gacor

toto togel

situs togel

slot gacor hari ini

togel 4d

situs toto

situs gacor

slot online

situs togel

bandar togel

situs gacor

situs togel

Berita Terbaru

Screenshot_2026-08-04-09-19-28-849_com.google.android.apps
Pantai Wediombo Kembali Jadi Habitat Penyu Lekang, Puluhan Tukik Dilepas ke Laut
tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan