Babak Baru Kasus Ponpes Ora Aji, Santri Dilaporkan Balik atas Dugaan Pencurian

Bagikan :
Adi Susanto, kuasa hukum Ponpes Ora Aji, menyampaikan laporan balik terhadap santri KDR dalam konferensi pers di Sleman, 31 Mei 2025. (Ef Linangkung)

TUGUJOGJA – Kasus dugaan penganiayaan santri di Pondok Pesantren Ora Aji memasuki babak baru. Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, melalui kuasa hukumnya, melaporkan balik KDR, santri yang sebelumnya disebut sebagai korban penganiayaan, ke Polresta Sleman atas tuduhan pencurian uang.

“Secara resmi kami telah melaporkan Saudara KDR ke Polresta Sleman,” ungkap kuasa hukum Ponpes Ora Aji, Adi Susanto, dalam jumpa pers di kompleks pesantren, Sabtu, 31 Mei 2025.

Adi menjelaskan bahwa laporan tersebut dibuat oleh salah satu santri pada 10 Maret 2025. Laporan itu menyebut adanya kehilangan uang sebesar Rp700 ribu, yang diduga kuat dicuri oleh KDR. Kasus ini kini tengah diproses oleh kepolisian.

KDR Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi

Meski proses penyelidikan telah berjalan, pihak terlapor, KDR, disebut belum menunjukkan itikad baik untuk memenuhi panggilan penyidik. Hingga kini, santri yang mengaku sebagai korban penganiayaan itu telah dua kali mangkir dari panggilan resmi kepolisian.

“KDR sudah dipanggil secara resmi, dan sampai hari ini belum menghadiri undangan pemeriksaan. Kurang lebih sudah dua kali mangkir,” tegas Adi.

Baca juga  Cekcok Rumah Tangga Berujung Tragis, Seorang Papa Muda Akhiri Hidup di Kamar Kost Banguntapan

Meski laporan pencurian dilayangkan oleh satu orang, menurut Adi, terdapat lebih dari satu santri yang mengaku mengalami kehilangan uang. Para santri tersebut kini telah memberikan kesaksian kepada pihak berwajib.

“Yang melapor memang satu orang, tetapi banyak santri lain yang merasa kehilangan. Mereka memberikan keterangan sebagai saksi. Jadi keterangan mereka menjadi penting dalam penyidikan,” jelasnya.

Sebelumnya, nama KDR mencuat ke publik usai diberitakan mengalami dugaan penganiayaan di lingkungan Ponpes Ora Aji. Peristiwa tersebut mendapat perhatian luas, hingga Gus Miftah—pengasuh Ponpes—secara terbuka meminta maaf kepada publik.

Namun dengan adanya laporan balik dari pihak pesantren, dinamika kasus ini semakin kompleks. Pihak yayasan menegaskan bahwa mereka menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum, dan berharap penyelidikan berjalan adil serta transparan.

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

kawijitu

situs toto

kawijitu

toto slot

situs toto

toto online

Baca juga  Kunci Jawaban Akademi Ninja MLBB X Naruto, Lengkap Kuis Event Emote Deidara

situs slot

situs toto

slot gacor

Berita Terbaru

raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan
kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis