Pindahkan Kabel Fiber Optik ke Bawah Tanah, Pemkot Yogyakarta Prioritaskan Sumbu Filosofi

Bagikan :
walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama GM Telkom Indonesia Wilayah Yogyakarta memotong kabel optik./Foto: Pemkot Yogyakarta

TUGUJOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta memulai penataan kabel fiber optik (FO) dari udara ke dalam tanah dengan menggandeng penyedia infrastruktur pasif telekomunikasi.

Langkah ini bertujuan meningkatkan keamanan masyarakat dan memperkuat estetika kota, terutama pada kawasan sumbu filosofi yang menjadi prioritas utama.

Simbolisasi Pemotongan Kabel Udara

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo langsung memimpin simbolisasi pemotongan kabel udara di Jalan Kahar Muzakir, tepat di depan kampus Universitas Islam Indonesia (UII).

Hasto naik mobil crane dan memotong kabel FO, didampingi oleh General Manager Telkom Indonesia Witel Yogya-Jawa Tengah Selatan, Agus Faisal.

Pemkot Yogyakarta juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah provider FO atas kontribusi mereka dalam pembangunan sarana penataan jaringan.

“Kami ingin mengurangi sampah visual. Selain bersih dari sampah riil, kota ini harus bebas dari kabel-kabel semrawut dan baliho tidak penting. Kabel FO harus masuk ke bawah melalui sistem ducting,” tegas Hasto usai meresmikan program Quick Wins Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Senin (19/5/2025).

Baca juga  Dinamika Mertua Batak: Film Mertua Ngeri Kali yang Dibintangi Bunda Corla dan Siti Fauziah Siap Tayang 11 Desember 2025

Hasto menegaskan bahwa Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota budaya harus tampil rapi dan indah. Ia mencatat, selama 100 hari kerja pertama, Pemkot telah menanam kabel FO bawah tanah sepanjang 2,1 kilometer.

Pihaknya menargetkan seluruh kabel FO di wilayah prioritas, terutama di ruas sumbu filosofi, dapat masuk ducting selama lima tahun masa kepemimpinannya.

“Kolaborasi dengan mitra sangat penting. Kami tidak harus bergantung pada anggaran negara. Bahkan pemasangan CCTV pun bisa kami lakukan lewat kerja sama,” ungkap Hasto.

Wali Kota Hasto menyampaikan apresiasi kepada Diskominfosan dan dinas terkait yang berhasil menyelesaikan empat program strategis Quick Wins.

Program tersebut meliputi implementasi data driven-government, sistem informasi Satu Kampung Satu Bidan, pemasangan CCTV pemantauan sampah, serta penataan dan pengawasan infrastruktur pasif telekomunikasi.

Penataan Kabel Fiber Optik

Kepala Diskominfosan Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, menjelaskan bahwa penataan kabel FO ke dalam tanah sepenuhnya berjalan melalui kolaborasi tanpa menggunakan dana APBD.

Ia menyebut total panjang jaringan ducting mencapai 2,1 kilometer, mencakup ruas Jalan Kahar Muzakir, Jenderal Sudirman, Cik Di Tiro, C Simanjuntak, Kyai Mojo, Pasar Kembang, dan Jlagran Lor.

Baca juga  UPDATE Perang Iran Vs Isra*l, Link Nonton Streaming Perang Live Cam Jerusalem Ramai Dicari

“Kami memanfaatkan utilitas bawah tanah lama yang sebelumnya tidak terpakai. Kami bangun sistem pengamanan tambahan seperti pipa dan manhole yang sepenuhnya dikerjakan oleh para provider,” jelas Trihastono.

General Manager Telkom Indonesia Witel Yogya-Jawa Tengah Selatan, Agus Faisal, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini.

Menurutnya, penataan kabel FO ke dalam tanah sejalan dengan rencana Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan jaringan.

“Ketika kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, hasilnya pasti lebih baik. Penataan jaringan ini juga meningkatkan kenyamanan pelayanan dan mendukung tata kota yang lebih indah,” tutup Agus. (ef linangkung)

situs toto

toto togel

bandar togel

situs toto

toto togel

toto togel

toto slot

slot resmi

situs togel

toto slot

link gacor

situs toto

slot gacor

toto togel

situs togel

toto slot

slot gacor

situs slot

slot gacor

slot resmi

situs toto

slot gacor

situs gacor

link gacor

bandar togel

togel online

slot gacor hari ini

link slot

Berita Terbaru

melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Kemarau Gunungkidul
Kemarau Panjang Hantam Gunungkidul, Petani Cabai di Panggang Gagal Panen dan Terancam Rugi Besar
t46GiXVoyjiSjgP3QaJ1nfJriq8jIGicVoM8BZhV
Kasus Rubella di Bantul Naik 150 Persen pada 2026, Balita dan Ibu Hamil Jadi Kelompok Rentan
aRpDhhRzisRq6XpG2u8U6sx5nN9bxngDXki8gtff
HIV di Gunungkidul Menyasar Usia Muda, Dinkes Catat 13 Kasus pada Anak dan Remaja

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Dispensasi Nikah Gunungkidul 2026

Dispensasi Nikah Gunungkidul Masih Tinggi, Mayoritas Bocah Lulusan SD-SMP Hamil di Luar Nikah

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian