Normalisasi Sungai Anakan Kali Oyo Dimulai, Harapan Warga Hargomulyo setelah 36 Tahun Sering Kebanjiran

Bagikan :
Normalisasi Sungai Anakan Kali Oyo/Foto: Istimewa

TUGUJOGJA– Harapan warga Desa Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, akhirnya menemukan titik terang. Setelah puluhan tahun menghadapi ancaman banjir dan aliran sungai yang tersumbat, pemerintah resmi memulai proyek normalisasi Sungai Anakan Kali Oyo.

Langkah ini menjadi jawaban nyata atas aspirasi masyarakat yang selama ini terus disuarakan dalam berbagai forum resmi. Pemerintah daerah bergerak cepat melalui koordinasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama Balai Besar wilayah setempat.

Normalisasi Sungai Anakan Kali Oyo

Mereka langsung menurunkan alat berat dan tim teknis untuk melakukan pengerukan sedimentasi yang telah menumpuk selama kurang lebih 36 tahun.

Kondisi tersebut sebelumnya menyebabkan pendangkalan serius, terutama pada bagian crossway sungai yang menjadi titik krusial aliran air.

Sejak hari pertama pengerjaan, aktivitas normalisasi langsung menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari kedua, tim terus menggenjot pengerukan dengan target penyelesaian selama sepuluh hari kerja.

“Proyek ini menyasar aliran sungai sepanjang 100 meter yang selama ini menjadi titik rawan luapan air saat musim hujan,”ujar Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses berjalan sesuai rencana.

Baca juga  735 Tiket Kereta Diskon 30% Ludes Dibeli, KAI Mini Expo 2025 Yogyakarta Diserbu Pengunjung

Dalam peninjauan tersebut, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pengerukan sedimentasi, tetapi juga melakukan penataan aliran air secara menyeluruh.

Petugas melakukan pemangkasan pada bagian tempuran atau pertemuan arus sungai. Langkah ini bertujuan mengarahkan aliran air agar tidak langsung menghantam tanggul di sisi kiri yang berbatasan dengan jalan raya dan permukiman warga.

Upaya tersebut penting untuk meminimalisasi potensi kerusakan infrastruktur dan mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi ancaman nyata.

Bupati Endah menegaskan bahwa penanganan Sungai Anakan Kali Oyo merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia memastikan bahwa pemerintah akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada demi melindungi masyarakat dari dampak bencana hidrologi.

Peran Masyarakat

Di tengah optimisme tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga hasil normalisasi. Ia mengajak Panewu Gedangsari, pemerintah kalurahan, serta seluruh warga untuk aktif menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan bantaran sungai.

Melalui kegiatan rutin seperti Jumat Bersih dan kerja bakti bersama unsur TNI dan Polri, masyarakat perlu tidak menanam tanaman di bantaran sungai.

Baca juga  Sejarah dan Arti Peringatan Hari Anak Sedunia 20 November 2025

Tanaman, terutama yang digunakan sebagai pakan ternak, dinilai dapat menghambat aliran air dan memicu kembali terjadinya penyumbatan.

Dalam pesannya, Bupati Endah menegaskan bahwa alam memiliki caranya sendiri untuk menyeimbangkan kondisi. Ia mengingatkan bahwa jika manusia mengambil ruang aliran air, maka air akan mencari jalannya sendiri, bahkan hingga masuk ke permukiman warga.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga terus bergerak di sektor pendidikan. Bupati Endah mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait rencana relokasi SMK Kelautan.

Pemerintah telah mengerucutkan dua lokasi strategis sebagai calon tempat baru, yakni di Kelurahan Baleharjo dan Kelurahan Paliyan. Relokasi ini bertujuan menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak dan representatif bagi para siswa.

Pemerintah menegaskan bahwa keberadaan sekolah kejuruan kelautan tidak harus berada di kawasan pesisir. Konsep ini sejalan dengan pendekatan berbagai kementerian teknis yang tetap dapat berfungsi optimal tanpa harus berada langsung di lokasi objek utamanya.

Langkah relokasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang pengembangan kompetensi siswa secara lebih luas.

Baca juga  Jadwal Lengkap Buka Puasa dan Sahur Masjid Kampus UGM Ramadhan 2026, Dari Awal hingga Akhir Puasa

Dengan mulainya normalisasi Sungai Anakan Kali Oyo dan rencana penguatan sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan komitmen kuat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. (ef linangkung)

slot gacor

toto togel

situs togel

link slot

toto togel

situs slot

toto togel

toto togel

situs hk pools

situs slot gacor

toto togel

situs slot gacor

situs togel

situs togel

slot gacor

toto togel

situs slot

situs hk pools

situs hk pools

situs togel

situs togel

toto togel

situs togel

situs slot

situs slot

jakartahoki

toto togel

situs slot

toto togel

slot gacor

toto togel

toto togel

toto togel

slot gacor

slot gacor

Berita Terbaru

hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Kemarau Gunungkidul
Kemarau Panjang Hantam Gunungkidul, Petani Cabai di Panggang Gagal Panen dan Terancam Rugi Besar

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

anton-dmitriev-kBKOaghy8mU-unsplash

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Secara Real Time, Ini Kanal Resmi yang Bisa Diakses Pelanggan

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

Dispensasi Nikah Gunungkidul 2026

Dispensasi Nikah Gunungkidul Masih Tinggi, Mayoritas Bocah Lulusan SD-SMP Hamil di Luar Nikah