Gunung Merapi Luncurkan Belasan Lava Pijar, BPPTKG Peringatkan Potensi Lahar Dingin

Bagikan :
Merapi siaga! Guguran lava dan gempa terus terjadi. (BPPTKG)

TUGUJOGJA – Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik sepanjang Sabtu hingga Minggu dini hari, 14 – 15 Juni 2025.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat belasan kali guguran lava pijar ke arah barat daya, memicu peringatan keras terhadap potensi lahar dingin dan awan panas guguran.

BPPTKG melaporkan bahwa pada periode pengamatan 14 Juni 2025 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, Gunung Merapi memuntahkan guguran lava sebanyak 5 kali ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.900 meter, serta 1 kali ke hulu Kali Krasak sejauh 1.000 meter.

Aktivitas kegempaan juga tergolong tinggi, tercatat 81 kejadian guguran, 128 gempa hybrid/fase banyak, 2 gempa vulkanik dangkal, dan 2 gempa tektonik jauh.

Kondisi cuaca yang bervariasi—mulai dari cerah, berawan, hingga mendung—tidak menghalangi pengamatan visual. Gunung Merapi terlihat jelas, meskipun asap kawah tidak teramati selama periode tersebut.

Suhu udara berkisar antara 17–26 °C dengan kelembaban tinggi mencapai 98,9 persen, yang dapat memperbesar potensi pembentukan lahar dingin jika terjadi hujan di lereng gunung.

Baca juga  Puluhan Guguran Lava Pijar Terjadi di Gunung Merapi Sepanjang Kamis dan Jumat Dini Hari

Aktivitas Lava Masih Berlanjut, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Aktivitas vulkanik Merapi terus berlanjut pada Minggu dini hari (15 Juni 2025 pukul 00.00–06.00 WIB). BPPTKG mencatat 4 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih sejauh 1.600 meter dan 3 kali guguran ke Kali Bebeng sejauh maksimum 1.500 meter.

Guguran ini disertai dengan 25 kali gempa guguran serta 30 kali gempa hybrid/fase banyak. Hal ini menandakan suplai magma masih aktif di tubuh Gunung Merapi.

Secara visual, asap kawah bertekanan lemah tampak berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi sekitar 50 meter di atas puncak. Angin bertiup lemah ke arah timur dengan suhu berkisar antara 18,7–19,5 °C dan kelembaban 88 persen.

BPPTKG menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Potensi bahaya utama berupa guguran lava dan awan panas berada di sektor selatan-barat daya yang meliputi:

  • Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km,
  • Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km,
  • Di sektor tenggara, potensi bahaya meluas ke Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km).
Baca juga  Jadwal Pemadaman Listrik Bantul 14 Mei 2025, Ini Daftar Wilayah Terdampak

“Apabila terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius 3 km dari puncak gunung,” demikian peringatan resmi BPPTKG.

BPPTKG juga menekankan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di dalam wilayah potensi bahaya. Warga diminta untuk mewaspadai bahaya lahar dingin, khususnya saat turun hujan di sekitar Gunung Merapi. Selain itu, gangguan akibat abu vulkanik juga perlu diantisipasi dengan langkah mitigasi yang sesuai.

“Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung, sehingga potensi terjadinya awan panas guguran sangat tinggi,” jelas Tri Mujiyanta, penyusun laporan BPPTKG.

“Kami akan segera meninjau kembali tingkat aktivitas jika terjadi perubahan signifikan,” tambahnya.

BPPTKG terus memperbarui informasi aktivitas Merapi secara berkala melalui platform resmi magma.esdm.go.id dan kanal media sosial PVMBG. Masyarakat dan pemerintah daerah di sekitar Gunung Merapi diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rekomendasi, dan tidak mempercayai informasi yang tidak resmi.

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

Baca juga  Sepekan Terakhir Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, BPPTKG Minta Warga Tetap Waspada

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

kawijitu

situs toto

kawijitu

toto slot

situs toto

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan