Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Terlihat di Gunungkidul, Puncak Diprediksi 23 Maret

Bagikan :
Suasana Terminal Dhaksinaga Wonosari saat arus balik Lebaran 2026. (Eln)

TUGUJOGJA — Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Aktivitas penumpang di Terminal Dhaksinaga Wonosari pada Minggu (22/3/2026) menunjukkan peningkatan, meski belum mencapai puncaknya.

Perusahaan otobus (PO) memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026.

Pergerakan penumpang menuju kota-kota di wilayah barat seperti Jakarta dan Jawa Barat telah mulai terjadi sejak Sabtu (21/3/2026).

Namun, jumlah penumpang yang berangkat masih relatif terbatas.

Pergerakan Penumpang Mulai Meningkat

Perwakilan PO Bus Santoso di Wonosari, Pedut, menyampaikan bahwa arus balik sudah mulai terasa.

Pihaknya tetap mengoperasikan armada untuk melayani kebutuhan penumpang.

“Hari ini kami berangkatkan tiga bus. Saat berangkat dari Terminal Wonosari, penumpangnya baru sekitar 15 orang. Namun nanti kami akan menjemput penumpang di agen-agen lain,” ujarnya.

Pedut menjelaskan bahwa peningkatan signifikan diperkirakan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PO Bus Santoso menyiapkan hingga 12 armada.

Bus-bus tersebut tidak hanya diberangkatkan dari Terminal Dhaksinaga Wonosari, tetapi juga akan singgah di sejumlah titik seperti Terminal Giwangan dan Terminal Jombor untuk menambah penumpang.

Baca juga  Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran, Bupati Gunungkidul Gerilya dari Patuk hingga Piyaman

Menurutnya, sebagian besar kursi pada armada yang disiapkan telah terisi. Jika permintaan terus meningkat, perusahaan akan menyiapkan armada tambahan.

“Kalau nanti masih banyak peminat, kami akan turunkan armada cadangan,” tambahnya.

Prediksi Puncak Arus Balik

Selain puncak arus balik pada 23 Maret 2026, peningkatan jumlah penumpang juga diperkirakan terjadi kembali pada 28 Maret 2026.

Hal ini berkaitan dengan jadwal masuk kerja bagi sebagian karyawan setelah masa libur Lebaran.

Fenomena serupa juga disampaikan oleh perwakilan PO Bus Octopus Sinar Jaya di Wonosari, Desta.

Ia menyebut arus balik sudah mulai berjalan, namun belum mencapai puncak.

“Sekarang sudah ada penumpang yang berangkat ke barat. Tapi ramainya besok, hari Senin,” kata Desta.

Persiapan Armada dan Layanan

Perusahaan otobus di Gunungkidul telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi arus balik.

Armada dipastikan dalam kondisi siap operasi, sementara jadwal keberangkatan diatur untuk mengakomodasi peningkatan penumpang.

Selain itu, pelayanan kepada penumpang juga menjadi perhatian, termasuk pengaturan titik keberangkatan dan penjemputan di sejumlah agen.

Baca juga  Viral Rumah Reyot di TikTok, Bupati Gunungkidul Urung Beri Bantuan, Ternyata Jual Rumah karena Anaknya Kecanduan Judi Online

Arus balik Lebaran 2026 di Gunungkidul diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring berakhirnya masa libur Idulfitri.

Berita Terbaru

Bandara Internasional Yogyakarta
Bandara YIA 22 Maret 2026 Masih Layani 12.546 Penumpang, Aktivitas Penerbangan Tetap Padat
IMG_20260322_194850_293
Hari Pertama Lebaran 2026, 5.396 Penumpang Tinggalkan Yogyakarta dari Terminal Giwangan
IMG_20260322_175134_400
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Terlihat di Gunungkidul, Puncak Diprediksi 23 Maret
8 Amalan Bulan Syawal Sesuai Sunah Rasul yang Bisa Diamalkan Setelah Ramadan
arka-roy-GokDJlUKaKQ-unsplash (2)
Apakah Boleh Puasa Syawal Sebelum Mengganti Puasa Wajib? Ini Ketentuannya

TERPOPULER

mochammad-hafidz-je5jB1CYvKs-unsplash (1)
Contoh Teks MC Halal Bihalal Syawalan Bahasa Jawa untuk Acara Keluarga dan Lingkungan
katerina-kerdi-TAfqq1B3-2s-unsplash (2)
Hari Raya Idul Fitri 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Jadwalnya Menurut NU, Muhammadiyah dan Pemerintah
unnamed (1)
Teks Sambutan Syawalan Halal Bihalal 2026 di Keluarga Besar, Komplek Rumah, hingga Kantor
falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)
Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian
Sri Sultan Hamengku Buwono X
Ingin Maksimalkan Potensi Daerah, DIY Benahi Pengelolaan Keuangan dan Aset BUMD serta BLUD