
TUGUJOGJA – Simak panduan rencana perjalanan haji 2026 mulai dari keberangtan. Musim haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi telah disiapkan secara matang oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bersama pihak terkait di Arab Saudi.
Jadwal resmi ini menjadi pedoman utama bagi jutaan calon jemaah haji Indonesia agar dapat mempersiapkan diri secara fisik, mental, administrasi, serta keuangan dengan baik.
Rangkaian perjalanan haji tahun 2026 dimulai lebih awal dengan proses masuk asrama haji, dilanjutkan dengan keberangkatan dua gelombang yang diberangkatkan secara bertahap menuju Madinah maupun Jeddah. Puncak ibadah haji akan berlangsung pada akhir Mei 2026 ketika seluruh jemaah melaksanakan wukuf di Arafah.
Berikut penjelasan lengkap mengenai seluruh tahap perjalanan haji tahun 2026, mulai dari Tanah Air hingga kembali ke Indonesia.
Tahap Pra-Keberangkatan: Masuk Asrama Haji
Rangkaian perjalanan secara resmi dimulai pada Selasa, 21 April 2026 yang bertepatan dengan 4 Dzulqa’dah 1447 Hijriah. Pada hari ini seluruh jemaah dari berbagai embarkasi di Indonesia mulai memasuki asrama haji.
Selama berada di asrama, jemaah akan menjalani:
- Pemeriksaan kesehatan terakhir
- Verifikasi dokumen keberangkatan
- Pembekalan manasik dan tata cara ibadah
- Distribusi perlengkapan resmi haji
Tahapan ini menjadi kunci agar calon jemaah siap mengikuti seluruh agenda perjalanan panjang hingga kembali ke Tanah Air.
Keberangkatan Gelombang Pertama dan Kedua
Demi kelancaran operasional, pembagian keberangkatan dibagi menjadi dua gelombang. Kedua gelombang ini memiliki waktu, rute, dan tujuan awal yang berbeda.
1. Keberangkatan Gelombang Pertama
Gelombang pertama mulai diberangkatkan menuju Kota Madinah pada 22 April 2026 atau 5 Dzulqa’dah 1447 Hijriah. Jemaah gelombang pertama akan tiba di Madinah terlebih dahulu untuk melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi sebelum menuju Makkah.
Rangkaian perpindahan gelombang pertama:
- 22 April 2026: Awal keberangkatan dari Indonesia menuju Madinah.
- 1 Mei 2026: Mulai pemberangkatan jemaah dari Madinah menuju Kota Makkah.
- 6 Mei 2026: Akhir keberangkatan gelombang pertama dari Tanah Air menuju Madinah.
- 15 Mei 2026: Penutupan keberangkatan dari Madinah menuju Makkah untuk gelombang ini.
2. Keberangkatan Gelombang Kedua
Gelombang kedua langsung menuju Kota Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Keberangkatannya dimulai pada:
- 7 Mei 2026 atau 20 Dzulqa’dah 1447 Hijriah sebagai awal keberangkatan dari Indonesia menuju Jeddah.
- 21 Mei 2026: Akhir keberangkatan gelombang kedua dari Tanah Air ke Jeddah yang juga menjadi penutupan operasional Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 24.00 Waktu Arab Saudi.
Puncak Ibadah Haji: Arafah, Mudzalifah, dan Mina
Setelah seluruh jemaah mencapai Makkah, rangkaian puncak ibadah haji dimulai pada akhir Mei 2026. Berikut urutan kegiatan utama:
-
25 Mei 2026 / 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Jemaah bergerak dari Makkah menuju Arafah.
-
26 Mei 2026 / 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Pelaksanaan wukuf di Arafah, sebagai inti ibadah haji.
-
27 Mei 2026 / 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Hari Idul Adha 1447 Hijriah.
-
28 Mei – 30 Mei 2026: Pelaksanaan rangkaian Hari Tasyriq:
-
28 Mei: Hari Tasyriq pertama
-
29 Mei: Hari Tasyriq kedua atau Nafar Awal
-
30 Mei: Hari Tasyriq ketiga atau Nafar Tsani
-
Pada masa ini, jemaah melaksanakan lontar jumrah dan rangkaian ibadah lainnya di Mina.
Tahap Pemulangan Jemaah ke Tanah Air
Setelah seluruh prosesi haji selesai, jemaah mulai dipulangkan secara bertahap melalui dua gelombang pemulangan.
Gelombang Pemulangan Pertama
Pemulangan gelombang pertama dimulai pada:
1 Juni 2026 / 15 Dzulhijjah 1447 Hijriah:
- Awal pemulangan jemaah gelombang pertama dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Indonesia
- Awal kedatangan jemaah gelombang pertama di Tanah Air
- Proses pemulangan gelombang pertama berakhir pada 15 Juni 2026 / 29 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Akhir pemulangan gelombang pertama.
Gelombang Pemulangan Kedua
Gelombang kedua menuju Madinah terlebih dahulu sebelum kembali ke Indonesia.
7 Juni 2026 / 21 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Awal pergerakan dari Makkah ke Madinah.
16 Juni 2026:
- Awal pemulangan jemaah gelombang kedua dari Madinah ke Indonesia
- Awal kedatangan gelombang kedua di Tanah Air
- Bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah, awal Tahun Baru Islam
Rangkaian pemulangan gelombang kedua berakhir pada:
- 30 Juni 2026 / 15 Muharram 1448 Hijriah: Akhir pemulangan dari Madinah ke Indonesia.
- 1 Juli 2026 / 16 Muharram 1448 Hijriah: Hari terakhir kedatangan gelombang kedua di Tanah Air.
Imbauan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengumumkan jadwal lengkap ini melalui kanal resmi, termasuk akun Instagram lembaga terkait. Dengan adanya garis waktu yang rinci, pemerintah berharap seluruh calon jemaah dapat memahami alur perjalanan, mempersiapkan diri dengan baik, dan melaksanakan ibadah dengan tenang serta khusyuk.
Keseluruhan jadwal ini disusun untuk memastikan bahwa koordinasi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi berjalan optimal, sehingga pelayanan terhadap jemaah dapat terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.
Jadwal perjalanan haji tahun 2026 memberikan gambaran jelas tentang bagaimana proses keberangkatan, puncak ibadah, hingga pemulangan jemaah ke Tanah Air akan berlangsung. Dengan memahami setiap tahapnya, calon jemaah dapat mempersiapkan diri lebih matang dan menjalani setiap prosesi ibadah dengan lebih fokus.
***
https://frankspizzapalace.com/menu