
TUGU JOGJA – Program Studi Biologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) terus memperkuat kesiapan lulusannya menghadapi persaingan dunia kerja melalui sertifikasi kompetensi profesi. Sebanyak 19 mahasiswa Program Studi Biologi UAJY bersama dua Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dinyatakan kompeten dalam Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang telah diakui secara nasional sebelum memasuki dunia profesional.
Pelaksanaan sertifikasi berlangsung melalui kerja sama antara Program Studi Biologi UAJY dan Labmania Indonesia, lembaga pelatihan sekaligus penyelenggara sertifikasi kompetensi laboratorium berbasis standar BNSP. Program ini dirancang untuk memastikan peserta memiliki kemampuan menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan laboratorium sesuai standar nasional.
Pelatihan Intensif Bekali Peserta dengan Standar Keselamatan Laboratorium
Sebelum mengikuti asesmen kompetensi, seluruh peserta menjalani pelatihan intensif pada 15 Juni 2026. Selama satu hari penuh, mereka mendapatkan materi yang berfokus pada penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium.
Pembekalan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari identifikasi potensi bahaya, pengelolaan risiko, prosedur penanganan kondisi darurat, hingga penerapan budaya keselamatan kerja dalam setiap aktivitas laboratorium. Seluruh materi disusun berdasarkan unit kompetensi yang menjadi acuan dalam skema sertifikasi nasional sehingga peserta memperoleh pemahaman yang sesuai dengan standar profesi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta dipersiapkan untuk menghadapi tahapan asesmen yang tidak hanya menguji pemahaman teori, tetapi juga kemampuan mengimplementasikan prosedur keselamatan secara langsung.
Uji Kompetensi Selama 10 Jam Mengukur Pengetahuan dan Keterampilan
Tahapan berikutnya berlangsung pada 22 Juni 2026 melalui uji kompetensi yang dilaksanakan selama sepuluh jam. Asesmen dilakukan secara komprehensif melalui ujian tertulis, wawancara, dan praktik di laboratorium.
Metode tersebut memungkinkan asesor menilai kemampuan peserta secara menyeluruh, baik dari sisi penguasaan konsep maupun keterampilan menerapkan standar keselamatan kerja dalam situasi laboratorium yang sesungguhnya.
Seluruh proses asesmen dipandu oleh dua asesor bersertifikat BNSP yang memastikan setiap peserta memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sesuai skema sertifikasi yang berlaku.
Hasilnya, seluruh peserta yang mengikuti proses sertifikasi dinyatakan kompeten dan berhak memperoleh sertifikat kompetensi BNSP sebagai bukti pengakuan resmi terhadap kemampuan kerja yang dimiliki.
Sertifikasi BNSP Menjadi Nilai Tambah Lulusan di Dunia Kerja
Keberhasilan tersebut menjadi capaian penting bagi Program Studi Biologi UAJY dalam meningkatkan kualitas lulusan. Sertifikat kompetensi BNSP tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga menjadi bukti bahwa seseorang telah memenuhi standar kompetensi kerja yang diakui secara nasional.
Di tengah kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang memiliki kemampuan terukur, kepemilikan sertifikasi profesi dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi lulusan ketika memasuki dunia kerja, khususnya pada bidang laboratorium, industri, maupun lembaga penelitian.
Ketua Program Studi Biologi UAJY, Dra. L. Indah Murwani Yulianti, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti setiap tahapan sertifikasi hingga selesai.
”Kami mengapresiasi semangat dan kedisiplinan seluruh peserta dalam mengikuti proses pelatihan hingga uji kompetensi. Sertifikasi ini bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Harapannya, mereka semakin siap menghadapi dunia kerja, khususnya pada bidang laboratorium yang menuntut penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten,” ujarnya.
Komitmen UAJY Mencetak Lulusan Berdaya Saing
Program Studi Biologi UAJY memandang penyelenggaraan sertifikasi profesi sebagai bagian dari pengembangan proses pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia industri. Selain membangun penguasaan ilmu pengetahuan, mahasiswa juga didorong memiliki kompetensi profesional yang dapat dibuktikan melalui sertifikasi nasional.
Kerja sama dengan Labmania Indonesia diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa memperoleh kesempatan mengikuti sertifikasi profesi sebelum menyelesaikan studi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang laboratorium.
Melalui program sertifikasi ini, Program Studi Biologi UAJY menegaskan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki profesionalisme, daya saing, serta budaya kerja yang mengutamakan keselamatan. Bekal kompetensi tersebut diharapkan mampu mendukung lulusan Biologi UAJY dalam berkarier di berbagai sektor, mulai dari laboratorium, industri, hingga lembaga riset.