Peringatan World Cleanup Day: Bersihkan Kali Gunung Ringin Semanu dari Ancaman Banjir, Pemkab Gunungkidul Rehabilitasi Luweng

Bagikan :
Peringatan World Cleanup Day di Gunungkidul/Foto: Pemkab Gunungkidul

TUGUJOGJA– Jumat (12/9/2025) pagi, langit Pacarejo, Kapanewon Semanu, menyambut denyut kehidupan baru. Lebih dari 200 orang menyatu dalam semangat gotong royong di tepian Kali Gunung Ringin.

Mereka bergerak serentak mengangkat sampah, mengeruk sedimentasi, dan menata kembali jalur air yang tertutup kotoran. Semua energi itu tertumpah untuk memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025, sebuah gerakan global yang kini menancapkan makna lokal di jantung Gunungkidul.

Peringatan World Cleanup Day

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memimpin langsung barisan. Dengan suara lantang, ia mengingatkan bahwa bersih-bersih kali ini bukan ritual seremonial, melainkan jawaban konkret atas ancaman banjir yang kerap menghantui warganya.

“Semua stakeholder hadir. Kita bersihkan jalur air hingga luweng. Bulan depan, luweng akan dikeruk sedalam tiga sampai empat meter, lalu dibangun talut sampai Luweng Gunung Ringin,” tegas Endah, menyalakan bara semangat di hadapan peserta.

Luweng Gunung Ringin bukan sekadar lubang resapan air. Ia adalah denyut kehidupan yang menopang 21 RT di tiga padukuhan: Wangen Lor, Wangen Kidul, dan Wilayu.

Baca juga  Gunungkidul Torehkan Prestasi Nasional, Masuk 10 Besar Realisasi Belanja Daerah Berkat Kinerja Agresif OPD

Setiap tetes air yang masuk ke luweng menentukan apakah sawah tetap hijau atau justru terendam. Jika jalur air tersumbat, bukan hanya rumah warga yang kebanjiran, tetapi juga lahan pertanian akan hilang ditelan genangan.

Menyadari vitalnya fungsi luweng, Pemkab mengerahkan kolaborasi penuh antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Mereka tidak sekadar mengandalkan tenaga relawan, tetapi juga merancang solusi teknis jangka panjang.

Endah memastikan, gerakan Jumat bersih akan menjadi rutinitas. Ia mengajak warga untuk tidak menunggu bencana, melainkan bergerak sejak dini menjaga kebersihan jalur air.

“Kalau ada genangan, jangan diam. Segera bersihkan bersama. Inilah cara kita menjaga alam sekaligus menanggulangi banjir,” seru Bupati, menggugah kesadaran kolektif.

Saat sampah terangkut dan aliran kembali lancar, wajah-wajah letih berganti senyum lega. Gemericik air yang mengalir seperti membawa janji baru: Gunung Ringin akan kembali menjadi penjaga kehidupan, bukan ancaman.

“Menjaga alam sama dengan menjaga masa depan kita. Jangan pernah berhenti,” ucapnya.

Rehabilitasi Luweng

Tak berhenti pada kegiatan simbolik, Pemkab Gunungkidul sudah menyiapkan tahap rehabilitasi besar. Rencana pertama adalah pemasangan bronjong untuk memperkuat struktur, lalu revitalisasi lubang luweng hingga kedalaman 9 meter. Material batu yang menyumbat akan diangkat, sampah yang terhisap akan dibersihkan, dan jalur air akan ditata ulang.

Baca juga  Kanal YouTube Masjid Jogokariyan Diblokir, Takmir Masjid: Dakwah Tak Akan Pernah Padam!

Kepala PU memaparkan, pekerjaan teknis ini membutuhkan waktu sekitar empat bulan, dengan target rampung pada 2026. Namun, penanganan darurat untuk musim hujan 2025 sudah dipastikan siap dijalankan agar warga tidak lagi dibayangi ketakutan.

Di sisi lain, Lurah Pacarejo, Suhadi, tak kuasa menyembunyikan rasa syukur. Wajahnya berbinar ketika menyampaikan betapa aksi ini membawa harapan besar. Luapan luweng selama ini membuat resah tujuh padukuhan.

” Hari ini, perhatian Pemkab adalah anugerah besar bagi kami,” ucap Suhadi. (ef linangkung)

situs toto

situs slot

slot gacor

situs hk pools

situs slot

situs hk pools

bandar togel

situs hk pools

kawijitu

kawijitu

slot gacor

slot gacor

slot gacor

situs hk pools

kawijitu

situs slot

situs slot

kawijitu

situs toto

situs toto

kawijitu

situs hk pools

kawijitu

slot gacor

situs togel

kawijitu

situs hk

situs resmi

situs toto

situs slot

togel online

kawijitu

situs togel

kawijitu

rtp slot

kawijitu

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan