
TUGUJOGJA – Simak jam buka tutup bank selama Ramadhan 2026 untuk BCA, BNI, BRI, dan Mandiri. Cek juga jadwal penukaran uang baru Bank Indonesia melalui program SERAMBI 2026 lengkap dengan periode pemesanan dan penukaran.
Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026, Bank Indonesia bersama perbankan nasional melakukan penyesuaian jam operasional layanan. Kebijakan ini diterapkan untuk memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa sekaligus mempersiapkan kebutuhan transaksi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Sejumlah bank besar seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Central Asia akan menerapkan jam layanan yang lebih singkat di kantor cabang selama Ramadan 2026.
Penyesuaian Jam Operasional Kantor Cabang
Perubahan jam layanan dilakukan di hampir seluruh kantor cabang bank. Penyesuaian ini terutama berlaku pada layanan tatap muka seperti teller dan transaksi yang membutuhkan proses kliring.
Jam Layanan Teller
Selama Ramadan 2026, mayoritas bank menetapkan jam operasional teller mulai pukul 08.00 hingga 14.00 waktu setempat. Dengan jam layanan yang lebih pendek dibandingkan hari biasa, nasabah diimbau untuk mengatur waktu transaksi lebih awal agar tidak melewati batas operasional.
Pengurangan jam ini merupakan kebijakan rutin yang diterapkan setiap bulan puasa guna menyesuaikan ritme kerja serta aktivitas masyarakat.
Layanan Transfer dan Kliring
Untuk transaksi transfer bernilai besar yang memerlukan proses kliring antarbank, batas waktu pengiriman atau cut-off time ikut dimajukan mengikuti jadwal operasional cabang.
Apabila transaksi dilakukan melewati batas waktu, misalnya setelah pukul 13.30 atau 14.00, maka dana berpotensi baru masuk ke rekening tujuan pada hari kerja berikutnya. Karena itu, nasabah yang memiliki kebutuhan transaksi penting disarankan melakukan transfer lebih awal.
Setoran Tunai dan Kliring Warkat
Penyesuaian juga berlaku pada layanan setoran tunai maupun kliring warkat. Proses penerimaan uang tunai di kantor cabang mengikuti jam operasional yang telah diperpendek selama Ramadan.
Dengan adanya perubahan ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan jadwal kunjungan ke bank agar tidak terkendala waktu layanan.
Layanan Penukaran Uang Baru Ramadan 2026
Selain penyesuaian jam operasional perbankan, Bank Indonesia juga kembali menghadirkan program penukaran uang baru dalam rangka Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Program tersebut dikemas dalam SERAMBI 2026, singkatan dari Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri. Melalui program ini, masyarakat dapat menukar uang lama dengan uang tunai layak edar untuk kebutuhan Lebaran.
Penukaran dilakukan melalui aplikasi PINTAR dan dibagi menjadi dua periode berdasarkan wilayah.
Periode Satu
Jadwal Pemesanan:
- Pulau Jawa: 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB hingga kuota habis
- Luar Pulau Jawa: 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis
Jadwal Penukaran:
- 18 Februari hingga 27 Februari 2026
Penukaran dilakukan di lokasi kas keliling yang telah ditentukan.
Periode Dua
Jadwal Pemesanan:
- Pulau Jawa: 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis
- Luar Pulau Jawa: 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis
Jadwal Penukaran:
- 28 Februari hingga 15 Maret 2026
Layanan tersedia di titik kas keliling yang sudah dijadwalkan oleh Bank Indonesia.
Program ini disiapkan untuk memastikan ketersediaan uang tunai layak edar selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Imbauan kepada Masyarakat
Dengan adanya penyesuaian jam buka tutup bank selama Ramadan 2026, masyarakat diimbau untuk merencanakan transaksi lebih awal, terutama untuk layanan yang memiliki batas waktu pemrosesan.
Selain itu, dalam proses penukaran uang baru, masyarakat diminta menggunakan kanal resmi yang telah disediakan oleh Bank Indonesia. Kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan perbankan juga perlu ditingkatkan, terutama menjelang hari raya ketika aktivitas transaksi cenderung meningkat.
Penyesuaian operasional ini menjadi bagian dari kesiapan sektor perbankan dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
***