Penerapan QRIS di Tempat Parkir Yogyakarta, Warga Siap Nikmati Parkir Digital Transparan

Bagikan :
Penerapan QRIS di Tempat Parkir Yogyakarta/Foto: Pemkot Yogyakarta

TUGUJOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta bakal menerapkan QRIS pada semua tempat parkir di wilayahnya. Penggunaan QRIS juga bagian dari Upaya transparansi.

Hasto Wardoyo menegaskan, penggunaan QRIS parkir tepi jalan umum di Kota Yogyakarta menjadi bagian dari praktik percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan daerah. Pemerintah Kota Yogyakarta terus mengembangkan layanan publik berbasis digital yang lebih cepat, aman, dan transparan.

Tujuan Penerapan QRIS di Tempat Parkir Yogyakarta

Ia menjelaskan, digitalisasi layanan parkir melalui QRIS tidak hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat tetapi juga mendukung efisiensi pengelolaan retribusi daerah. Pemerintah Kota Yogyakarta ingin mengurangi potensi kebocoran penerimaan dari retribusi parkir.

Hasto mengatakan, praktik digitalisasi telah berjalan pada semua aspek kehidupan. Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong penerapan QRIS parkir tepi jalan umum sebagai langkah awal digitalisasi layanan transportasi perkotaan.

Ia menilai, kebijakan tersebut menjawab masalah yang selama ini menjadi keluhan warga, seperti tarif parkir yang nuthuk atau tidak wajar.

“Kami memulai dari hal sederhana. QRIS parkir menjadi jawaban agar masyarakat merasa nyaman. Kami juga memberdayakan juru parkir untuk membentuk kebiasaan baru,” kata Hasto.

Baca juga  Ada Grebeg Maulud di Jogja 5 September 2025: Ini Rute yang Dihindari

Hasto menegaskan, Pemerintah Kota Yogyakarta akan menerapkan QRIS parkir secara bertahap pada sejumlah titik sebelum menyeluruh di semua kawasan.

Pemerintah Kota Yogyakarta terus bergerak untuk memberdayakan juru parkir dengan peningkatan kapasitas di sisi teknis. Ia memastikan, jika ada kendala sistem, Pemerintah Kota Yogyakarta akan mengantisipasi dan menanganinya dengan cepat.

“Kami membangun infrastruktur, suprastruktur, dan superstruktur secara bersama-sama,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho menjelaskan, penggunaan QRIS parkir tepi jalan umum bertujuan membiasakan pembayaran parkir yang pasti. Ia mengatakan, QRIS akan meminimalisir potensi ketidaksesuaian tarif.

Sosialisasi Program

Agus menyebutkan, QRIS statis dikembangkan bersama TP2DD Kota Yogyakarta. Pengguna hanya perlu memindai kode QRIS dan tarif parkir akan muncul otomatis.

Dishub Kota Yogyakarta telah berdiskusi dan melakukan sosialisasi kepada seluruh juru parkir terkait pola akuntansi dan sistem penyaluran dana. Ia menyebut, juru parkir akan menerima bagi hasil paling tidak seminggu sekali.

Pihaknya telah memasang papan tarif parkir kendaraan sesuai kawasan pada setiap penggal jalan yang boleh untuk parkir. Agus memastikan papan tarif tersebut berlaku sesuai kawasan I, II, dan III.

Baca juga  30 Kata-kata Ucapan Isra Miraj 2026 yang Berisi Doa dan Menyentuh Hati

“Dengan adanya QRIS, pengguna parkir tidak perlu berdebat lagi. Tarif sudah jelas sesuai kawasan dan jenis kendaraan,” tegasnya.

Agus menambahkan, Pemerintah Kota Yogyakarta akan menerapkan QRIS parkir pada tahap awal di sepuluh titik. Titik tersebut meliputi Jalan Prof Yohanes, Urip Sumoharjo, Diponegoro, Brigjend Katamso, Mataram, Laksda Adisutjipto, KH Ahmad Dahlan, Limaran, TKP Senopati, dan Ngabean.

Agus menjelaskan, sepuluh titik itu menjadi bola salju awal untuk memastikan pembayaran masyarakat kepada kas daerah kembali ke daerah dan penyalurannya tepat pada pihak yang berhak.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo mengapresiasi kolaborasi TP2DD Kota Yogyakarta dalam percepatan elektronifikasi transaksi daerah. Ia mengatakan, tiga dari enam TP2DD di DIY dan BPD DIY mengalami peningkatan dalam TP2DD Championship 2024.

Sri menyebutkan, Kota Yogyakarta naik peringkat dari 9 menjadi 8 secara nasional. Ia menilai, program unggulan KOPI QRISNA masih menjadi yang terbaik di kategori kota. Ia berharap, capaian TP2DD Kota Yogyakarta terus meningkat pada tahun ini. (ef linangkung)

Baca juga  Catat! Kumpulan Nomor Telepon Tambal Ban Jogja 24 Jam Terbaru: Siap Melayani Seharian Penuh

situs toto

situs toto

situs toto

situs gacor

link gacor

situs slot

toto togel

togel resmi

situs toto

link gacor

toto togel

slot resmi

situs toto

toto togel

toto slot

togel macau

toto togel

link gacor

link slot

link gacor

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan