
TUGUJOGJA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Panggang–Wonosari Km 01, tepatnya di Tanjakan Dendeng, Dusun Panggang II, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang.
Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk engkel tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa terjadi saat arus lalu lintas relatif lancar di jalur menanjak tersebut.
Namun truk engkel pengangkut ayam tersebut diduga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, menjelaskan bahwa sepeda motor Honda Supra X 125 tahun 2012 warna merah hitam bernomor polisi AB 6689 UJ melaju dari arah Wonosari menuju Panggang.
Kendaraan tersebut dikendarai Triyono, warga Petung, Giriwungu, Panggang, dengan dua penumpang, yakni Paryanti dan Harto Sugiyono.
Saat melintasi Tanjakan Dendeng, dari arah berlawanan melaju truk engkel Mitsubishi Colt Diesel FE71 warna kuning bernomor polisi AB 8024 PK yang dikemudikan Jujuk Purwanto, warga Imogiri.
Menurut AKP Gatot Sukoco, pengemudi truk diduga tidak mampu menguasai laju kendaraan saat melintasi tanjakan.
Truk keluar dari marka jalan dan masuk ke jalur kanan sehingga bertabrakan dengan sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
Benturan mengakibatkan ketiga pengendara sepeda motor terpental ke badan jalan.
Korban Meninggal dan Luka Berat
Harto Sugiyono mengalami luka fatal berupa pendarahan dari hidung, telinga kiri, dan mulut, serta luka robek pada tangan dan kaki. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Triyono mengalami patah tulang paha kanan, benjolan di bagian belakang kepala, luka sobek pada mulut yang diduga menyebabkan patah rahang, serta lecet pada kedua kaki.
Korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi ke RSUD Saptosari untuk mendapatkan perawatan intensif.
Paryanti juga mengalami luka berat, termasuk pembengkakan pada kedua kelopak mata, luka robek pada mata kiri, pendarahan dari mulut dan telinga kiri, serta benturan di bagian pelipis yang diduga menyebabkan cedera tulang dahi.
Kondisinya dilaporkan menurun dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Sementara itu, pengemudi truk tidak mengalami luka.
Penyelidikan dan Imbauan
Petugas Polsek Panggang melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan keterangan saksi-saksi di lokasi,” ujar AKP Gatot Sukoco.
Jalur Panggang–Wonosari, khususnya di Tanjakan Dendeng, dikenal memiliki kontur menanjak dan berkelok.
Kepolisian mengimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur tersebut.
Hingga saat ini, penyelidikan terkait penyebab kecelakaan masih berlangsung.