11 Bayi Ditemukan di Rumah Pakem Sleman, Polisi Selidiki Aktivitas Pengasuhan Misterius

Bagikan :
Ilustrasi | Sebanyak 11 bayi ditemukan di sebuah rumah di Pakem Sleman dan kini ditangani aparat serta instansi terkait. (Pixabay.com)

TUGUJOGJA – Warga Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, digegerkan oleh penemuan 11 bayi di sebuah rumah yang diduga digunakan untuk aktivitas pengasuhan tanpa izin resmi. Polisi bersama sejumlah instansi mendatangi lokasi pada Jumat (8/5/2026) setelah menerima laporan dari masyarakat.

Rumah yang sebelumnya terlihat seperti hunian biasa itu mendadak dipenuhi petugas kepolisian, tenaga kesehatan, dan aparat pemerintah setempat.

Dari dalam rumah, petugas menemukan 11 bayi dengan kondisi berbeda-beda.

Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito, mengatakan aktivitas di rumah tersebut diperkirakan baru berjalan sekitar satu minggu. Rumah itu diketahui milik orang tua seorang bidan yang memiliki klinik di wilayah lain.

Menurut Amin, pemerintah kalurahan tidak pernah menerima pemberitahuan maupun pengajuan izin terkait aktivitas pengasuhan bayi di lokasi tersebut.

“Tidak ada pemberitahuan ke kalurahan. Kami juga baru mengetahui setelah ada laporan warga dan aparat datang ke lokasi,” ujarnya.

Sebagian warga mengaku tidak menaruh curiga karena aktivitas di rumah itu berlangsung tertutup dan terbilang singkat.

Baca juga  Wisatawan Banjarnegara yang Hilang di Pantai Parangtritis Ditemukan Tak Bernyawa

Namun, keberadaan banyak bayi dalam satu rumah akhirnya memicu perhatian masyarakat hingga laporan diteruskan kepada aparat.

Tiga Bayi Diduga Mengalami Gangguan Kesehatan

Saat petugas memasuki rumah, sebagian bayi terlihat sedang tertidur. Tim kesehatan dari puskesmas kemudian langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh bayi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan delapan bayi dalam kondisi sehat.

Namun tiga bayi lainnya diduga mengalami gangguan kesehatan dan perlu penanganan lebih lanjut. Petugas menemukan indikasi gejala kuning hingga dugaan kelainan jantung pada beberapa bayi.

“Kondisi bayi sebagian tidur. Diperiksa dari puskesmas juga yang delapan sehat. Yang tiga itu ada indikasi kurang sehat, ada yang kuning, kelainan jantung atau apa itu yang lebih paham dari puskesmas,” kata Amin.

Delapan Bayi Dibawa ke BRSPA dan Rumah Sakit

Setelah pemeriksaan awal, tiga bayi dijemput oleh orang tua masing-masing.

Sementara delapan bayi lainnya dibawa menuju rumah sakit dan Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan lebih lanjut di bawah penanganan Dinas Sosial Kabupaten Sleman.

Baca juga  Terungkap! Bermula dari Main Nilah-nikahan, Residivis Menodai Bocah Perempuan 16 Tahun

Penanganan kasus kini berada di bawah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Sleman.

Kapolsek Pakem, Samiyono, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pihak yang ditangkap dalam kasus tersebut.

“Bukan ditangkap, ini atas informasi warga ada beberapa bayi di suatu rumah dan kami cek ke lokasi tersebut. Untuk penanganan sekarang oleh PPA Polresta Sleman, sekarang masih penyelidikan,” ujar Samiyono saat dihubungi, Sabtu (9/5/2026).

Polisi Dalami Aktivitas di Rumah Tersebut

Kasus penemuan 11 bayi itu langsung memunculkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat.

Warga mempertanyakan tujuan aktivitas pengasuhan bayi di rumah tersebut serta alasan tidak adanya koordinasi dengan pemerintah setempat.

Kasi Humas Polresta Sleman, Argo Anggoro, mengatakan polisi saat ini fokus memastikan keselamatan seluruh bayi sambil melakukan penyelidikan bersama lintas instansi.

Penanganan melibatkan pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, BRSPA Dinas Sosial, hingga Dinas Pendidikan.

“Saat ini yang menjadi prioritas utama adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak tersebut dan kami akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan selanjutnya,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga  Jadwal KA Bandara YIA Reguler Paling Malam Jam Berapa? Ini Panduannya

Hingga Sabtu malam, polisi masih mendalami berbagai keterangan terkait aktivitas yang berlangsung di rumah tersebut, termasuk status dan asal-usul seluruh bayi yang ditemukan.

Kasus ini menjadi perhatian luas di Sleman karena menyangkut keselamatan bayi yang masih sangat rentan. Di lingkungan sekitar lokasi, warga juga masih membicarakan aktivitas rumah tersebut yang sebelumnya nyaris tidak menimbulkan kecurigaan.

Berita Terbaru

IMG_20260510_121520_027
Geger Perselingkuhan di Pantai Parangtritis, Istri Gorok Leher Suami di Losmen Bantul
edit-foto
11 Bayi Ditemukan di Rumah Pakem Sleman, Polisi Selidiki Aktivitas Pengasuhan Misterius
mufid-majnun-7FFRe4xfRrg-unsplash
Anggaran BOSDA DIY 2026 Dipangkas, Sekolah Swasta Kecil Mulai Tertekan
desain-tanpa-judul-52-886c57712e040da8cdfd6aa7ad22ce71-5bd5a105ea0c55cff6c8cdfff6bc1470
Harga Sewa Pendopo Tulungo Milik Soimah di Bantul, Viral Jadi Venue Pernikahan Sang Putra Aksa Uyun dan Yosika Ayumi
Uji Coba Teknologi Phyrogas Hybrid
Gunungkidul Uji Coba Teknologi Phyrogas Hybrid untuk Atasi Krisis Sampah, Limbah Disulap jadi Energi dan Produk Bernilai Ekonomi

TERPOPULER

film_pesta_babi_viral_sinopsis_fakta_kontroversi_hingga_nobar_di_unram_dibubarkan_2026-05-08_16-57-01_90
Di Mana Nonton Film Pesta Babi yang Lagi Viral? Berikut Sinopsis hingga Info Link Streaming
falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)
Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian
devin-pickell-1eRS74C-alQ-unsplash (2)
Cara Cek NISN Online 2026 di Laman Kemdikbud, Ini Link Resmi, Fungsi, dan Kaitannya dengan PIP
child-8347081_1280
Kapan Libur Anak Sekolah Kenaikan Kelas 2026? Simak Jadwal dan Kalender Pendidikannya
solo-jogja
Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun