Mantan Sekda Tak Tercantum dalam Dakwaan Korupsi Hibah Pariwisata Sleman, JCW Akan Laporkan Jaksa ke Kejagung

Bagikan :
Ilustrasi | JCW soroti hilangnya nama pejabat kunci dalam dakwaan korupsi hibah pariwisata Sleman. (TuguJogja)

TUGUJOGJA — Jogja Corruption Watch (JCW) menyatakan akan melaporkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Jaksa Agung Republik Indonesia terkait tidak dicantumkannya nama Harda Kiswaya (HK) dalam surat dakwaan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman.

Laporan tersebut direncanakan disampaikan melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

Keputusan JCW diambil menyusul temuan kejanggalan dalam persidangan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman dengan terdakwa mantan Bupati Sleman dua periode, Sri Purnomo.

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kamis (18/12/2025).

Dalam surat dakwaan JPU, nama Harda Kiswaya tidak tercantum sama sekali. Padahal, pada tahun 2020 yang bersangkutan menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman sekaligus Ketua Tim Pelaksanaan Penyaluran Hibah Pariwisata Kabupaten Sleman dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dana hibah pariwisata yang disalurkan pada periode tersebut tercatat mencapai lebih dari Rp68 miliar. Posisi dan kewenangan Harda Kiswaya dinilai strategis dalam proses penyaluran dana, sehingga ketiadaan namanya dalam dakwaan memunculkan pertanyaan mengenai kelengkapan dan akurasi konstruksi perkara.

Baca juga  Puasa 9 Hari Awal Dzulhijjah 2025 Mulai Kapan? Ini Jadwal, Niat dan Tata Caranya

Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat dan Monitoring Peradilan JCW, Baharuddin Kamba, menyatakan bahwa JCW memandang hilangnya nama Harda Kiswaya dalam dakwaan sebagai hal yang tidak lazim dan perlu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.

“JCW akan mengadukan perihal hilangnya nama HK ke Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI. Selain itu, kami juga menyiapkan pengaduan ke Komisi Kejaksaan RI untuk menuntut kejelasan,” kata Baharuddin.

JCW juga membuka kemungkinan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) apabila ditemukan indikasi maladministrasi yang serius dalam penanganan perkara tersebut.

Langkah ini dipertimbangkan di tengah sorotan publik terhadap sejumlah kasus dugaan pelanggaran etik aparat penegak hukum di daerah lain.

Menurut Baharuddin, surat pengaduan ke lembaga-lembaga terkait akan segera dikirimkan dalam waktu dekat. JCW menegaskan bahwa pengawasan masyarakat diperlukan untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan akuntabel.

“Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci menjaga kepercayaan publik. Kami akan terus mengawal kasus ini agar seluruh pihak yang memiliki keterkaitan memperoleh perhatian yang semestinya,” ujar Baharuddin.

Baca juga  Maulid Nabi Muhammad SAW 2025: Sejarah, Makna, dan Tanggal Perayaan

klik di sini

situs togel

situs toto

togel pools resmi

sangkarbet

slot resmi

slot online

situs slot resmi

situs slot resmi

sangkarbet login

situs toto

link slot gacor

Login Sangkarbet

Agen Togel Terpercaya Sangkarbet

situs toto

situs togel resmi

situs resmi

link gacor

situs toto

slot resmi

Berita Terbaru

tol jogja bawen
Update Tol Yogyakarta-Bawen Terkini: Seksi Ambarawa-Bawen Rampung Konstruksi, Ruas Jogja-Banyurejo Capai 97 Persen
kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah
pexels-defrinomaasy-31679224 (2)
Cara Cek PIP 2026 yang Belum Cair Lewat HP, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening
christian-wiediger-GWkioAj5aB4-unsplash
Bot Telegram EDABU BPJS BOT Resmi atau Penipuan? BPJS Kesehatan Buka Suara Soal Isu Kebocoran Data
6307631852319086698
KAI Daop 6 Tutup Perlintasan Tak Terjaga di Sentolo, Sudah 10 Titik Ditutup Sepanjang 2026

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan