
TUGUJOGJA – Sebuah terobosan besar resmi lahir di Kabupaten Sleman. Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman kini menghadirkan Layanan Peralihan Hak Tanah Elektronik, sebuah inovasi digital yang menjanjikan kemudahan luar biasa bagi masyarakat.
Peluncuran bersejarah ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kepala Kantor Pertanahan Sleman Imam Nawawi, dan Kepala Kantor Wilayah BPN DIY Dony Erwan Brilianto.
Dengan wajah penuh keyakinan, Imam Nawawi menegaskan bahwa layanan digital ini bukan sekadar fasilitas baru, melainkan bentuk nyata komitmen Kantor Pertanahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Ini merupakan komitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Peluncuran Layanan Peralihan Hak Tanah Elektronik di Sleman menjadi bukti bahwa era digitalisasi pelayanan publik telah benar-benar dimulai.
Layanan ini bukan hanya sekadar inovasi teknologi, melainkan langkah strategis yang akan memangkas birokrasi panjang dan meminimalkan praktik percaloan yang selama ini membayangi urusan pertanahan.
Dengan adanya layanan ini, masyarakat Sleman kini bisa berharap pada pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Tak berlebihan jika peluncuran layanan elektronik ini disebut sebagai tonggak sejarah baru dalam perjalanan pelayanan pertanahan di DIY, khususnya di Sleman.
Layanan Online, PPAT Kini Tak Perlu Ribet
Imam Nawawi mengungkapkan bahwa melalui layanan peralihan hak tanah elektronik, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) kini bisa mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan Sleman. Semua proses bisa dilakukan secara online, lebih praktis, efisien, dan transparan.
“Layanan bisa diakses secara online dan PPAT bisa langsung menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama petugas loket. Layanan ini sudah bisa diakses mulai hari ini,” ungkapnya.
Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi atas berbagai kendala birokrasi yang selama ini kerap membuat masyarakat harus antre panjang dan menghabiskan waktu. Kini, dengan sentuhan digital, masyarakat bisa merasakan pelayanan yang lebih cepat dan sederhana.
Bupati Sleman: Transformasi Digital Harus Hadir untuk Masyarakat
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut hangat gebrakan digital ini. Dengan penuh keyakinan, ia menyebut langkah Kantor Pertanahan Sleman sebagai bentuk nyata transformasi digital yang sejalan dengan visi Pemkab Sleman.
“Tentu Pemkab Sleman mendukung adanya transformasi digital dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat. Ini selaras dengan upaya kami di Pemkab Sleman yang berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk masyarakat,” ucapnya.
Harda menegaskan, transformasi pelayanan publik tidak boleh berhenti di tataran formalitas. Pemerintah harus terus bergerak, beradaptasi, dan memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Karena itu, ia mendorong agar Kantor Pertanahan dan Pemkab Sleman berjalan beriringan, bahu-membahu menghadirkan pelayanan terbaik.
Dalam sambutannya, Harda juga menyerukan pentingnya sinergi antara Pemkab dan Kantor Pertanahan Sleman. Ia percaya bahwa kolaborasi yang solid akan menghasilkan pelayanan publik yang semakin profesional. Tidak hanya itu, ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawal kinerja pemerintah.
“Masyarakat jangan ragu memberi masukan kepada Pemkab Sleman. Kami butuh evaluasi, butuh kritik, agar pelayanan semakin baik,” tegasnya.