
TUGUJOGJA — Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul menyiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang akan digelar pada 8–9 April 2026.
Ujian berbasis daring ini diikuti ribuan siswa kelas IX dan membutuhkan dukungan infrastruktur, terutama listrik dan jaringan internet.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian.
“Kami menjadwalkan TKA pada 8–9 April, sehingga kami akan bersurat ke PLN agar pasokan listrik tetap aman selama pelaksanaan,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Antisipasi Gangguan Teknis
Menurut Nunuk, stabilitas listrik menjadi salah satu faktor utama dalam pelaksanaan ujian berbasis digital.
Gangguan pasokan listrik berpotensi menghambat jalannya ujian.
Selain itu, kesiapan jaringan internet juga menjadi perhatian.
Sistem ujian daring membutuhkan koneksi yang stabil agar proses pelaksanaan berjalan tanpa kendala.
Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan pihak terkait telah dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan teknis selama ujian berlangsung.
“Kami yakin pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Jumlah Peserta dan Peran TKA
Sebanyak 7.993 siswa SMP di Gunungkidul tercatat akan mengikuti TKA tahun ini.
TKA digunakan sebagai alat ukur capaian akademik siswa secara nasional.
Selain itu, hasil ujian juga menjadi salah satu syarat dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya melalui jalur prestasi.
Persiapan di Tingkat Sekolah
Sekolah-sekolah di Gunungkidul telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi TKA.
Salah satunya dilakukan oleh SMP Negeri 2 Wonosari.
Kepala sekolah, Suhartati, menyampaikan bahwa sebanyak 210 siswa telah dipersiapkan untuk mengikuti ujian.
Sekolah juga rutin menggelar tryout untuk mengukur kesiapan siswa serta mengevaluasi proses pembelajaran.
“Tryout membantu kami melihat perkembangan kesiapan siswa sekaligus menilai efektivitas pembelajaran selama ini,” ujarnya.
Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Matematika.
Indikator Kesiapan Sistem Pendidikan
Pelaksanaan TKA tahun ini menjadi bagian dari penerapan sistem pendidikan berbasis digital.
Kesiapan infrastruktur, koordinasi antarinstansi, serta kemampuan sekolah dalam beradaptasi menjadi faktor penting dalam pelaksanaan ujian.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, TKA SMP di Gunungkidul diharapkan dapat berjalan lancar serta mencerminkan kesiapan daerah dalam mengimplementasikan sistem pendidikan berbasis teknologi.