Setelah Amblas pada 2024, Jembatan Nglinggan Kini Kembali Dibuka: Wisata Pantai Trisik Makin Mudah Diakses

Bagikan :
Jembatan Nglinggan di Kulon Progo kembali berfungsi setelah amblas pada 2024. Jembatan baru dibangun tanpa pilar di tengah sungai.

TUGU JOGJA – Jembatan Nglinggan di Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali berfungsi setelah rampung dibangun ulang. Jembatan yang menjadi jalur utama menuju kawasan wisata Pantai Trisik tersebut kini sudah dapat dilalui masyarakat dan wisatawan setelah proses pembangunan berlangsung sekitar delapan bulan.

Kondisi terbaru Jembatan Nglinggan ditinjau langsung Bupati Kulon Progo Agung Setyawan bersama Wakil Bupati Ambar Purwoko dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Kamis (20/8/2026).

Peninjauan turut dihadiri sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), serta Inspektorat Daerah Kabupaten Kulon Progo.

Jembatan yang Sempat Amblas Kini Berganti Konstruksi Baru

Jembatan Nglinggan sebelumnya mengalami kerusakan serius pada 2024. Struktur bagian bawah jembatan tergerus arus sungai hingga menyebabkan badan jembatan amblas dan tidak dapat digunakan secara normal.

Kerusakan tersebut sempat mengganggu akses warga serta mobilitas wisatawan menuju Pantai Trisik yang menjadi salah satu destinasi wisata pesisir di Kulon Progo.

Saat meninjau lokasi, Agung Setyawan menjelaskan bahwa jembatan lama kini telah digantikan dengan konstruksi baru yang dirancang lebih aman terhadap risiko gerusan sungai.

Baca juga  Viral! Gara-gara Uang Kembalian Rp500, Oknum Anggota DPRD Gunungkidul Diduga Marahi Pelayan Warung Bakmi

“Forkopimda, Pak Wabup, Pak Kapolres, Pak Komandan Kodim, dan juga Ibu Kajari mengelilingi daerah Trisik dan melihat jembatan baru, ini Jembatan Nglinggan. Bisa kita lihat yang tadinya patah, setelah patah sekarang sudah diganti, tidak ada tiang penyangga sama sekali di bawahnya, jadi sungainya terbebas dari penghalang,” kata Agung.

Menurutnya, pembangunan jembatan berlangsung sekitar delapan bulan hingga akhirnya dapat digunakan kembali oleh masyarakat.

“Perbaikan jembatan dikerjakan sekitar 8 bulan, dan kini sudah bisa diakses oleh masyarakat di Pantai Trisik, maupun wisatawan yang hendak ke Pantai Trisik,” ujarnya.

Akses Ekonomi dan Wisata Kembali Normal

Kembalinya fungsi Jembatan Nglinggan disambut positif warga sekitar. Infrastruktur tersebut selama ini menjadi jalur penting yang menghubungkan aktivitas ekonomi, perikanan, hingga sektor pariwisata di kawasan pesisir selatan Kulon Progo.

Kepala Dusun Sidorejo, Jaka Samudra, menyebut keberadaan jembatan baru membawa dampak langsung bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses menuju Pantai Trisik.

“Saya mewakili warga masyarakat, khususnya masyarakat Trisik, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membangun Jembatan Nglinggan ini. Dan alhamdulillah semua sudah jadi, untuk ekonominya lancar, untuk wisatanya lancar, dan semuanya lancar,” katanya.

Baca juga  Tak Ikut TKAD, Sejumlah Santri Kesulitan Bersaing Masuk Sekolah Negeri di SPMB 2026 Gunungkidul

Jaka berharap peningkatan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan jembatan. Menurutnya, pelebaran ruas jalan menuju kawasan Pantai Trisik juga perlu dilanjutkan agar akses kendaraan semakin nyaman.

Dibangun Tanpa Pilar Tengah Sungai

Salah satu perubahan paling mencolok pada Jembatan Nglinggan baru adalah desain konstruksinya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerapkan sistem gelagar pracetak tanpa pilar di tengah aliran sungai.

Desain tersebut dipilih untuk mengurangi risiko kerusakan akibat gerusan air yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jembatan lama. Selain itu, aliran sungai menjadi lebih lancar karena tidak ada lagi struktur yang berpotensi menahan sampah atau material saat debit air meningkat.

Seluruh beban konstruksi kini ditopang oleh abutment atau penyangga yang berada di kedua sisi sungai.

Jembatan baru memiliki panjang 45,4 meter dengan lebar total 9 meter. Lebar badan jalan mencapai 6 meter sehingga memungkinkan kendaraan roda empat dari dua arah melintas secara bersamaan.

Fasilitas trotoar juga dibangun di sisi kanan dan kiri jembatan untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki.

Baca juga  Jadwal Bola Malam Ini 8-9 Oktober 2025: Timnas Indonesia vs Arab Saudi Jadi Sorotan Kualifikasi Piala Dunia

Dibiayai APBN Rp13,7 Miliar

Pembangunan Jembatan Nglinggan dimulai pada November 2025 melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Proyek tersebut dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai mencapai Rp13,778 miliar.

Selain pembangunan jembatan, proyek juga mencakup pelebaran jalan dari Jembatan Kabanaran menuju Jembatan Nglinggan hingga mencapai standar lebar 5,5 meter. Struktur jalan diperkuat menggunakan lapis pondasi agregat serta bahu jalan beton untuk meningkatkan ketahanan dan keselamatan pengguna jalan.

Pekerjaan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.

Dengan beroperasinya kembali Jembatan Nglinggan, akses menuju Pantai Trisik dan kawasan pesisir Galur kini kembali normal. Kehadiran jembatan baru diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga sekaligus memperkuat konektivitas sektor pariwisata di wilayah selatan Kulon Progo.

PANDUAN LENGKAP EXPLORE JOGJA

Tempat wisata, kuliner, budaya, transportasi, dan info penting lainnya seputar Yogyakarta.

PANDUAN LENGKAP EXPLORE JOGJA

Tempat wisata, kuliner, budaya, transportasi, dan info penting lainnya seputar Yogyakarta.

Berita Terbaru

IMG_20260822_211600_445
Malioboro Disulap Jadi Panggung Fashion, 19 Tim Bawa Kostum Spektakuler dalam JFC 2026
IMG-20260822-WA0055
Suara Merdeka dari Stasiun Yogyakarta, PSM UAJY Hibur Penumpang dengan Lagu Nasional hingga Pop
mohammed-ahmed-YwCpPUNC9pM-unsplash
Bukit Klangon Sleman: Rute, Trekking, Tiket Masuk, dan Daya Tariknya di Lereng Merapi
17873142450267
Fun Roasting Coffee Competition (FRCC) 2026 Digelar di Jogja Expo Center, Siapkan Roaster Terbaikmu!
O04BHSw4xU3ImKGWLG5Rt8is3krIL6DSR2rGauuE
Desil Kesejahteraan Berubah, Pemda DIY dan BPS Perkuat Sinkronisasi Data Kemiskinan

Pilihan Editor

IMG_20260822_211600_445

Malioboro Disulap Jadi Panggung Fashion, 19 Tim Bawa Kostum Spektakuler dalam JFC 2026

IMG-20260822-WA0055

Suara Merdeka dari Stasiun Yogyakarta, PSM UAJY Hibur Penumpang dengan Lagu Nasional hingga Pop

mohammed-ahmed-YwCpPUNC9pM-unsplash

Bukit Klangon Sleman: Rute, Trekking, Tiket Masuk, dan Daya Tariknya di Lereng Merapi

17873142450267

Fun Roasting Coffee Competition (FRCC) 2026 Digelar di Jogja Expo Center, Siapkan Roaster Terbaikmu!

O04BHSw4xU3ImKGWLG5Rt8is3krIL6DSR2rGauuE

Desil Kesejahteraan Berubah, Pemda DIY dan BPS Perkuat Sinkronisasi Data Kemiskinan

Artikel Populer

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

IMG_20260811_052315_072

Vaksinasi Rabies Gratis di Kota Yogyakarta, Ini Jadwal dan Lokasinya

faisal-hanafi-CCQ8YUiKjGQ-unsplash

Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini Lengkap Beserta Tarif dan Rute Terbaru

van-tay-media-TFFn3BYLc5s-unsplash (1)

Contoh LPJ 17 Agustus 2025 HUT RI 80: Template Panitia Lengkap dan Bisa Diedit